MES BOGORMES BOGOR
Sci-tech JournalSci-tech JournalPeningkatan usia harapan hidup lanjut usia di satu sisi merupakan hal yang positif, tetapi di sisi lain hal ini dapat menimbulkan masalah sosial baru, yaitu masalah perawatan dan kesejahteraan lansia. Perubahan yang dialami lansia, seperti penurunan penghasilan akibat pensiun, terjadinya perubahan fisik, dan kesulitan dalam komunikasi, turut memengaruhi kualitas hidup mereka. Kualitas hidup lansia tidak hanya dinilai dari kepuasan umum, tetapi dari berbagai dimensi seperti fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Dalam perspektif Islam, perawatan dan perhatian terhadap lansia sangat dianjurkan, dengan menekankan pentingnya dukungan emosional dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi koping keluarga dengan kualitas hidup lansia yang mengalami gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment) di wilayah kerja Puskesmas Banjar Serasan Pontianak Timur. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross-sectioanal. Penelitian dilakukan pada 50 lansia berusia ≥60 tahun yang dipilih melalui screening menggunakan instrumen MMSE (Mini-Mental State Examination). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi koping keluarga memiliki peran krusial dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment). Hasil analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi (p=0,000) yang berarti terdapat Hubungan Strategi Koping keluarga dengan Kualitas Hidup lansia dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment) dengan nilai koefiesien korelasi sebesar 0,663 yang mengindikasikan memiliki hubungan dengan kategori kuat.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa strategi koping keluarga memiliki hubungan yang kuat dan signifikan dengan kualitas hidup lansia yang mengalami gangguan kognitif ringan.Strategi koping keluarga memainkan peran penting dalam mendukung lansia baik internal maupun eksternal, dan strategi koping keluarga yang baik dapat menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kualitas hidup dengan kognitif ringan.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi penting yang bermanfaat terutama lansia dengan gangguan kognitif ringan, dan dapat sebagai acuan bagi intervensi dan penelitian selanjutnya, karena penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan jumlah sample yang lebih besar dan variable yang lebih kompleks agar lebih komprehensif tentang factor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia dan dengan kognitif ringan.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Peningkatan Strategi Koping Keluarga: Keluarga dapat mengembangkan strategi koping keluarga yang efektif, baik internal maupun eksternal, dengan memberikan perhatian baik dukungan emosional maupun social, memanfaatkan sumber daya social dan komunitas untuk mendukung lansia, serta meningkatkan kesadaran tentang perubahan yang terjadi pada lansia. 2. Pengembangan Edukasi dan Pelatihan Bagi Tenaga Kesehatan: Tenaga kesehatan di Puskesmas dapat mengembagkan edukasi dan pelatihan tentang pentingnya strategi koping keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Mereka dapat merancang intervensi yang holistic, mencakup aspek bio, psiko, sosio, dan spiritual, serta melakukan screening rutin untuk mendeteksi gangguan kognitif sejak dini. 3. Kebijakan Pemerintah dan Lembaga Terkait: Pemerintah dan Lembaga terkait dapat merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas hidup lansia melalui program kesehatan khusus lansia dan fasilitas komunitas yang ramah lansia, serta membangun dan memperkuat jaringan dukungan social yang dapat membantu lansia dan keluarga dalam menghadapi tantangan terkait aging.
| File size | 410.61 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPARUNIPAR Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi yang berjumlah 9 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak.
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikan pada tabel koefisien yang diperoleh nilai signifikan 0,001 t tabel 2,011 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabelHal ini dapat dilihat dari nilai signifikan pada tabel koefisien yang diperoleh nilai signifikan 0,001 t tabel 2,011 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel
UNNARUNNAR Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan pengujianTeknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan pengujian
MATAPPAMATAPPA Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Dengan Menggunakan Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika SiswaPenerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Dengan Menggunakan Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa
MATAPPAMATAPPA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah menerapkan model pembelajaran Knisley di SMPN 1 Bungoro.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah menerapkan model pembelajaran Knisley di SMPN 1 Bungoro.
UIBUUIBU Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, membaca, bertanya, menjawab (JiRQA) terhadap keterampilanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, membaca, bertanya, menjawab (JiRQA) terhadap keterampilan
UNHASAUNHASA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor psikologis yang terdiri dari indikator minat dan motivasi berpengaruh signifikan terhadapBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) Faktor psikologis yang terdiri dari indikator minat dan motivasi berpengaruh signifikan terhadap
PPSDPPPSDP Hasil analisis data serta evaluasi tes menunjukkan bahwa pencapaian belajar siswa pada mata pelajaran matematika yang menggunakan model Kooperatif TipeHasil analisis data serta evaluasi tes menunjukkan bahwa pencapaian belajar siswa pada mata pelajaran matematika yang menggunakan model Kooperatif Tipe
Useful /
MES BOGORMES BOGOR Manfaat penerapan analisis big data meliputi peningkatan akurasi perencanaan permintaan, peningkatan visibilitas, pengurangan waktu tunggu, dan manajemenManfaat penerapan analisis big data meliputi peningkatan akurasi perencanaan permintaan, peningkatan visibilitas, pengurangan waktu tunggu, dan manajemen
UIBUUIBU Belajar membutuhkan pengetahuan yang luas dalam hal bahan limbah lunak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melaluiBelajar membutuhkan pengetahuan yang luas dalam hal bahan limbah lunak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui
UIBUUIBU Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan adalahPendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan jenis penelitiannya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen yang digunakan adalah
TAJDIDUKASITAJDIDUKASI Siswa sangat membutuhkan proses pembiasaan, proses penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis IT. Untuk membangun smart school memerlukan beberapaSiswa sangat membutuhkan proses pembiasaan, proses penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis IT. Untuk membangun smart school memerlukan beberapa