UPHUPH
Artes Liberales: Journal of Humanities StudiesArtes Liberales: Journal of Humanities StudiesSejak akhir abad 20, pengakuan terhadap keberagaman dalam masyarakat telah meluas, mencakup aspek suku, agama, gender, dan orientasi seksual. Homoseksualitas, sebagai orientasi seksual kepada sesama jenis, telah menjadi topik yang sering dibahas dalam konteks agama dan hukum di Indonesia. Artikel ini mengkaji pandangan Alkitab dan gereja terhadap homoseksualitas dan pernikahan sesama jenis, dengan penekanan pada penolakan tindakan homoseksual berdasarkan ajaran Kristen dan hukum yang berlaku di Indonesia. Alkitab secara tegas menyatakan bahwa homoseksualitas adalah dosa dan merupakan bentuk pelanggaran terhadap kehendak Tuhan. Meskipun gereja menolak tindakan homoseksual, gereja tetap menghargai harkat kemanusiaan individu yang terlibat dan menentang segala bentuk diskriminasi terhadap mereka. Oleh karena itu, jelas bahwa homoseksualitas bertentangan dengan natur manusia dan mandat budaya untuk berkembang biak, serta tidak sesuai dengan apa yang telah diperintahkan Allah.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa homoseksualitas merupakan perilaku menyimpang baik dalam masyarakat maupun gereja.Persetubuhan dengan cara homoseksual dipandang sebagai bukti pemberontakan manusia kepada Allah.Oleh karena itu, homoseksual merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan natur manusia ketika diciptakan oleh Allah, yaitu berpasangan dengan lawan jenis dan bukan sesama jenis atau homoseksual.
Berdasarkan analisis paper ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi adalah: pertama, penelitian kualitatif mendalam yang menggali pengalaman dan perspektif kaum homoseksual terkait penerimaan diri dan hubungan dengan keyakinan agama mereka, dengan tujuan memahami dinamika internal dan potensi rekonsiliasi. Kedua, studi komparatif antara pandangan gereja-gereja di Indonesia terhadap homoseksualitas dengan gereja-gereja di negara lain yang lebih inklusif, untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan pandangan dan mengkaji model-model dialog yang konstruktif. Ketiga, penelitian hukum normatif yang menganalisis implikasi dari legalisasi pernikahan sesama jenis terhadap hukum keluarga dan hak-hak anak di Indonesia, serta mempertimbangkan perlindungan hak-hak semua pihak yang terlibat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan norma-norma sosial yang berlaku.
| File size | 229.23 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIDAUNIDA Data dikumpulkan melalui teknik data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa tanggapan secara keseluruhanData dikumpulkan melalui teknik data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa tanggapan secara keseluruhan
AMORFATIAMORFATI Sebaliknya, Malaysia telah menunjukkan upaya sistematis untuk menghilangkan hukuman fisik dari lembaga pendidikan formalnya. Namun, kedua sistem masihSebaliknya, Malaysia telah menunjukkan upaya sistematis untuk menghilangkan hukuman fisik dari lembaga pendidikan formalnya. Namun, kedua sistem masih
POLTEKES OSPOLTEKES OS Anak Pelaku Pembunuhan sebagai bagian dari anak berhadapan dengan hukum (ABH) memiliki hak anak yang sama dengan anak lainnya ketika menjalani masa pidanaAnak Pelaku Pembunuhan sebagai bagian dari anak berhadapan dengan hukum (ABH) memiliki hak anak yang sama dengan anak lainnya ketika menjalani masa pidana
POLTEKES OSPOLTEKES OS Sampel terdiri dari 30 anak yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi dokumentasi. Uji validitasSampel terdiri dari 30 anak yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi dokumentasi. Uji validitas
UNISUNIS Penolakan isbat nikah di Pengadilan Agama Kota Gorontalo dipengaruhi oleh faktor pemohon yang masih terikat perkawinan lain dan ketidakhadiran pemohonPenolakan isbat nikah di Pengadilan Agama Kota Gorontalo dipengaruhi oleh faktor pemohon yang masih terikat perkawinan lain dan ketidakhadiran pemohon
ATMAJAYAATMAJAYA Dalam Putusan No. 67/Pid. Sus/2014/PN. KBR jaksa menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah TanggaDalam Putusan No. 67/Pid. Sus/2014/PN. KBR jaksa menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga
UNIGHAUNIGHA Akibat hukumnya, akte kelahiran anak dari nikah siri tidak dapat dikeluarkan karena pernikahan tidak resmi menurut hukum positif Indonesia. Menurut HukumAkibat hukumnya, akte kelahiran anak dari nikah siri tidak dapat dikeluarkan karena pernikahan tidak resmi menurut hukum positif Indonesia. Menurut Hukum
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Dengan adanya Teknologi M-Health pada kesehatan anak, Pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat ataupun orangtua dapat terus memantau kesehatan, pertumbuhanDengan adanya Teknologi M-Health pada kesehatan anak, Pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat ataupun orangtua dapat terus memantau kesehatan, pertumbuhan
Useful /
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Temuan ini menyoroti bahwa pendidikan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepatuhan diet di kelompok perlakuan, tetapi tidak di kelompok kontrol.Temuan ini menyoroti bahwa pendidikan memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kepatuhan diet di kelompok perlakuan, tetapi tidak di kelompok kontrol.
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Sampel penelitian adalah ibu post partum yang diambil secara total sampling sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan analisisSampel penelitian adalah ibu post partum yang diambil secara total sampling sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan analisis
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA 05). Sehingga dapat dikatakan bahwa Self Compassion memiliki hubungan/korelasi yang baik dengan Motivasi berobat. Motivasi berobat pada pasien tersebut05). Sehingga dapat dikatakan bahwa Self Compassion memiliki hubungan/korelasi yang baik dengan Motivasi berobat. Motivasi berobat pada pasien tersebut
ITTELKOM SBYITTELKOM SBY Salah satu faktor yang dijadikan tolak ukur tersebut adalah Reduced Inequalities (Mengurangi Kesenjangan). Saat ini, sudah banyak inovasi teknologi yangSalah satu faktor yang dijadikan tolak ukur tersebut adalah Reduced Inequalities (Mengurangi Kesenjangan). Saat ini, sudah banyak inovasi teknologi yang