PELNIPELNI

Jurnal Keperawatan Degeneratif PelniJurnal Keperawatan Degeneratif Pelni

Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan publik yang umum dan dapat menyebabkan komplikasi hingga kematian. Berdasarkan data World Health Organization (2022), lebih dari 1,13 miliar orang di dunia mengalami hipertensi. Salah satu terapi komplementer keperawatan untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi adalah Slow Stroke Back Massage (SSBM), yaitu teknik pijatan lembut, perlahan, dan berirama pada area punggung. Terapi ini merupakan alternatif aman dengan risiko minimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas intervensi SSBM terhadap penurunan tekanan darah dan nyeri kepala pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Pelni Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan tiga responden yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan dua kali sehari selama tiga hari. Hasil menunjukkan rata-rata tekanan darah sebelum intervensi adalah 158/81 mmHg, menurun menjadi 142/75 mmHg setelah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah SSBM efektif sebagai intervensi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan potensial untuk menurunkan tekanan darah serta mengurangi nyeri kepala pada pasien hipertensi.

Intervensi Slow Stroke Back Massage (SSBM) terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan mengurangi nyeri kepala pada pasien hipertensi selama tiga hari dengan pemberian dua kali sehari.Terdapat penurunan rata-rata tekanan darah dari 158/81 mmHg sebelum intervensi menjadi 142/75 mmHg setelah intervensi, serta penurunan skala nyeri kepala dari kategori sedang menjadi ringan.Dengan demikian, SSBM dapat dijadikan sebagai intervensi non-farmakologis yang sederhana, murah, dan efektif dalam manajemen hipertensi.

Pertama, perlu penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk mengonfirmasi efektivitas Slow Stroke Back Massage dalam menurunkan tekanan darah dan nyeri kepala pada pasien hipertensi di berbagai fasilitas kesehatan, bukan hanya rumah sakit. Kedua, diperlukan studi yang mengevaluasi dampak jangka panjang dari terapi SSBM, apakah manfaatnya bertahan setelah intervensi dihentikan, serta frekuensi ideal pemberian dalam konteks perawatan mandiri di rumah. Ketiga, penting untuk meneliti variasi teknik SSBM yang dikombinasikan dengan stimulasi aromaterapi atau musik relaksasi, untuk mengetahui apakah pendekatan holistik semacam ini dapat meningkatkan efek relaksasi dan penurunan tekanan darah secara lebih signifikan dibandingkan SSBM tunggal.

  1. Effectiveness of Slow Stroke Back Massage (SBBM) on blood pressure, anxiety, and depression among older... Doi.Org/10.36685/Phi.V9i2.678Effectiveness of Slow Stroke Back Massage SBBM on blood pressure anxiety and depression among older Doi Org 10 36685 Phi V9i2 678
  2. Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 | Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI). vol publikasi... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/MPPKI/issue/view/58Vol 2 No 3 2019 September 2019 Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia MPPKI vol publikasi jurnal unismuhpalu ac index php MPPKI issue view 58
  3. Asian ageing: The relationship between the elderly population and economic growth in the Asian context... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0284895Asian ageing The relationship between the elderly population and economic growth in the Asian context journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0284895
  4. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perawatan Diri Pasien Hipertensi Dewasa: Literatur Review | Sulistiawati... ji.unbari.ac.id/index.php/ilmiah/article/view/4118Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Perawatan Diri Pasien Hipertensi Dewasa Literatur Review Sulistiawati ji unbari ac index php ilmiah article view 4118
  1. #pasien hipertensi#pasien hipertensi
  2. #terapi okupasi#terapi okupasi
Read online
File size530.94 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2vQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test