ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE

Educenter : Jurnal Ilmiah PendidikanEducenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Problem-Based Learning (PBL) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTs Alkhairaat Pusat Palu, dengan fokus khusus pada mitigasi bencana gempa bumi. Penelitian ini penting karena Indonesia sebagai negara rawan bencana memerlukan pendekatan pendidikan yang efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi situasi darurat, terutama gempa bumi. PBL dapat memberikan pengalaman belajar yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol yang tidak setara. Peserta mencakup dua kelas; kelas VIII C sebagai kelas eksperimen yang menerima intervensi PBL, sementara kelas VIII D sebagai kelas kontrol yang menerima instruksi konvensional. Data dikumpulkan melalui tes esai yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Uji normalitas dan homogenitas dilakukan sebelum melakukan uji t-test sampel berpasangan. Temuan menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa di kelas eksperimen meningkat secara signifikan, mencapai rata-rata post-test sementara kelas kontrol lebih rendah. Hasil uji t menunjukkan bahwa PBL memiliki dampak positif yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis. Oleh karena itu, model PBL yang ditujukan untuk mitigasi bencana terbukti efektif dalam meningkatkan pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa.

Implementasi model Problem-Based Learning (PBL) yang berfokus pada mitigasi bencana gempa bumi secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTs Alkhairaat Pusat Palu.Peningkatan ini terlihat dari rata-rata nilai post-test yang lebih tinggi dibandingkan dengan pre-test di kelas eksperimen, sementara kelas kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih kecil.Hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan nilai signifikansi <0,001, menunjukkan perubahan yang sangat signifikan dalam hasil belajar siswa sebelum dan setelah penerapan model PBL.Dengan demikian, penerapan model PBL tidak hanya membantu siswa mencapai kompetensi pembelajaran, tetapi juga memotivasi mereka untuk memecahkan masalah kontekstual terkait kesiapsiagaan bencana, khususnya gempa bumi.

Penelitian lanjutan dapat mengaplikasikan model Problem-Based Learning (PBL) dalam konteks mitigasi bencana lain seperti banjir atau kebakaran hutan untuk melihat apakah hasil yang serupa dapat dicapai. Selain itu, penelitian dapat memasukkan variabel lain seperti motivasi dan keterlibatan siswa untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan keterampilan berpikir kritis. Penelitian longitudinal juga dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penerapan model PBL terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.

  1. Disaster Mitigation Tactics Through Enhanced Higher Order Thinking Skills via Active Learning in Social... doi.org/10.62754/joe.v4i1.6147Disaster Mitigation Tactics Through Enhanced Higher Order Thinking Skills via Active Learning in Social doi 10 62754 joe v4i1 6147
  2. KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jpd/article/view/493KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KONSEP DIRI DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS journal unj ac unj index php jpd article view 493
  1. #keterlibatan siswa#keterlibatan siswa
  2. #critical thinking#critical thinking
Read online
File size313.52 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2xx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test