JOURNALSJOURNALS
Jurnal Pengabdian Masyarakat IndonesiaJurnal Pengabdian Masyarakat IndonesiaProgram pemberdayaan kader Aisyiyah di Kelurahan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dalam penanganan jenazah dilaksanakan melalui metode simulasi dan modul interaktif. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam dan protokol kesehatan, serta kurangnya akses terhadap media pembelajaran yang kontekstual. Kegiatan diawali dengan survei kebutuhan, dilanjutkan pelatihan menggunakan modul digital interaktif dan simulasi praktik, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi kader Aisyiyah setelah pelatihan, dengan pengetahuan fikih jenazah meningkat dari 23% menjadi 75% ( 52%), keterampilan penggunaan alat pelindung diri (APD) dari 15% menjadi 90% ( 75%), dan kecepatan penanganan jenazah trauma dari 9% menjadi 78% ( 69%). Data ini menegaskan bahwa metode pelatihan berbasis simulasi dan modul interaktif efektif dalam memperkuat pemahaman, keterampilan praktis, serta kesiapsiagaan kader dalam penanganan jenazah sesuai standar syariat dan protokol kesehatan.
Pengabdian kepada masyarakat dengan judul Pemberdayaan Kader Aisyiyah Kelurahan Malili Luwu Timur dalam Penanganan Jenazah melalui Metode Simulasi dan Modul Interaktif berhasil meningkatkan kapasitas kader secara signifikan.Melalui tahapan survei, pelatihan komprehensif berbasis modul interaktif dan simulasi praktik, serta evaluasi berkelanjutan, kader memperoleh pemahaman yang lebih baik dan keterampilan praktis dalam tata cara penanganan jenazah sesuai syariat Islam dan protokol kesehatan.Secara kuantitatif, rata-rata skor pengetahuan meningkat sebesar 52%, dari tingkat pemahaman awal yang masih rendah menjadi kemampuan yang memadai setelah pelatihan.Keterampilan praktis, terutama dalam prosedur pemulasaraan jenazah sesuai syariat dan protokol kesehatan, juga menunjukkan peningkatan substansial hingga 75%.Refleksi terhadap dampak pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis simulasi dan modul interaktif secara signifikan meningkatkan kompetensi kader Aisyiyah dalam penanganan jenazah, baik dari aspek pengetahuan fikih maupun keterampilan teknis sesuai protokol kesehatan.Peningkatan ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan dan kepercayaan diri kader dalam praktik lapangan, tetapi juga membentuk perubahan perilaku yang mendukung pelaksanaan tugas sosial keagamaan secara lebih profesional dan bertanggung jawab.Potensi keberlanjutan program ini sangat besar, mengingat integrasi modul pelatihan ke dalam struktur organisasi Aisyiyah dan kolaborasi dengan PD Muhammadiyah di Kabupaten Luwu Timur yang memiliki jaringan luas dan sumber daya pendidikan.Dengan demikian, pelatihan ini dapat menjadi model pemberdayaan kader yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia berbasis keagamaan dan kesehatan masyarakat, serta memperkuat peran strategis Aisyiyah dalam pelayanan sosial di tingkat komunitas.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan modul interaktif yang lebih sederhana dan user-friendly, serta menyediakan pendampingan teknis bagi kader Aisyiyah yang kurang terbiasa dengan teknologi. Selain itu, penting untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga kesehatan untuk penyediaan APD yang cukup dan berkualitas bagi kader Aisyiyah selama praktik dan penanganan jenazah. Menjadwalkan pelatihan dengan waktu yang fleksibel dan sistem modulasi juga dapat membantu kader Aisyiyah mengikuti pelatihan sesuai kemampuan waktu mereka tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Melakukan pelatihan lanjutan secara berkala dan membangun forum komunikasi antar kader Aisyiyah untuk berbagi pengalaman dan solusi praktis dalam penanganan jenazah dapat menjadi strategi untuk memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan kader dalam menghadapi berbagai skenario penanganan jenazah di lapangan.
| File size | 633.25 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALSJOURNALS Hal ini terbukti dari perubahan positif pada pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lebih produktif. Program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutanHal ini terbukti dari perubahan positif pada pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lebih produktif. Program ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan
KAMPUSMELAYUKAMPUSMELAYU Wali yang paling utama adalah ayah, kemudian kakek dari pihak ayah, dan seterusnya sesuai dengan ketentuan dalam fikih Islam. Berdasarkan pembahasan dalamWali yang paling utama adalah ayah, kemudian kakek dari pihak ayah, dan seterusnya sesuai dengan ketentuan dalam fikih Islam. Berdasarkan pembahasan dalam
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisa data deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui cara library research (Penulisan kepustakaan)Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui analisa data deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui cara library research (Penulisan kepustakaan)
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Asuransi berfungsi sebagai jaminan sosial dan ekonomi bagi individu dan perusahaan, bukan hanya untuk keuntungan finansial. Secara hukum, asuransi di IndonesiaAsuransi berfungsi sebagai jaminan sosial dan ekonomi bagi individu dan perusahaan, bukan hanya untuk keuntungan finansial. Secara hukum, asuransi di Indonesia
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Untuk mewujudkan pasar yang adil dan transparan, diperlukan sinergi antara hukum persaingan usaha dan perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen tidakUntuk mewujudkan pasar yang adil dan transparan, diperlukan sinergi antara hukum persaingan usaha dan perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen tidak
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Penelitian lembaga perlindungan konsumen dan betapa sulitnya melindungi hak- hak konsumen di era digital dan globalisasi. Penelitian menunjukkan bahwaPenelitian lembaga perlindungan konsumen dan betapa sulitnya melindungi hak- hak konsumen di era digital dan globalisasi. Penelitian menunjukkan bahwa
ALFARABIALFARABI Kepala sekolah membuat perencanaan program islam melalui rapat dengan seluruh guru. Program yang dijalankan antara lain pembacaan doa sebelum belajar,Kepala sekolah membuat perencanaan program islam melalui rapat dengan seluruh guru. Program yang dijalankan antara lain pembacaan doa sebelum belajar,
RADEN FATAHRADEN FATAH Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan teknik analisis deskriptif-komparatif. Data primer diperoleh dari teksPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan teknik analisis deskriptif-komparatif. Data primer diperoleh dari teks
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Peran orang tua sangat berpengaruh dalam penanganan kejang demam. Pengetahuan yang memadai dapat membantu orang tua mengelola kejang demam secara efektif.Peran orang tua sangat berpengaruh dalam penanganan kejang demam. Pengetahuan yang memadai dapat membantu orang tua mengelola kejang demam secara efektif.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Di tengah pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, serta keragaman budaya dan agama yang semakin kompleks, pendidikan agama dituntut lebih dari sekadarDi tengah pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, serta keragaman budaya dan agama yang semakin kompleks, pendidikan agama dituntut lebih dari sekadar
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Temuan ini juga menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi model perencanaan strategis yang lebih luas dan komprehensif pada berbagaiTemuan ini juga menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi model perencanaan strategis yang lebih luas dan komprehensif pada berbagai
UNIMALUNIMAL Guru diharapkan memiliki keterampilan dalam menciptakan suasana belajar yang baik agar waktu yang digunakan lebih efisien serta melibatkan semua anggotaGuru diharapkan memiliki keterampilan dalam menciptakan suasana belajar yang baik agar waktu yang digunakan lebih efisien serta melibatkan semua anggota