ATMAJAYAATMAJAYA
Gloria JustitiaGloria JustitiaDalam jurnal ini peneliti membahas apakah Undang-Undang Perlindungan Anak dapat digunakan untuk mengadili pelaku kekerasan terhadap anak korban yang pernah terikat perkawinan. Dalam Putusan No. 67/Pid.Sus/2014/PN.KBR jaksa menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga sebagai dakwaan. Namun, hakim menyatakan bahwa Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga yang digunakan karena korban pernah terikat perkawinan. Peneliti menggunakan metode penelitian yuridis-empiris. Data diperoleh melalui kajian peraturan perundang-undangan dan wawancara dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan pakar HAM, peneliti, dan akademisi hukum. Dari pembahasan, Peneliti menyimpulkan bahwa Undang-Undang Perlindungan Anak dapat digunakan untuk mengadili pelaku kekerasan seksual terhadap anak korban yang pernah terikat perkawinan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan disertai wawancara pihak yang bergerak di bidang Perlindungan Anak, maka peneliti berkesimpulan bahwa hakim dalam memutus perkara korban yang berusia di bawah 18 tahun, sudah pernah menikah dan bercerai, kembali ke orang tuanya dan mengalami kekerasan oleh orang tua, seharusnya menggunakan Undang-Undang Perlindungan Anak, karena.Perbedaan definisi anak dalam beberapa ketentuan Undang-Undang terkait status anak yang pernah menikah belum adanya kesamaan definisi anak yang menyebabkan adanya ruang untuk dilakukan interpretasi.Penggunaan UU PKDRT membedakan makna korban yang tidak secara spesifik digolongkan seperti dalam UU Perlindungan Anak yang dapat berakibat tidak maksimalnya perlindungan terhadap anak.Dalam memutus perkara ini hakim juga tidak melihat adanya tanggung jawab orang tua yang lalai dan terbengkalainya hak anak ketika mengetahui bahwa anak korban sudah pernah dinikahkan sebelumnya.
Penelitian selanjutnya perlu menjawab bagaimana implementasi Undang-Undang Perlindungan Anak dalam kasus yang melibatkan mengikuti prosedur hukum yang tepat agar perlindungan anak dapat lebih maksimal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi sejauh mana kesadaran orang tua dan masyarakat tentang hak-hak anak yang berusia di bawah 18 tahun yang pernah menikah dan dampaknya bagi korban. Penelitian juga bisa dilakukan untuk mengetahui efektivitas dari intervensi hukum terhadap pelaku kekerasan dalam mengurangi angka kekerasan terhadap anak yang pernah menikah serta memberikan rekomendasi bagi pembuat kebijakan.
| File size | 399.83 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Anak menunjukkan peningkatan konsentrasi dan kemampuan menyelesaikan tugas secara berkelompok. Secara keseluruhan, media balok angka terbukti efektif dalamAnak menunjukkan peningkatan konsentrasi dan kemampuan menyelesaikan tugas secara berkelompok. Secara keseluruhan, media balok angka terbukti efektif dalam
UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI Dari 120 balita di Desa Catur, ditemukan permasalahan seperti obesitas, gizi kurang, dan keterlambatan tumbuh kembang. Tim PKM menawarkan pelatihan danDari 120 balita di Desa Catur, ditemukan permasalahan seperti obesitas, gizi kurang, dan keterlambatan tumbuh kembang. Tim PKM menawarkan pelatihan dan
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Analisis data menggunakan teknik kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kata pada pembelajaran anak SDBAnalisis data menggunakan teknik kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kata pada pembelajaran anak SDB
UNSULTRAUNSULTRA Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Morome, Kabupaten Konawe Selatan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman hukum masyarakat, membentuk kelembagaanKegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Morome, Kabupaten Konawe Selatan, dengan tujuan meningkatkan pemahaman hukum masyarakat, membentuk kelembagaan
UBUB Metode pembelajaran interaktif pada anak usia dini dapat meningkatkan kualitas dalam menarik minat anak untuk beraktivitas secara aktif.media pembelajaranMetode pembelajaran interaktif pada anak usia dini dapat meningkatkan kualitas dalam menarik minat anak untuk beraktivitas secara aktif.media pembelajaran
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Hal ini bisa terjadi karena kurangnya penanaman agama dan moral sejak usia dini. Oleh karena itu penulis ingin meneliti. Tujuan dari penelitian ini untukHal ini bisa terjadi karena kurangnya penanaman agama dan moral sejak usia dini. Oleh karena itu penulis ingin meneliti. Tujuan dari penelitian ini untuk
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Dengan adanya Teknologi M-Health pada kesehatan anak, Pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat ataupun orangtua dapat terus memantau kesehatan, pertumbuhanDengan adanya Teknologi M-Health pada kesehatan anak, Pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat ataupun orangtua dapat terus memantau kesehatan, pertumbuhan
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Dalam mengatasi masalah tersebut, penulis berinisiatif untuk menggunakan media pop up book sebagai alternatif media pembelajaran membaca. Pada tulisanDalam mengatasi masalah tersebut, penulis berinisiatif untuk menggunakan media pop up book sebagai alternatif media pembelajaran membaca. Pada tulisan
Useful /
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Harapannya penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi sekolah dalam membangun keterlibatan orang tua pada program sekolah yang lebih optimal.Harapannya penelitian ini dapat menjadi bahan refleksi dan evaluasi sekolah dalam membangun keterlibatan orang tua pada program sekolah yang lebih optimal.
STAISAMSTAISAM Agar tujuan pembelajaran bahasa dalam pembentukan karakter tercapai, seorang pendidik sangat diperlukan agar memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam memberikanAgar tujuan pembelajaran bahasa dalam pembentukan karakter tercapai, seorang pendidik sangat diperlukan agar memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam memberikan
STAISAMSTAISAM Berdasarkan kriteria kelayakan produk, dapat disimpulkan bahwa produk hasil pengembangan tersebut layak/tidak revisi dan tidak dilakukan uji coba ulang.Berdasarkan kriteria kelayakan produk, dapat disimpulkan bahwa produk hasil pengembangan tersebut layak/tidak revisi dan tidak dilakukan uji coba ulang.
STAISAMSTAISAM Pendidikan agama dan moral mengajarkan akhlak mulia serta etika berinteraksi dengan Allah, sesama, dan lingkungan sekitar, sehingga menjadi cermin kepribadianPendidikan agama dan moral mengajarkan akhlak mulia serta etika berinteraksi dengan Allah, sesama, dan lingkungan sekitar, sehingga menjadi cermin kepribadian