POLITEKNIKALISLAMPOLITEKNIKALISLAM
Jurnal Teras KesehatanJurnal Teras KesehatanPenderita diabetes mellitus tipe 2 memiliki resiko dua kali lipat lebih besar untuk mengalami depresi daripada non diabetesi, hal ini terlihat dari self care penderita yang kurang bahkan rendah. Lama menderita diabetes mellitus dapat memengaruhi beban emosional penderita, baik dalam hal pengobatan diabetes ataupun resiko untuk mengalami komplikasi. Hal tersebut dianggap sebagai suatu tekanan terkait diabetes yang dikaitkan dengan perilaku manajemen diri yang kurang (pola makan, aktivitas fisik, kepatuhan pengobatan). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat dampak Emotional Intelligence terhadap blood sugar pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 menggunakan desain deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Penentuan sampel dengan tehnik Purposive sampling yang berjumlah 50 responden. Peneliti menyebarkan kuesioner untuk mengukur variable Emotional Intelligence dan lembar observasi untuk mengukur variabel Blood Sugar. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata Emotional Intelligence 58,28 dan rata rata kadar gula darah 235,91 dengan pemeriksaan GDS. Sedangkan hasil analisis menunjukkan nilai pValue = 0,001 yang berarti ada dampak yang signifikan emotional intelligence terhadap kadar Glukosa darah dengan nilai koefesien korelasi -0,851. Emotional Intelligen dapat mempengaruhi self management penderita diabetes khususnya dalam mematuhi dan menjalani program menejemen diabetes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Emotional Intelligence dengan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe 2.Responden dengan Emotional Intelligence kurang sebagian besar berusia diatas 50 tahun dan tidak terlibat aktif dalam kegiatan prolanis.Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk dilakukan penelitian selanjutnya tentang bagaimana meningkatkan EI pada penderita DM tipe 2 guna menunjang tercapainya glicemic control yang maksimal.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang memengaruhi hubungan antara kecerdasan emosional dan kontrol gula darah pada penderita diabetes tipe 2, seperti dukungan sosial, tingkat stres, atau gaya hidup. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk menguji apakah intervensi berbasis kecerdasan emosional dapat meningkatkan kontrol gula darah dan kualitas hidup penderita diabetes tipe 2 dalam jangka panjang. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam pengalaman penderita diabetes tipe 2 dalam mengelola emosi mereka dan bagaimana hal ini memengaruhi perilaku manajemen diri mereka. Dengan menggabungkan temuan dari berbagai pendekatan penelitian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran kecerdasan emosional dalam manajemen diabetes tipe 2 dan mengembangkan intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan penderita.
- "Latihan Senam dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diab" by Rifa Fadhilah Lubis... scholarhub.ui.ac.id/bikfokes/vol1/iss3/4Latihan Senam dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diab by Rifa Fadhilah Lubis scholarhub ui ac bikfokes vol1 iss3 4
- Emotional Intelligence Differences Between Male and Female Adolescents | Faisal | Educational Guidance... doi.org/10.24014/egcdj.v6i1.21427Emotional Intelligence Differences Between Male and Female Adolescents Faisal Educational Guidance doi 10 24014 egcdj v6i1 21427
- The Impact Of Emotional Intelligence On Blood Sugar In Type 2 Diabetes Mellitus Patients | Jurnal Teras... jurnal.politeknikalislam.ac.id/index.php/jutek/article/view/245The Impact Of Emotional Intelligence On Blood Sugar In Type 2 Diabetes Mellitus Patients Jurnal Teras jurnal politeknikalislam ac index php jutek article view 245
- Emotional Intelligence Correlation with Self Efficacy in Adolescent | Yunalia | Media Keperawatan Indonesia.... jurnal.unimus.ac.id/index.php/MKI/article/view/6034Emotional Intelligence Correlation with Self Efficacy in Adolescent Yunalia Media Keperawatan Indonesia jurnal unimus ac index php MKI article view 6034
| File size | 835.93 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rendam air hangat memengaruhi kram kaki ibu hamil di PMB Vitri Suzanti Palembang tahun 2024. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rendam air hangat memengaruhi kram kaki ibu hamil di PMB Vitri Suzanti Palembang tahun 2024. Metode penelitian
MATAPPAMATAPPA Sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum danSedangkan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan
UIBUUIBU Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis antara kelas ekperimen dan kelas kontrolBerdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kemampuan berpikir kritis antara kelas ekperimen dan kelas kontrol
STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA Gangguan kesehatan mental atau depresi merupakan masalah kejiwaan yang rentan terjadi pada remaja. Tujuan: Mengetahui. Metode: Menggunakan metode kuantitatifGangguan kesehatan mental atau depresi merupakan masalah kejiwaan yang rentan terjadi pada remaja. Tujuan: Mengetahui. Metode: Menggunakan metode kuantitatif
UNHASAUNHASA Hasil uji f didapatkan f hitung 60,168 dengan tingkat signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa faktor psikologis, keluarga, lembaga dan lingkunganHasil uji f didapatkan f hitung 60,168 dengan tingkat signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa faktor psikologis, keluarga, lembaga dan lingkungan
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 93 kepala keluarga. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisisPenelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross sectional terhadap 93 kepala keluarga. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil analisis
UWIKAUWIKA Kemudian dengan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis menggunakanKemudian dengan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji autokorelasi, uji heterokedastisitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis menggunakan
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Pimpinan juga terus meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan meningkatkan penghasilannya dan berhasil pula meningkatkan pengetahuan dan keterampilanPimpinan juga terus meningkatkan kesejahteraan karyawan dengan meningkatkan penghasilannya dan berhasil pula meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
Useful /
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Saran diharapkan dapat memberikan asuhan keperawatan yang lebih baik terutama pada bayi prematur dengan berkolaborasi dengan dr. Spesialis Anak dalam meningkatkanSaran diharapkan dapat memberikan asuhan keperawatan yang lebih baik terutama pada bayi prematur dengan berkolaborasi dengan dr. Spesialis Anak dalam meningkatkan
DINAMIKADINAMIKA Future researchers can use the mediation of work engagement, work stress, and commitment to explain the weak relationship between variables. The findingsFuture researchers can use the mediation of work engagement, work stress, and commitment to explain the weak relationship between variables. The findings
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Amanah adalah salah satu hal yang paling mendasar bagi manusia sebagai khalifah untuk melakukan hubungan sosial dengan lingkungan hidupnya. Amanah dapatAmanah adalah salah satu hal yang paling mendasar bagi manusia sebagai khalifah untuk melakukan hubungan sosial dengan lingkungan hidupnya. Amanah dapat