IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui haid menurut kitab Risalatul Mahid dan implementasi pembelajaran kitab Risalatul Mahid di Pondok Pesantren An-Nahdlah IAINU Kebumen. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yakni, pengasuh pondok sekaligus guru Kitab Risalatul Mahid dan santriwati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab Risalatul Mahid dilaksanakan dengan metode bandongan dan tanya jawab, disertai pembiasaan religius seperti pembacaan Asmaul Husna sebelum pembelajaran dan doa kafarotul majelis sebagai penutup. Implementasi pembelajaran terbukti mampu meningkatkan pemahaman fiqih kewanitaan, meskipun masih terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan literasi kitab kuning dan sikap pasif sebagian santriwati. Dengan demikian, pembelajaran ini berperan penting dalam menumbuhkan pengetahuan, kedisiplinan, serta kesadaran beribadah santriwati.
Pembelajaran kitab Risalatul Mahid di Pondok Pesantren An-Nahdlah dilaksanakan secara terstruktur menggunakan metode bandongan dan tanya jawab yang memberikan pemahaman mendalam dan interaksi aktif bagi santriwati.Materi kitab mencakup konsep haid secara komprehensif dan disampaikan dalam bahasa Jawa Pegon yang sederhana sehingga mudah dipahami dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Implementasi pembelajaran ini mampu meningkatkan pemahaman fiqih kewanitaan, menumbuhkan kedisiplinan, kesadaran beribadah, serta keterbukaan dalam membahas isu kewanitaan, meskipun masih ditemukan hambatan seperti perbedaan kemampuan membaca kitab kuning dan rasa sungkan dalam berdiskusi.
Pertama, perlu dikaji bagaimana efektivitas pembelajaran kitab Risalatul Mahid jika dikombinasikan dengan media digital seperti aplikasi atau video animasi, terutama untuk membantu santriwati yang kesulitan membaca kitab kuning secara langsung. Kedua, perlu diteliti pengaruh pendekatan gender sensitif dalam metode pembelajaran fikih kewanitaan terhadap rasa percaya diri dan partisipasi aktif santriwati dalam diskusi terkait haid dan kesehatan reproduksi. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model pendampingan berkelanjutan setelah pembelajaran selesai, misalnya melalui kelompok diskusi peer-to-peer atau mentoring oleh santriwati senior, guna memastikan pemahaman terus terjaga dan dapat diaplikasikan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Studi-studi ini dapat mengembangkan temuan penelitian sebelumnya yang menyebutkan adanya hambatan literasi dan rasa malu, serta memberikan solusi berbasis pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan pendekatan baru ini, pembelajaran fiqih kewanitaan tidak hanya berhenti pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk sikap dan kebiasaan yang mendukung kemandirian santriwati dalam mengelola persoalan syariah dan kesehatan reproduksi secara holistik.
| File size | 281.66 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa yaitu faktor keluarga, faktor sosial masyarakat, faktor keagamaan, faktor sekolah dan faktor mental siswa.Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa yaitu faktor keluarga, faktor sosial masyarakat, faktor keagamaan, faktor sekolah dan faktor mental siswa.
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Oleh karena itu peran TPQ As-salafiyah Jogomertan sangat dibutuhkan dalam pembelajaran Al-Quran karena di TPQ tersebut metode pembelajarannya menggunakanOleh karena itu peran TPQ As-salafiyah Jogomertan sangat dibutuhkan dalam pembelajaran Al-Quran karena di TPQ tersebut metode pembelajarannya menggunakan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Maka dari itu, perlunya pembelajaran dan penerapan akhlak yang baik sejak dini dalam kehidupan sehari-hari. Penulis mencoba meneliti tentang pembelajaranMaka dari itu, perlunya pembelajaran dan penerapan akhlak yang baik sejak dini dalam kehidupan sehari-hari. Penulis mencoba meneliti tentang pembelajaran
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan danData dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan dan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Kontribusi media pembelajaran adalah 39,6%, literasi digital 42,4%, dan keduanya secara bersama-sama 47,5%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkanKontribusi media pembelajaran adalah 39,6%, literasi digital 42,4%, dan keduanya secara bersama-sama 47,5%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Dari faktor-faktor tersebut dapat diketahui bahwa remaja mengahadapi kendala yang berdampak terhadap keberlangsungan minat belajar mereka. Kendala tersebutDari faktor-faktor tersebut dapat diketahui bahwa remaja mengahadapi kendala yang berdampak terhadap keberlangsungan minat belajar mereka. Kendala tersebut
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor eksternal, meliputi metode mengajar guru, media pembelajaran, dukungan orang tua, lingkungan sekolah, dan pengaruh teman sebaya. Faktor pendekatanFaktor eksternal, meliputi metode mengajar guru, media pembelajaran, dukungan orang tua, lingkungan sekolah, dan pengaruh teman sebaya. Faktor pendekatan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN 2) Strategi pembelajaran yang diterapkan di TPQ Al Mutohar mencakup metode talaqqi, pembiasaan sikap positif, dan pendekatan emosional, yang secara efektif2) Strategi pembelajaran yang diterapkan di TPQ Al Mutohar mencakup metode talaqqi, pembiasaan sikap positif, dan pendekatan emosional, yang secara efektif
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam diperkuat lanjut dalam kurikulum demi membentuk generasi muda yangOleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam diperkuat lanjut dalam kurikulum demi membentuk generasi muda yang
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MAN 2 Kebumen, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 80 responden. Instrumen penelitian berupaPopulasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MAN 2 Kebumen, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 80 responden. Instrumen penelitian berupa
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan pendidikan karakter melalui penggunaan kisah teladan pada siswa kelas 2 SD Islam Ulil AlbabPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan pendidikan karakter melalui penggunaan kisah teladan pada siswa kelas 2 SD Islam Ulil Albab
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Keteladanan guru dalam perilaku sehari-hari, penyelenggaraan kegiatan keagamaan sholat berjamaah, pengajian, dan pembiasaan sikap sopan santun di lingkunganKeteladanan guru dalam perilaku sehari-hari, penyelenggaraan kegiatan keagamaan sholat berjamaah, pengajian, dan pembiasaan sikap sopan santun di lingkungan