IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaPerkembangan teknologi yang semakin maju, menimbulkan dampak positif dan negatif pada anak, adapun dampak negatif bagi anak untuk belajar Al-Quran yaitu anak lebih suka menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermaian handphone dibandingkan untuk belajar Al- Quran. Oleh karena itu peran TPQ As-salafiyah Jogomertan sangat dibutuhkan dalam pembelajaran Al-Quran karena di TPQ tersebut metode pembelajarannya menggunakan metode yang menyenangkan sehingga anak lebih semangat dalam belajar Al-Quran ditambah kegiatan pembiasaan seperti hafalan doa harian, hafalan surat pendek, praktik wudhu dan shalat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran guru TPQ dalam meningkatkan kualitas kemampuan baca Al-Quran pada anak di TPQ As-Salafiyah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menyimpulkan bahwa peran guru TPQ dalam meningkatkan kualitas kemampuan membaca Al-Quran di TPQ As-salafiyah yaitu guru berperan sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih serta pengevaluasi anak didiknya. Guru memberikan ilmu tentang bagaimana cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, metode pembelajaran yang digunakan yaitu metode qiraati dengan pengajaran secara klasikal kelompok, individu dan adakalanya melalui pembiasaan.
Penelitian menyimpulkan bahwa peran guru TPQ di As-Salafiyah Jogomertan sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran, yaitu sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih, dan pengevaluasi, dengan menggunakan metode qiraati secara klasikal, individu, dan pembiasaan.Keberhasilan ini didukung oleh minat anak, dukungan orang tua, pengelolaan kelas yang kreatif, serta evaluasi rutin.Meskipun terdapat hambatan seperti perbedaan kemampuan anak dan kurangnya motivasi dari orang tua, guru mengatasi tantangan tersebut melalui perlakuan khusus, mentoring, dan evaluasi berkelanjutan.
Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang peran guru TPQ dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran. Namun, masih ada beberapa area menarik yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman kita dan membantu pengembangan TPQ secara umum. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi komparatif yang membandingkan efektivitas metode Qiraati dengan metode pembelajaran Al-Quran lainnya, seperti Iqro atau Ummi, dalam konteks TPQ yang berbeda. Penelitian semacam ini dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing metode dalam meningkatkan kualitas bacaan dan retensi pembelajaran anak dalam jangka panjang, serta menentukan metode mana yang paling adaptif untuk berbagai tingkat kemampuan siswa. Kedua, mengingat tantangan dampak negatif teknologi pada minat belajar anak, penelitian lanjutan dapat fokus pada bagaimana TPQ bisa mengintegrasikan teknologi secara positif dalam proses pembelajaran Al-Quran. Ini bisa mencakup pengembangan aplikasi edukasi interaktif, penggunaan media digital untuk latihan tajwid atau hafalan, atau pemanfaatan platform online untuk memperluas jangkauan pengajaran. Bagaimana penggunaan alat-alat digital yang menarik dan relevan dengan generasi saat ini dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam belajar Al-Quran perlu diinvestigasi. Ketiga, karena dukungan orang tua diidentifikasi sebagai faktor pendukung krusial namun seringkali menjadi penghambat, diperlukan penelitian yang mendalam mengenai strategi efektif untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi orang tua dalam mendukung pendidikan Al-Quran anak di rumah. Studi ini bisa mengeksplorasi program pelatihan orang tua, lokakarya komunikasi efektif antara guru dan orang tua, atau model kemitraan inovatif yang mendorong pembiasaan membaca Al-Quran di lingkungan keluarga, sehingga menciptakan ekosistem belajar yang lebih holistik dan berkelanjutan bagi anak-anak.
| File size | 299.44 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
CAHAYAMANDALIKACAHAYAMANDALIKA Fitur interaktif seperti animasi, video, dan permainan edukatif membuat belajar lebih menarik.media ini mudah diakses di rumah, membantu anak-anak belajarFitur interaktif seperti animasi, video, dan permainan edukatif membuat belajar lebih menarik.media ini mudah diakses di rumah, membantu anak-anak belajar
JURNALSAINSJURNALSAINS Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui sejauh mana anak dapat menjaga lingkungan dengan adanya di TK Al-Hidayah. (2) Untuk mengetahui sejauhTujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui sejauh mana anak dapat menjaga lingkungan dengan adanya di TK Al-Hidayah. (2) Untuk mengetahui sejauh
JOURNALSJOURNALS Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi model pemberdayaan kader yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia berbasis keagamaanDengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi model pemberdayaan kader yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia berbasis keagamaan
JOURNALSJOURNALS Hasil evaluasi menunjukkan tingkat efisiensi sebesar 92%, kemudahan penggunaan 89%, dan kepuasan pengguna mencapai 94%. Dampak nyata dari kegiatan iniHasil evaluasi menunjukkan tingkat efisiensi sebesar 92%, kemudahan penggunaan 89%, dan kepuasan pengguna mencapai 94%. Dampak nyata dari kegiatan ini
JOURNALSJOURNALS Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Nagrog terhadap pentingnya ketahanan pangan rumah tangga. HalKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Dusun Nagrog terhadap pentingnya ketahanan pangan rumah tangga. Hal
JOURNALSJOURNALS Praktik pertanian masyarakat Amonggedo, Kabupaten Konawe masih bergantung pada metode konvensional yang mengandalkan penggunaan pupuk dan pestisida kimiaPraktik pertanian masyarakat Amonggedo, Kabupaten Konawe masih bergantung pada metode konvensional yang mengandalkan penggunaan pupuk dan pestisida kimia
UGJUGJ Mayoritas siswa merasa senang membaca buku bergambar, ilustrasi membantu pemahaman, dan aktivitas ini meningkatkan semangat belajar.meskipun demikian,Mayoritas siswa merasa senang membaca buku bergambar, ilustrasi membantu pemahaman, dan aktivitas ini meningkatkan semangat belajar.meskipun demikian,
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2022 kepada 15 orang anak balita di Posyandu Baringin 17. Kegiatan ini dilakukan dua tahap. TahapKegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2022 kepada 15 orang anak balita di Posyandu Baringin 17. Kegiatan ini dilakukan dua tahap. Tahap
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Strategi ini terbukti efektif menekan angka kasus bullying dan menciptakan iklim pendidikan yang lebih aman dan kondusif. Temuan penelitian merekomendasikanStrategi ini terbukti efektif menekan angka kasus bullying dan menciptakan iklim pendidikan yang lebih aman dan kondusif. Temuan penelitian merekomendasikan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Upaya guru dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal siswa dalam pembelajaran melalui pertama, pengelolaan kelas diantaranya diskusi kelompok, tanyaUpaya guru dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal siswa dalam pembelajaran melalui pertama, pengelolaan kelas diantaranya diskusi kelompok, tanya
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Sedangkan untuk jurnal pengeluaran kasnya digunakan untuk mencatat transaksi pengeluaran seperti pengeluaran yang terjadi atas jual beli secara tunai atauSedangkan untuk jurnal pengeluaran kasnya digunakan untuk mencatat transaksi pengeluaran seperti pengeluaran yang terjadi atas jual beli secara tunai atau
STIEM BONGAYASTIEM BONGAYA Hasil pengabdian menunjukan bahwa sistem jual beli ijon telah menjadi kebiasaan turun temurun dalam jual beli terutama untuk hasil pertanian. Jual beliHasil pengabdian menunjukan bahwa sistem jual beli ijon telah menjadi kebiasaan turun temurun dalam jual beli terutama untuk hasil pertanian. Jual beli