ASIAASIA

Jurnal Pengabdian MasyarakatJurnal Pengabdian Masyarakat

Tujuan: Daerah pesisir sering menghadapi ancaman pasang surut air laut dan banjir rob yang semakin intens akibat perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut. Kondisi ini mengganggu operasi dermaga dan membahayakan keamanan infrastruktur serta masyarakat sekitar. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini merancang dan mengembangkan sistem baru. Metode: Sistem Dermaga Apung Deteksi Dini Otomatis berbasis Internet of Things (IoT) adalah solusi mitigasi adaptif. Sistem ini dilengkapi dengan berbagai sensor, termasuk sensor ultrasonik, sensor tekanan air, dan modul GPS, untuk memantau permukaan air laut secara real-time. Aplikasi Praktis: Data yang terkumpul secara otomatis dikirimkan ke platform pemantauan daring menggunakan koneksi nirkabel, memungkinkan analisis cepat dan peringatan dini kepada para pemangku kepentingan. Mekanisme apung adaptif memungkinkan dermaga untuk secara otomatis menyesuaikan ketinggiannya sesuai dengan perubahan permukaan air, memastikan operasi yang fungsional dan aman. Kesimpulan: Pengujian sistem menunjukkan bahwa alat ini dapat memprediksi potensi banjir rob lebih awal dan berfungsi stabil dalam kondisi laut yang dinamis. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan ketahanan infrastruktur dermaga tetapi juga memberikan manfaat langsung untuk sistem peringatan dini di daerah pesisir. Penerapan teknologi ini diharapkan menjadi bagian dari strategi adaptasi jangka panjang terhadap dampak perubahan iklim di daerah pesisir.

Studi ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem dermaga apung berbasis IoT untuk mitigasi banjir rob, yang terbukti stabil secara struktural, andal secara teknologi, dan berdampak positif secara sosial sebagai fasilitas tambat dan platform pemantauan real-time.Sistem ini menunjukkan adaptasi luar biasa terhadap fluktuasi permukaan air dengan desain modular dari bahan daur ulang, serta efektif dalam mengumpulkan dan mengirimkan data secara real-time melalui LoRa dan dasbor berbasis cloud untuk peringatan dini, yang secara signifikan meningkatkan kesiapsiagaan komunitas pesisir.Keberhasilan ini didukung oleh keterlibatan aktif masyarakat dan menggarisbawahi potensi pengembangannya untuk aplikasi yang lebih luas, termasuk integrasi analitik prediktif guna mendukung strategi adaptasi jangka panjang terhadap perubahan iklim.

Untuk pengembangan penelitian lebih lanjut, ada beberapa arah yang dapat dieksplorasi agar sistem dermaga apung berbasis IoT ini semakin bermanfaat dan berkelanjutan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai daya tahan dan kinerja sistem dalam jangka panjang. Mengingat dermaga ini menggunakan material daur ulang dan beroperasi di lingkungan laut yang korosif, penting untuk meneliti bagaimana ketahanan bahan-bahan tersebut terhadap paparan air asin, lumut, dan faktor lingkungan ekstrem lainnya selama bertahun-tahun. Penelitian ini bisa mencakup pengembangan lapisan pelindung atau material komposit baru yang lebih tahan lama, serta metode perawatan prediktif untuk memastikan operasionalitas tanpa henti. Kedua, sistem peringatan dini yang sudah ada dapat ditingkatkan dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan analitik prediktif yang lebih kompleks. Daripada hanya mengandalkan ambang batas sederhana dari data sensor, penelitian selanjutnya bisa fokus pada pengembangan algoritma pembelajaran mesin yang mampu menganalisis pola pasang surut, cuaca, dan data oseanografi dari berbagai sumber untuk memprediksi potensi banjir rob dengan akurasi yang jauh lebih tinggi dan perkiraan waktu yang lebih panjang. Ini akan memberikan waktu persiapan yang lebih efektif bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. Ketiga, penting untuk mengevaluasi dampak sosial dan ekonomi dari penerapan sistem ini dalam skala yang lebih luas. Penelitian dapat mengkaji bagaimana dermaga apung ini memengaruhi mata pencarian nelayan, produktivitas perikanan, serta tingkat kesiapsiagaan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, studi kelayakan untuk model replikasi di berbagai wilayah pesisir dengan karakteristik yang berbeda, termasuk analisis biaya-manfaat dan integrasi ke dalam kebijakan tata ruang dan mitigasi bencana pemerintah, akan sangat berharga untuk memastikan adopsi yang berkelanjutan dan manfaat jangka panjang bagi seluruh komunitas pesisir.

Read online
File size1.17 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test