GAWPALUGAWPALU
Buletin GAW Bariri (BGB)Buletin GAW Bariri (BGB)Wilayah Indonesia memiliki tatanan tektonik yang kompleks, sehingga menjadikannya rawan terhadap kejadian gempa bumi. Gempa bumi merupakan salah satu faktor terbesar penyebab terjadinya tsunami. Wilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat memiliki tingkat bahaya tinggi terhadap kejadian gempa bumi dan tsunami karena berdekatan dengan Sesar Naik Makassar yang merupakan salah satu sesar aktif di wilayah Sulawesi Barat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan run – up tsunami di wilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat dengan menggunakan data parameter sesar pembangkit tsunami, data batimetri dari GEBCO (General Bathymetric Chart of The Ocean) dan data topografi Digital Elevation Medel (DEM) SRTM. Pemodelan ini menggunakan perangkat lunak TUNAMI – N2. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa run – up maksimum di wilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat mencapai 11.75453 meter di titik observasi Pelabuhan Cinoka Mamuju Utara.
Berdasarkan hasil pemodelan tsunami yang dibangkitkan oleh sesar naik Makassar menggunakan perangkat lunak TUNAMI – N2, dapat disimpulkan bahwa run – up maksimum gelombang tsunami di wilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat mencapai 11.76453 meter, tepatnya di Pelabuhan Cinoka, Mamuju Utara.Wilayah pesisir Pantai Sulawesi Barat memiliki tingkat bahaya yang tinggi terhadap kejadian tsunami.Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam mitigasi bencana tsunami di wilayah tersebut.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk memetakan potensi tsunami di wilayah lain yang memiliki risiko serupa, sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Studi yang lebih mendalam mengenai pengaruh kekasaran permukaan pantai dan variasi topografi terhadap run-up tsunami dapat memberikan hasil pemodelan yang lebih akurat. Selain itu, pengembangan sistem peringatan dini tsunami yang terintegrasi dengan data pemodelan dan informasi real-time dari sensor gempa bumi dan permukaan laut sangat penting untuk mengurangi risiko bencana. Penelitian ini dapat diperluas dengan menganalisis skenario gempa bumi dengan magnitudo dan lokasi yang berbeda untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi bahaya tsunami di wilayah Sulawesi Barat. Pengembangan model yang mempertimbangkan efek refraksi dan difraksi gelombang tsunami akibat fitur bawah laut juga dapat meningkatkan akurasi prediksi run-up.
| File size | 808.05 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan hibrida yang mengintegrasikan fitur GLCM, RGB, dan CNN mencapai akurasi 91% dengan VGG19 dan Adam.meskipunPenelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan hibrida yang mengintegrasikan fitur GLCM, RGB, dan CNN mencapai akurasi 91% dengan VGG19 dan Adam.meskipun
UNJAYAUNJAYA Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua model klasifikasi populer, yaitu Convolutional Neural Network (CNN) dan Support Vector MachinePenelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua model klasifikasi populer, yaitu Convolutional Neural Network (CNN) dan Support Vector Machine
UMIUMI Pola yang ditemukan menunjukkan adanya korelasi kuat antara diabetes, kolesterol, dan jenis kelamin dengan penyakit jantung koroner. Penerapan metode dataPola yang ditemukan menunjukkan adanya korelasi kuat antara diabetes, kolesterol, dan jenis kelamin dengan penyakit jantung koroner. Penerapan metode data
UMIUMI Dari 3565 ulasan JNE dan 3967 ulasan J&T, hasil sentimen menunjukan mayoritas masyarakat beropini negatif terhadap pelayanan kedua jasa ekspedisi tersebut.Dari 3565 ulasan JNE dan 3967 ulasan J&T, hasil sentimen menunjukan mayoritas masyarakat beropini negatif terhadap pelayanan kedua jasa ekspedisi tersebut.
UMIUMI Pembelian dan penjualan merupakan kegiatan pokok pada perusahaan terutama perusahaan dagang. Salah satu teknik yang diperlukan perusahaan dagang dalamPembelian dan penjualan merupakan kegiatan pokok pada perusahaan terutama perusahaan dagang. Salah satu teknik yang diperlukan perusahaan dagang dalam
UMIUMI Pengujian dilakukan menggunakan metode White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Data untuk pengujian UAT diperoleh dengan melibatkan 100 respondenPengujian dilakukan menggunakan metode White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Data untuk pengujian UAT diperoleh dengan melibatkan 100 responden
UMIUMI Model IDS siap untuk diuji dalam implementasi mengklasifikasi data rekaman secara real-time terhadap beberapa skenario beban energi listrik nantinya. ModelModel IDS siap untuk diuji dalam implementasi mengklasifikasi data rekaman secara real-time terhadap beberapa skenario beban energi listrik nantinya. Model
UMIUMI Dari hasil penelitian yang dilakukan, metode yang diusulkan (Modified CNN menggunakan 7 layer) menggunakan empat model kelas, yaitu 5 kelas, 3 kelas, 2Dari hasil penelitian yang dilakukan, metode yang diusulkan (Modified CNN menggunakan 7 layer) menggunakan empat model kelas, yaitu 5 kelas, 3 kelas, 2
Useful /
UNJAYAUNJAYA Pengujian dilakukan dengan membandingkan tiga konfigurasi lapisan konvolusi berbeda 1, 2, dan 3 lapisan layer, dimana setiap konfigurasi diintegrasikanPengujian dilakukan dengan membandingkan tiga konfigurasi lapisan konvolusi berbeda 1, 2, dan 3 lapisan layer, dimana setiap konfigurasi diintegrasikan
UNHJAMBIUNHJAMBI Faktor bahasa juga menjadi penghambat dalam penyampaian informasi, yang berdampak pada minat masyarakat terhadap program BKB. Strategi komunikasi penyuluhFaktor bahasa juga menjadi penghambat dalam penyampaian informasi, yang berdampak pada minat masyarakat terhadap program BKB. Strategi komunikasi penyuluh
GAWPALUGAWPALU Sulawesi memiliki pola curah hujan yang terdiri dari pola curah hujan monsunal, ekuatorial, dan lokal sehingga menyebabkan tingkat kesulitan tersendiriSulawesi memiliki pola curah hujan yang terdiri dari pola curah hujan monsunal, ekuatorial, dan lokal sehingga menyebabkan tingkat kesulitan tersendiri
UNIDAUNIDA Kisaran laju pertumbuhan spesifik, konsumsi pakan, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup adalah 2,50-2,58%, 56,84-60,69%, 292,44-297,45 g, danKisaran laju pertumbuhan spesifik, konsumsi pakan, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup adalah 2,50-2,58%, 56,84-60,69%, 292,44-297,45 g, dan