AMSIRAMSIR

Jurnal Litigasi AmsirJurnal Litigasi Amsir

Penelitian ini membahas pengaruh media sosial terhadap peningkatan kejahatan siber di Indonesia serta tantangan yang dihadapi dalam penegakan hukum pidana. Menggunakan metode penelitian hukum normatif, penulis menganalisis regulasi yang berlaku, hambatan teknis, dan dinamika sosial yang mempengaruhi efektivitas penegakan hukum terhadap kejahatan siber, khususnya yang bermuara pada aktivitas media sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa penetrasi media sosial yang tinggi, rendahnya literasi digital, serta bentuk modus operandi yang semakin kompleks memperburuk kasus kejahatan siber. Penegak hukum masih menghadapi keterbatasan regulasi, kekurangan SDM kompeten, tantangan yurisdiksi lintas negara, dan koordinasi kelembagaan yang lemah. Rekomendasi yang diberikan mencakup reformasi regulasi adaptif, peningkatan kapasitas SDM, penguatan kerja sama internasional, serta pendidikan literasi digital publik untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman dan adil.

Penegakan hukum terhadap kejahatan siber melalui media sosial di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan mulai dari keterbatasan regulasi yang belum mengakomodasi perkembangan teknologi, kurangnya SDM dan infrastruktur forensik, hingga rendahnya literasi digital masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan pembaruan regulasi yang adaptif, peningkatan kompetensi aparat penegak hukum, penguatan kerja sama nasional dan internasional, serta edukasi masyarakat secara berkelanjutan agar upaya pemberantasan kejahatan siber di era digital dapat berjalan lebih efektif dan memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi seluruh pengguna media sosial.

Pertama, penelitian lanjutan perlu memeriksa bagaimana pola kerjasama lintas negara dapat dioptimalkan untuk menindak pelaku kejahatan siber yang menggunakan server asing, dengan memfokuskan pada perkembangan perjanjian ekstradiksi dan pertukaran bukti digital. Kedua, studi tajam dapat dilaksanakan untuk menilai efektivitas program literasi digital yang ditawarkan oleh instansi pemerintah dan media sosial dalam menurunkan tingkat kerentanan masyarakat terhadap phishing, dengan menanyakan apakah tingkat pengetahuan berubah secara signifikan setelah partisipasi dalam program tersebut. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengembangan sistem forensik digital berbasis kecerdasan buatan yang dapat diintegrasikan ke dalam praktek penegakan hukum di Indonesia, dengan menilai apakah penggunaan AI dapat meningkatkan kecepatan pengumpulan serta analisis bukti dalam kasus kejahatan siber.

  1. Pengaruh Media Sosial terhadap Peningkatan Kejahatan Siber di Indonesia | Islamic Law: Jurnal Siyasah.... ejurnal.iaipd-nganjuk.ac.id/index.php/law/article/view/858Pengaruh Media Sosial terhadap Peningkatan Kejahatan Siber di Indonesia Islamic Law Jurnal Siyasah ejurnal iaipd nganjuk ac index php law article view 858
Read online
File size163.84 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test