STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA

Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan Pembangunan

Mindell dkk. menyatakan bahwa pada trimester pertama persentase kram kaki adalah 20,9%; persentase ini meningkat pada trimester kedua menjadi 24,6% hingga 42,1%, serta antara 47,8% dan 50,0% pada trimester ketiga. Rendam air hangat merupakan penerapan panas ke tubuh untuk mengurangi nyeri akut atau kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rendam air hangat memengaruhi kram kaki ibu hamil di PMB Vitri Suzanti Palembang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental dengan desain pre-post test one group. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung ke PMB Vitri Suzanti Palembang, dengan jumlah total 48 responden, dan diperoleh sampel sebanyak 20 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai p = 0,001 < 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hasil menunjukkan bahwa tingkat nyeri sebelum dan sesudah rendam air hangat berbeda setelah diberikan tindakan selama 5 hari, sehingga dapat disimpulkan bahwa rendam air hangat berpengaruh terhadap kram kaki ibu hamil di PMB Vitri Suzanti Palembang tahun 2024.

Berdasarkan analisis univariat, sebagian besar responden mengalami kram kaki pada skala 3 (nyeri ringan) sebelum intervensi, sedangkan setelah intervensi, sebagian besar berada pada skala 0 (tidak nyeri).Hasil analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p = 0,001 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi rendam air hangat selama 5 hari.Dengan demikian, rendam air hangat berpengaruh terhadap pengurangan kram kaki pada ibu hamil di PMB Vitri Suzanti Palembang tahun 2024.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan desain eksperimental yang lebih kuat, seperti randomized controlled trial, untuk mengonfirmasi efektivitas rendam air hangat terhadap kram kaki ibu hamil dengan kelompok kontrol yang jelas. Kedua, penting untuk mengevaluasi durasi dan frekuensi optimal rendam air hangat melalui studi komparatif yang membandingkan variasi lama rendaman, misalnya 10 menit, 20 menit, dan 30 menit, untuk mengetahui durasi paling efektif dalam meredakan kram. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian yang mengintegrasikan pendekatan kombinasi, seperti rendam air hangat bersama konsumsi suplemen kalsium dan magnesium, untuk mengeksplorasi efek sinergis terhadap pencegahan dan penanganan kram kaki selama kehamilan. Penelitian semacam ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang manajemen non-farmakologis yang holistik bagi ibu hamil. Selain itu, studi lanjutan sebaiknya dilakukan di berbagai lokasi dengan karakteristik sosial dan lingkungan berbeda untuk melihat generalisasi hasil. Penelitian juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari terapi ini terhadap kualitas tidur dan kenyamanan selama kehamilan. Pendekatan kualitatif dapat ditambahkan untuk memahami persepsi ibu hamil terhadap manfaat dan tantangan dalam menjalankan terapi ini secara rutin. Hal ini penting untuk meningkatkan kepatuhan dan relevansi intervensi dalam konteks kehidupan sehari-hari. Dengan menggabungkan aspek kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian akan lebih mendalam dan aplikatif. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan panduan mandiri berbasis digital untuk membantu ibu hamil menerapkan terapi ini di rumah.

  1. Pengaruh teknik relaksasi rendam air hangat terhadap nyeri kram kaki pada ibu hamil | Hutagaol | Jurnal... ejournal-aipkema.or.id/index.php/jrki/article/view/222Pengaruh teknik relaksasi rendam air hangat terhadap nyeri kram kaki pada ibu hamil Hutagaol Jurnal ejournal aipkema index php jrki article view 222
  1. #air hangat#air hangat
  2. #rendam kaki air hangat#rendam kaki air hangat
Read online
File size195.78 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2vW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test