POLTEKES OSPOLTEKES OS
Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)Resiliensi adalah kemampuan individu untuk menghadapi, mengatasi, dan bangkit kembali dari kesulitan, khususnya pada anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) karakteristik responden, 2) dukungan eksternal (I Have), 3) kekuatan personal (I Am), dan 4) kemampuan interpersonal serta pemecahan masalah (I Can) pada anak yang berkonflik dengan hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel terdiri dari 30 anak yang dipilih melalui teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan studi dokumentasi. Uji validitas alat ukur menggunakan validitas muka, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbachs Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi anak yang berkonflik dengan hukum di Sentra Antasena Magelang berada dalam kategori baik. Aspek dukungan eksternal (I Have) memperoleh skor 1.617, aspek kekuatan personal (I Am) memperoleh skor 868, dan aspek kemampuan interpersonal serta pemecahan masalah (I Can) memperoleh skor 484. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti mengusulkan program berjudul “Penguatan Resiliensi Anak yang Berkonflik dengan Hukum Melalui Kelompok Bantu Diri (Self Help Groups) untuk meningkatkan resiliensi anak di Sentra Antasena Magelang.
Penelitian mengenai resiliensi anak yang berkonflik dengan hukum di Sentra Antasena di Magelang mendapatkan hasil bahwa secara umum tingkat resiliensi para anak yang berkonflik dengan hukum berada pada kategori baik.Hal ini tercermin dari ketiga aspek utama resiliensi yang dikemukakan oleh Grotberg, yaitu aspek dukungan eksternal (I Have), kekuatan personal (I Am), dan kemampuan interpersonal serta pemecahan masalah (I Can).Hasil penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan program rehabilitasi sosial yang lebih komprehensif dan terstruktur.Praktisi sosial di lembaga seperti Sentra Antasena dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk menyusun intervensi yang fokus pada peningkatan kemampuan interpersonal dan ekspresi emosi anak, khususnya melalui pembentukan kelompok dukungan sebaya (self help group), pelatihan regulasi emosi, dan keterampilan komunikasi.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi tingkat keterbukaan emosional anak berkonflik hukum, khususnya dalam konteks hubungan dengan teman sebaya. Hal ini penting untuk memahami hambatan yang mungkin dihadapi anak dalam membangun relasi yang suportif dan bagaimana intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan kemampuan komunikasi emosional mereka. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas program kelompok bantu diri (self help groups) dalam meningkatkan resiliensi anak berkonflik hukum. Evaluasi yang sistematis terhadap program ini dapat memberikan bukti empiris mengenai dampak positifnya dan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat direplikasi di lembaga rehabilitasi lainnya. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran keluarga dalam proses rehabilitasi anak berkonflik hukum, dengan fokus pada bagaimana dukungan keluarga dapat ditingkatkan untuk memperkuat resiliensi anak. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk melibatkan keluarga dalam proses rehabilitasi dan menciptakan lingkungan keluarga yang suportif bagi anak.
| File size | 514.18 KB |
| Pages | 17 |
| Short Link | https://juris.id/p-1Op |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Fenomena dalam studi ini adalah pengalaman psikologis ibu merawat anak dengan retardasi mental. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 Mei -11 Juni 2017.Fenomena dalam studi ini adalah pengalaman psikologis ibu merawat anak dengan retardasi mental. Penelitian dilakukan pada tanggal 12 Mei -11 Juni 2017.
Yogya UMBYogya UMB Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan Color Your Life yang disampaikan secara daring kepada guru tamanProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi guru melalui pelatihan Color Your Life yang disampaikan secara daring kepada guru taman
UNHASUNHAS Melalui tinjauan komprehensif literatur, peraturan perundang-undangan relevan, dan perspektif komparatif, penelitian ini berargumen bahwa hukum saat iniMelalui tinjauan komprehensif literatur, peraturan perundang-undangan relevan, dan perspektif komparatif, penelitian ini berargumen bahwa hukum saat ini
IAINPTKIAINPTK Hubungan antara hukum negara dengan agama (hukum Islam) masih menimbulkan problematika pada implementasinya. Hal ini terjadi pada praktik perceraian diHubungan antara hukum negara dengan agama (hukum Islam) masih menimbulkan problematika pada implementasinya. Hal ini terjadi pada praktik perceraian di
IAINPTKIAINPTK Peran lebe sangat penting dalam melanggengkan praktik perkawinan anak di Brebes dengan menggunakan legitimasi fikih klasik sebagai dogma. Faktor-faktorPeran lebe sangat penting dalam melanggengkan praktik perkawinan anak di Brebes dengan menggunakan legitimasi fikih klasik sebagai dogma. Faktor-faktor
MULYALITERASIMULYALITERASI Guru memiliki peran yang sangat penting terhadap proses pembentukan emosi pada peserta didik. Hal ini tidak luput karena guru adalah sumber dari terbentukyaGuru memiliki peran yang sangat penting terhadap proses pembentukan emosi pada peserta didik. Hal ini tidak luput karena guru adalah sumber dari terbentukya
UMMUMM Penulis berpendapat pemerintah perlu meninjau kembali penerapan pembelaan pembebasan bagi anak dan lebih selektif dalam menentukan sanksi yang sesuai denganPenulis berpendapat pemerintah perlu meninjau kembali penerapan pembelaan pembebasan bagi anak dan lebih selektif dalam menentukan sanksi yang sesuai dengan
UNSUNS Studi ini menyimpulkan bahwa Undang-Undang Anak Indonesia bahkan memiliki ketentuan yang menetapkan kewajiban orang tua untuk mencegah perkawinan dini.Studi ini menyimpulkan bahwa Undang-Undang Anak Indonesia bahkan memiliki ketentuan yang menetapkan kewajiban orang tua untuk mencegah perkawinan dini.
Useful /
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Penelitian ini menyoroti penekanan Al-Quran pada kepemimpinan yang seimbang dan tanggung jawab timbal balik antar pasangan sebagai bentuk perlawanan terhadapPenelitian ini menyoroti penekanan Al-Quran pada kepemimpinan yang seimbang dan tanggung jawab timbal balik antar pasangan sebagai bentuk perlawanan terhadap
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Selain itu, pendekatan fenomenologis digunakan untuk membangun hubungan antara interpretasi tekstual dan konteks sosial. Temuan artikel ini mengungkapkanSelain itu, pendekatan fenomenologis digunakan untuk membangun hubungan antara interpretasi tekstual dan konteks sosial. Temuan artikel ini mengungkapkan
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tafsir Surah Al-Ankabut ayat 45 yang membahas pengaruh sholat dalam mencegah perbuatan keji dan mungkar, sertaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tafsir Surah Al-Ankabut ayat 45 yang membahas pengaruh sholat dalam mencegah perbuatan keji dan mungkar, serta
UNSUNS Studi ini menyimpulkan bahwa kekuasaan tersebut dapat ditegakkan berdasarkan Pasal 44 Konvensi ICSID, yang memutuskan pertanyaan yang diajukan kepada tribunStudi ini menyimpulkan bahwa kekuasaan tersebut dapat ditegakkan berdasarkan Pasal 44 Konvensi ICSID, yang memutuskan pertanyaan yang diajukan kepada tribun