JIMF BIJIMF BI

Journal of Islamic Monetary Economics and FinanceJournal of Islamic Monetary Economics and Finance

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara inklusi keuangan digital (DFI), literasi keuangan, dan stabilitas bank konvensional dan Islam di 15 negara dari tahun 2011 hingga 2020. Temuan menunjukkan bahwa DFI secara signifikan meningkatkan stabilitas bank konvensional, terutama melalui peningkatan keterlibatan pelanggan dengan layanan keuangan digital, meningkatkan kualitas aset, dan mengurangi risiko. Sebaliknya, hubungan antara DFI dan stabilitas bank Islam tidak signifikan atau negatif, yang mungkin disebabkan oleh persyaratan kepatuhan Syariah, kesenjangan produk, dan persaingan dari bank konvensional dan perusahaan FinTech. Selain itu, meskipun DFI meningkatkan stabilitas bank konvensional, hal ini juga memaparkan mereka pada risiko potensial seperti bank run digital, seperti yang terlihat pada kasus Silicon Valley Bank (SVB) pada tahun 2023. Selain itu, literasi keuangan yang tinggi berinteraksi secara positif dengan DFI untuk meningkatkan stabilitas bank konvensional tetapi memiliki dampak negatif pada bank Islam. Dapat dikatakan bahwa pelanggan yang secara finansial terpelajar mungkin menolak layanan digital yang tidak sepenuhnya memenuhi prinsip-prinsip Islam. Hasil penelitian ini menekankan kebutuhan akan strategi yang disesuaikan di perbankan Islam, termasuk pengembangan produk digital yang sesuai dengan Syariah, program literasi keuangan yang ditingkatkan, dan kerangka kerja manajemen risiko yang lebih kuat untuk mengurangi kerentanan seperti bank run digital dan meningkatkan stabilitas di sektor tersebut.

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara inklusi keuangan digital (DFI), literasi keuangan, dan stabilitas bank konvensional dan Islam di 15 negara dari tahun 2011 hingga 2020.Temuan menunjukkan bahwa DFI secara signifikan meningkatkan stabilitas bank konvensional, terutama melalui peningkatan keterlibatan pelanggan dengan layanan keuangan digital, meningkatkan kualitas aset, dan mengurangi risiko.Sebaliknya, hubungan antara DFI dan stabilitas bank Islam tidak signifikan atau negatif, yang mungkin disebabkan oleh persyaratan kepatuhan Syariah, kesenjangan produk, dan persaingan dari bank konvensional dan perusahaan FinTech.Selain itu, meskipun DFI meningkatkan stabilitas bank konvensional, hal ini juga memaparkan mereka pada risiko potensial seperti bank run digital, seperti yang terlihat pada kasus Silicon Valley Bank (SVB) pada tahun 2023.Selain itu, literasi keuangan yang tinggi berinteraksi secara positif dengan DFI untuk meningkatkan stabilitas bank konvensional tetapi memiliki dampak negatif pada bank Islam.Dapat dikatakan bahwa pelanggan yang secara finansial terpelajar mungkin menolak layanan digital yang tidak sepenuhnya memenuhi prinsip-prinsip Islam.Hasil penelitian ini menekankan kebutuhan akan strategi yang disesuaikan di perbankan Islam, termasuk pengembangan produk digital yang sesuai dengan Syariah, program literasi keuangan yang ditingkatkan, dan kerangka kerja manajemen risiko yang lebih kuat untuk mengurangi kerentanan seperti bank run digital dan meningkatkan stabilitas di sektor tersebut.

Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki dampak literasi keuangan pada hubungan antara inklusi keuangan digital dan stabilitas bank dalam sistem perbankan ganda. Penelitian ini dapat berfokus pada bagaimana literasi keuangan dapat meningkatkan stabilitas bank konvensional dan bagaimana hal itu dapat mempengaruhi bank Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi yang dapat diterapkan oleh bank Islam untuk mengembangkan produk digital yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana bank Islam dapat berinovasi dan menawarkan solusi digital yang memenuhi kebutuhan pelanggan mereka sambil tetap mematuhi aturan Syariah. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas program literasi keuangan yang berfokus pada layanan keuangan digital, terutama untuk populasi yang kurang terlayani dan pedesaan. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana program literasi keuangan dapat meningkatkan kepercayaan pada layanan digital, mempromosikan inklusi keuangan, dan meningkatkan stabilitas bank di wilayah masing-masing.

  1. Digital Financial Inclusion and Bank Stability in a Dual Banking System: Does Financial Literacy Matter?... doi.org/10.21098/jimf.v11i1.2650Digital Financial Inclusion and Bank Stability in a Dual Banking System Does Financial Literacy Matter doi 10 21098 jimf v11i1 2650
  2. DOI Name 10.3390 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin... doi.org/10.3390DOI Name 10 3390 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin doi 10 3390
Read online
File size385.51 KB
Pages28
DMCAReport

Related /

ads-block-test