IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH
Integrated Journal of Business and EconomicsIntegrated Journal of Business and EconomicsPenelitian empiris ini bertujuan untuk menelaah kontribusi dan peran manajemen keuangan desa oleh aparatur desa, meliputi seluruh aktivitas seperti perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan akuntabilitas keuangan desa serta dana desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota, dan digunakan untuk membiayai administrasi, pembangunan, pemberdayaan masyarakat sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 113 Tahun 2014. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi desa di Kabupaten Bangka Barat dalam merumuskan strategi pembuatan laporan keuangan, pengelolaan anggaran yang baik, penyelenggaraan pelatihan teknologi informasi bagi aparatur desa, serta pelatihan dokumentasi dan administrasi yang tertib termasuk pembuatan kode dan arsip. Populasi penelitian mencakup seluruh desa di Kecamatan Mentok dan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, sedangkan sampel terdiri dari desa‑desa yang terletak secara geografis di kedua kecamatan tersebut. Penelitian ini menggunakan data primer berupa wawancara dan data sekunder yang diambil langsung dari objek penelitian, dianalisis dengan uji statistik deskriptif dan kuantitatif serta analisis korelasi Pearson antara variabel‑variabel penelitian.
Kontribusi dan peran aparatur desa di Kecamatan Mentok dan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, telah tercermin dalam perencanaan, pelaksanaan, administrasi, dan akuntabilitas APBD yang baik.Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara variabel administrasi dan akuntabilitas dana APBD, yang mendukung pencapaian akuntabilitas pengelolaan dana desa.Dengan demikian, upaya pengelolaan dana desa di kedua kecamatan terbukti efektif dalam mewujudkan akuntabilitas yang tinggi.
Peneliti selanjutnya dapat mengkaji pengaruh pelatihan teknologi informasi yang terfokus pada aparatur desa terhadap ketepatan waktu dan keakuratan pelaporan keuangan desa, sehingga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, studi perbandingan model partisipasi masyarakat dalam proses penyusunan anggaran desa di beberapa kecamatan dapat memberikan wawasan tentang cara meningkatkan keterlibatan warga dan memperbaiki pengelolaan dana desa secara lebih inklusif. Selanjutnya, pengembangan serta uji coba sistem standar kode dan pengarsipan dokumen keuangan desa dapat membantu mempercepat proses administrasi, meminimalkan kesalahan pencatatan, dan meningkatkan efisiensi manajemen arsip, yang pada gilirannya akan memperkuat tata kelola keuangan desa secara keseluruhan.
| File size | 456.59 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Therefore, prioritizing strategic budget allocation, particularly in sectors like education, health, and social protection, is crucial for maximizing povertyTherefore, prioritizing strategic budget allocation, particularly in sectors like education, health, and social protection, is crucial for maximizing poverty
YWNRYWNR Penelitian ini mengkaji pengaruh perputaran kas dan perputaran persediaan sebagai indikator utama manajemen modal kerja terhadap Return on Assets (ROA)Penelitian ini mengkaji pengaruh perputaran kas dan perputaran persediaan sebagai indikator utama manajemen modal kerja terhadap Return on Assets (ROA)
UDBUDB Namun, aspek organisasi dan hambatan operasional memerlukan penguatan melalui kebijakan formal, SOP yang sah, serta digitalisasi proses pelayanan secaraNamun, aspek organisasi dan hambatan operasional memerlukan penguatan melalui kebijakan formal, SOP yang sah, serta digitalisasi proses pelayanan secara
DINASTIRESDINASTIRES Artikel ini mengkaji pengaruh komitmen dan perencanaan terhadap Manajemen Pengawasan dalam Perusahaan melalui studi literatur Manajemen Sumber Daya Manusia.Artikel ini mengkaji pengaruh komitmen dan perencanaan terhadap Manajemen Pengawasan dalam Perusahaan melalui studi literatur Manajemen Sumber Daya Manusia.
STAIMUNSTAIMUN Manajemen kinerja yang efektif meningkatkan motivasi dan kinerja guru, sementara program pengembangan profesional berkelanjutan memperkaya keterampilanManajemen kinerja yang efektif meningkatkan motivasi dan kinerja guru, sementara program pengembangan profesional berkelanjutan memperkaya keterampilan
AFEBIAFEBI Kedua, menguji pengaruh pengungkapan manajemen risiko, kepemilikan institusional, dan sensitivitas makroekonomi (nilai tukar, inflasi, suku bunga, danKedua, menguji pengaruh pengungkapan manajemen risiko, kepemilikan institusional, dan sensitivitas makroekonomi (nilai tukar, inflasi, suku bunga, dan
ADI JOURNALADI JOURNAL Manajemen sumber daya manusia (MSDM) berperan penting dalam terwujudnya karyawan yang berkualitas dan mempunyai kinerja optimal. Hasil penelitian baikManajemen sumber daya manusia (MSDM) berperan penting dalam terwujudnya karyawan yang berkualitas dan mempunyai kinerja optimal. Hasil penelitian baik
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio kas, rasio utang terhadap ekuitas, dan return on asset terhadap rasio pembayaran dividen pada perusahaanPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh rasio kas, rasio utang terhadap ekuitas, dan return on asset terhadap rasio pembayaran dividen pada perusahaan
Useful /
AFEBIAFEBI Perilaku pemimpin sangat penting untuk meningkatkan kinerja kerja dan mempertahankan karyawan terampil dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untukPerilaku pemimpin sangat penting untuk meningkatkan kinerja kerja dan mempertahankan karyawan terampil dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk
UPERTISUPERTIS 000). Rata-rata perbedaan tekanan darah sistolik sebelum-sesudah adalah (20.526 ± 12.236). Dan rata-rata perbedaan tekanan darah diastolik sebelum-sesudah000). Rata-rata perbedaan tekanan darah sistolik sebelum-sesudah adalah (20.526 ± 12.236). Dan rata-rata perbedaan tekanan darah diastolik sebelum-sesudah
UPERTISUPERTIS Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan prevalensi gejala stroke di Indonesia meningkat dari 8,3 per 1. 000 pada 2007 menjadi 12,1 per 1. 000 pada 2013.Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan prevalensi gejala stroke di Indonesia meningkat dari 8,3 per 1. 000 pada 2007 menjadi 12,1 per 1. 000 pada 2013.
UPERTISUPERTIS Sampel terdiri dari 18 orang yang dipilih melalui accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan FAS sheet dan uji statistik Paired T-Test. Hasil menunjukkanSampel terdiri dari 18 orang yang dipilih melalui accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan FAS sheet dan uji statistik Paired T-Test. Hasil menunjukkan