STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA
Jurnal Kesehatan dan PembangunanJurnal Kesehatan dan PembangunanCarcinoma Mammae adalah faktor utama kematian dari seluruh penyakit kanker yang terjadi pada perempuan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur dan pengetahuan siswi terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae di SMA Bakti Keluarga Kota Lubuk Linggau tahun 2025. Penelitian ini memanfaatkan Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi ialah siswi kelas X SMA Bakti Keluarga Kota Lubuk Linggau Tahun 2025 dan sampel diambil dengan tehnik Total sampling, berjumlah 40 orang. Alat ukur kuesioner. Hasil analisis univariat ditemukan dari 40 remaja putri didapatkan bahwa remaja putri awal ada 31 orang (77,5%) dan remaja putri akhir ada 9 orang (22,5%) dan didapatkan bahwa remaja putri dengan pengetahuan baik sebanyak 25 responden (62,5%) dan siswi dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 15 responden (37,5%). Analisa Bivariat menunjukkan umur remaja putri memiliki hubungan signifikan dengan deteksi dini Carcinoma Mammae (p value 0,002) dan pengetahuan remaja putri memiliki hubungan signifikan dengan deteksi dini Carcinoma Mammae (p value 0,001). Kesimpulannya adalah terdapat hubungan umur dan pengetahuan siswi dengan deteksi dini Carcinoma Mammae.
Terdapat hubungan yang bermakna antara umur terhadap deteksi dini Carcinoma Mammae pada siswi kelas X di SMA Bakti Keluarga kota Lubuklinggau Tahun 2025, dimana pvalue = (0,001) ≤ 0,05.Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan siswa dengan deteksi dini Carcinoma Mammae pada remaja putri kelas X di SMA Bakti Keluarga kota Lubuk Linggau Tahun 2025, dimana pvalue = (0,002) ≤ 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan melibatkan partisipan yang lebih besar dan beragam, serta menggunakan metode penelitian yang lebih mendalam seperti kualitatif, untuk memahami faktor-faktor lain yang mempengaruhi deteksi dini Carcinoma Mammae pada remaja putri. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program edukasi yang lebih efektif dan disesuaikan dengan karakteristik remaja putri, dengan melibatkan berbagai media dan pendekatan interaktif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri terhadap pentingnya deteksi dini Carcinoma Mammae. Ketiga, perlu adanya penelitian yang mengeksplorasi peran faktor sosial budaya, seperti dukungan keluarga dan teman sebaya, dalam mempengaruhi perilaku deteksi dini Carcinoma Mammae pada remaja putri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi deteksi dini Carcinoma Mammae pada remaja putri, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan intervensi yang lebih tepat sasaran.
| File size | 231.27 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan seperti usia, pendidikan, dan paritas guna mengembangkan pendekatan yang lebihPenelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor tambahan seperti usia, pendidikan, dan paritas guna mengembangkan pendekatan yang lebih
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH 001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan, bullying, pendapatan keluarga, kepribadian, sikap, dan lingkungan sekolah merupakan faktor yang001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan, bullying, pendapatan keluarga, kepribadian, sikap, dan lingkungan sekolah merupakan faktor yang
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara body shaming, penggunaan media sosial, dan kecemasan pada remaja di MTsN Al-Istiqomah WunguPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara body shaming, penggunaan media sosial, dan kecemasan pada remaja di MTsN Al-Istiqomah Wungu
POLTEKKES KDIPOLTEKKES KDI II Dustira Cimahi. FNAB merupakan modalitas diagnosis utama dan skrining faktor risiko non-tradisional penting dalam tata laksana LNTB. Disarankan untukII Dustira Cimahi. FNAB merupakan modalitas diagnosis utama dan skrining faktor risiko non-tradisional penting dalam tata laksana LNTB. Disarankan untuk
POLITEKNIKYAKPERMASPOLITEKNIKYAKPERMAS Fenomena ini rentan terjadi pada anak usia 3–5 tahun, masa dimana kebutuhan emosional sangat tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa sekitarFenomena ini rentan terjadi pada anak usia 3–5 tahun, masa dimana kebutuhan emosional sangat tinggi. Organisasi Kesehatan Dunia melaporkan bahwa sekitar
STIKESABDURAHMANSTIKESABDURAHMAN Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan lamanya pelepasan tali pusat dengan kassa bethadine dan kassa steril di PMB Erda Wati PalembangTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan lamanya pelepasan tali pusat dengan kassa bethadine dan kassa steril di PMB Erda Wati Palembang
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan ibu dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin di Puskesmas HutabagindaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan ibu dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe terhadap kadar hemoglobin di Puskesmas Hutabaginda
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Soekardjo Tasikmalaya dengan 52 responden. Analisis univariat, bivariat (uji t, Anova, korelasi Pearson), dan multivariat menunjukkan bahwa tingkat pendidikanSoekardjo Tasikmalaya dengan 52 responden. Analisis univariat, bivariat (uji t, Anova, korelasi Pearson), dan multivariat menunjukkan bahwa tingkat pendidikan
Useful /
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penelitian ini juga menemukan bahwa 93% atau 13 orang penderita dari 14 peminum kopi dan hanya 7% saja yang tidak meminum kopi. Hasil penelitian ini menunjukanPenelitian ini juga menemukan bahwa 93% atau 13 orang penderita dari 14 peminum kopi dan hanya 7% saja yang tidak meminum kopi. Hasil penelitian ini menunjukan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penurunan kadar trigliserida pada dosis uji I (0,085 gram/200 g BB tikus), dosis uji II (0,042 gram/200 g BB tikus) dandosis uji III (0,17gram/200 g BBPenurunan kadar trigliserida pada dosis uji I (0,085 gram/200 g BB tikus), dosis uji II (0,042 gram/200 g BB tikus) dandosis uji III (0,17gram/200 g BB
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan ekstrak etanol daun binahong dengan konsentrasi pengenceran 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%,Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan ekstrak etanol daun binahong dengan konsentrasi pengenceran 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%,
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Indonesia berada di urutan ke-3 setelah Cina dan India sebagai penyumbang penderita TB di dunia dengan angka kematian akibat TB yang amat tinggi, AsiaIndonesia berada di urutan ke-3 setelah Cina dan India sebagai penyumbang penderita TB di dunia dengan angka kematian akibat TB yang amat tinggi, Asia