STKIP PESSELSTKIP PESSEL
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana keterampilan komunikasi efektif, komunikasi terbuka, dan komunikasi yang jelas berperan dalam mendukung praktik kepemimpinan mikro (micro leading). Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah, termasuk buku referensi dan artikel jurnal nasional maupun internasional yang relevan dengan topik. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi efektif mencakup kemampuan menyampaikan pesan secara tepat, empatik, serta mampu membangun dialog dua arah. Komunikasi terbuka menciptakan ruang partisipatif yang mendorong kepercayaan dan rasa aman psikologis dalam tim. Sementara itu, komunikasi yang jelas membantu memastikan setiap anggota memahami peran, tugas, dan ekspektasi secara akurat. Ketiga aspek ini saling mendukung dan membentuk landasan penting bagi keberhasilan kepemimpinan mikro dalam membangun tim yang solid, adaptif, dan produktif.
Penelitian ini telah mengungkapkan bahwa kepemimpinan mikro (micro leading) merupakan model kepemimpinan yang sangat menekankan pada kedekatan interpersonal antara pemimpin dan anggota tim dalam skala kecil.Dalam praktiknya, keberhasilan micro leading sangat bergantung pada keterampilan komunikasi yang dimiliki oleh pemimpin.Hasil studi literatur ini menunjukkan bahwa tiga dimensi utama komunikasi, yakni komunikasi efektif, komunikasi terbuka, dan komunikasi yang jelas, menjadi pilar fundamental dalam menciptakan tim yang solid, kolaboratif, dan produktif.Komunikasi efektif dalam micro leading tidak hanya menekankan penyampaian pesan yang tepat sasaran, tetapi juga mencakup empati, keterbukaan terhadap umpan balik, dan kemampuan membangun dialog yang membangun kepercayaan dan motivasi.Komunikasi terbuka memperkuat rasa aman psikologis dalam tim, mendorong partisipasi aktif, serta menciptakan ruang diskusi yang sehat dan demokratis.Sementara itu, komunikasi yang jelas memastikan bahwa setiap instruksi, ekspektasi, dan tujuan dapat dipahami dengan mudah, sehingga meminimalkan risiko miskomunikasi dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan tugas.
Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara empiris hubungan antara gaya komunikasi pemimpin mikro (efektif, terbuka, dan jelas) dengan kinerja tim, dengan mempertimbangkan variabel mediasi seperti kepuasan kerja dan komitmen organisasi. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dapat digunakan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana pemimpin mikro yang sukses menerapkan keterampilan komunikasi dalam berbagai konteks organisasi yang berbeda, serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi efektivitas komunikasi. Ketiga, penelitian pengembangan dapat dilakukan untuk merancang dan menguji efektivitas program pelatihan komunikasi khusus untuk pemimpin mikro, yang berfokus pada peningkatan keterampilan mendengarkan aktif, memberikan umpan balik konstruktif, dan membangun komunikasi yang inklusif dan adaptif. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran penting komunikasi dalam keberhasilan kepemimpinan mikro, serta menghasilkan rekomendasi praktis bagi organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas kepemimpinan pada level mikro.
| File size | 281.74 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAITARUNASTAITARUNA Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literatur Review (SLR). Yang menjadi literatur utama yaitu hasil penelitian Clifford Geertz dalam bukunyaPenelitian ini menggunakan metode Systematic Literatur Review (SLR). Yang menjadi literatur utama yaitu hasil penelitian Clifford Geertz dalam bukunya
SAGITASAGITA Variasi ini dipengaruhi oleh karakteristik pengguna, konteks emosional postingan, dan latar belakang budaya. Globalisasi semakin memperumit lanskap iniVariasi ini dipengaruhi oleh karakteristik pengguna, konteks emosional postingan, dan latar belakang budaya. Globalisasi semakin memperumit lanskap ini
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yangPenelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang
SUMBARPROVSUMBARPROV Kesimpulan dari artikel ini bahwa materi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku peserta sekolah keluarga di Bukittinggi, pengetahuanKesimpulan dari artikel ini bahwa materi pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku peserta sekolah keluarga di Bukittinggi, pengetahuan
JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI Misalnya, seseorang dapat menunjukkan kepada seseorang bahwa mereka membayar dengan mendengarkan atau menggunakan kata-kata yang memberi semangat. KomunikasiMisalnya, seseorang dapat menunjukkan kepada seseorang bahwa mereka membayar dengan mendengarkan atau menggunakan kata-kata yang memberi semangat. Komunikasi
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Sampel dalam penelitian ditentukan dengan convenience sampling. Data ini diperoleh melalui formulir wawancara semi untuk penelitian terstruktur yang disiapkanSampel dalam penelitian ditentukan dengan convenience sampling. Data ini diperoleh melalui formulir wawancara semi untuk penelitian terstruktur yang disiapkan
LSPRLSPR Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara denganPenelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan
AKRABJUARAAKRABJUARA Sebab bahasa Indonesia dijadikan sebagai alat penyebaran dan penyerapan ilmu, alat pengembangan diri secara umum, alat berpikir nalar, alat komunikasiSebab bahasa Indonesia dijadikan sebagai alat penyebaran dan penyerapan ilmu, alat pengembangan diri secara umum, alat berpikir nalar, alat komunikasi
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil dari uji tersebut menyatakan bahwa Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Sehingga penggunaan media ini sangat disarankanHasil dari uji tersebut menyatakan bahwa Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Sehingga penggunaan media ini sangat disarankan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Proses ini menjadikan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan ibadah wudhu dengan benar. Penerapan metode demonstrasi terbuktiProses ini menjadikan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan ibadah wudhu dengan benar. Penerapan metode demonstrasi terbukti
STMIKIBASTMIKIBA Penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan fitur interaktif seperti kuis berbasis game untuk mengukur pemahaman siswa secaraPenelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi ini dengan menambahkan fitur interaktif seperti kuis berbasis game untuk mengukur pemahaman siswa secara
LSPRLSPR Penelitian ini dilatar belakangi oleh potensi sektor pariwisata yang besar di Kabupaten Majalengka namun nyatanya belum bisa dimaksimalkan oleh pemerintah.Penelitian ini dilatar belakangi oleh potensi sektor pariwisata yang besar di Kabupaten Majalengka namun nyatanya belum bisa dimaksimalkan oleh pemerintah.