MATAPPAMATAPPA
Poligon : Jurnal Pendidikan MatematikaPoligon : Jurnal Pendidikan MatematikaPenerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Dengan Menggunakan Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Labakkang. Jurusan ilmu Pendidikan, program studi matematika Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Andi Matappa, Dibimbing oleh Vivi Rosida, S.Pd.,M.Pd. sebagai pembimbing I dan Ir. Herman Alimuddin, S.Pd., M.M. sebagai pembimbing II. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen One Group Pretest- Posttest Design dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Labakkang yang berjumlah 180 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling yaitu seluruh siswa kelas VII 1 sebanyak 25 siswa tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah terdapat Perbedaan Yang Signifikan Sebelum dan Sesudah Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII di SMP Negeri 2 Labakkang. Semua data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan melakukan uji prasyarat analisis dan uji hipotesis. Adapun uji prasyarat analisis menggunkan uji Normalitas dan Uji Homogenitas. Sedangkan uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VII di SMP Negeri 2 Labakkang.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa Tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa pada tiap indikator kemampuan pemecahan masalah siswa sebelum penerapan model pembelajaran Creative Probelem Solving (CPS) dengan menggunakan video pembelajaran pada materi lingkaran berada pada rata-rata 33,68 dari jumlah sampel 25 siswa dan nilai standar deviasi 4,767 dan variansi sebesar 22,272 yang menunjukkan bahwa pencapaian rata-rata siswa berada dalam kategori sangat kurang, Tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa pada tiap indikator kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diterapkan model pembelajaran Creative Probelem Solving (CPS) dengan menggunakan video pembelajaran pada materi lingkaran berada pada rata-rata 75,32 dari jumlah sampel 25 siswa dan nilai standar deviasi 6,019 dan variansi sebesar 36,277 yang menunjukkan bahwa pencapaian rata-rata siswa berada dalam kategori baik sehingga bisa disimpulkan bahwa pencapaian kemampuan pemecahan masalah siswa mengalami peningkatan setelah diterpakan model pembelajaran dan Setelah proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Creative Probelem Solving (CPS) dengan menggunakan video pembelajaran, proses belajar mengajar dapat dikatakan efektif karena terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan menggunakan video pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan ditunjukkan oleh hasil uji gain ternormalisasi yaitu sebesar 0,8 berarti dalam kategori sangat tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar peneliti selanjutnya dapat memperbaiki kelemahan atau kekurangan yang terdapat pada skripsi ini. Selain itu, siswa diharapkan lebih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran dan terus mencoba latihan-latihan untuk mengingat materi. Guru juga disarankan untuk memperhatikan kelemahan dari model pembelajaran ini dan menerapkan ke pelajaran lainnya. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dengan mengintegrasikan teknologi digital, seperti video pembelajaran, untuk meningkatkan minat dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Studi ini dapat mengeksplorasi dampak penggunaan video pembelajaran yang interaktif dan menarik pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, serta menganalisis bagaimana model pembelajaran ini dapat diterapkan secara efektif di kelas.
| File size | 510.91 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
STITPNSTITPN Sedangkan kesalahan operasi yang dilakukan yaitu dalam menghitung hasil penyerderhanaan perbandingan. Dalam penelitian ini, faktor yang mempengaruhi kesalahanSedangkan kesalahan operasi yang dilakukan yaitu dalam menghitung hasil penyerderhanaan perbandingan. Dalam penelitian ini, faktor yang mempengaruhi kesalahan
IDJOURNALIDJOURNAL Latar belakang pengabdian ini berasal dari evaluasi terhadap praktik pembelajaran geometri di tingkat pendidikan dasar. Evaluasi menunjukkan minimnya kepemilikanLatar belakang pengabdian ini berasal dari evaluasi terhadap praktik pembelajaran geometri di tingkat pendidikan dasar. Evaluasi menunjukkan minimnya kepemilikan
UNMUHAUNMUHA Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan bahasa Inggris melalui metode teka-teki cenderung memiliki tingkatHasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam pembelajaran menggunakan bahasa Inggris melalui metode teka-teki cenderung memiliki tingkat
HAMZANWADIHAMZANWADI Temuan ini menekankan nilai instruksi yang dikontekskan secara budaya dalam mendukung pemahaman konsep siswa dan mempromosikan kemampuan pemecahan masalahTemuan ini menekankan nilai instruksi yang dikontekskan secara budaya dalam mendukung pemahaman konsep siswa dan mempromosikan kemampuan pemecahan masalah
MATAPPAMATAPPA Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XII IIS 1 SMA Negeri 10 Maros pada tahun pelajaran 2024/2025. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas XII IIS 1 SMA Negeri 10 Maros pada tahun pelajaran 2024/2025. Metode penelitian
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Media ini memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak dalam materi IPS, khususnya terkait peta Indonesia, dengan cara yang lebih menarik danMedia ini memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak dalam materi IPS, khususnya terkait peta Indonesia, dengan cara yang lebih menarik dan
MAHADEWAMAHADEWA Matematika selalu digunakan dalam segala segi kehidupan, semua bidang studi memerlukan keterampilan matematika yang sesuai, merupakan sarana komunikasiMatematika selalu digunakan dalam segala segi kehidupan, semua bidang studi memerlukan keterampilan matematika yang sesuai, merupakan sarana komunikasi
PENDIDIKANBIOLOGIUKAWPENDIDIKANBIOLOGIUKAW Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil analisis organoleptik dari warna, aroma, tekstur, dan rasa manisan rumput laut (Eucheuma cottonii) yang palingBerdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil analisis organoleptik dari warna, aroma, tekstur, dan rasa manisan rumput laut (Eucheuma cottonii) yang paling
Useful /
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Berdasarkan hasil dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Manajemen mutu ternyataBerdasarkan hasil dan analisis yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Manajemen mutu ternyata
STMIKBINSASTMIKBINSA Perkembangan teknologi informasi saat ini memungkinkan data dapat disimpan dalam bentuk digital. Pada Perguruan Tinggi jumlah mahasiswa akan terus bertambahPerkembangan teknologi informasi saat ini memungkinkan data dapat disimpan dalam bentuk digital. Pada Perguruan Tinggi jumlah mahasiswa akan terus bertambah
STMIKBINSASTMIKBINSA Metode penelitian digunakan kualitif deskriptif, metode ini lebih mudah disesuaikan jika menghadapi fakta ganda dilapangan dikarenakan lebih peka sertaMetode penelitian digunakan kualitif deskriptif, metode ini lebih mudah disesuaikan jika menghadapi fakta ganda dilapangan dikarenakan lebih peka serta
PENDIDIKANBIOLOGIUKAWPENDIDIKANBIOLOGIUKAW Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan media maket dengan metode inkuiri terhadap pemahaman konsep biologi siswa. Pembelajaran dengan menggunakanHal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh penggunaan media maket dengan metode inkuiri terhadap pemahaman konsep biologi siswa. Pembelajaran dengan menggunakan