RADEN FATAHRADEN FATAH
Usroh: Jurnal Hukum Keluarga IslamUsroh: Jurnal Hukum Keluarga IslamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep relasi gender antara suami dan istri dalam tafsir Al-Misbah dan Fathul Qadhir terhadap Surah An-Nisa ayat 34. Kajian ini berangkat dari perdebatan klasik hingga kontemporer mengenai peran dan tanggung jawab suami istri dalam keluarga muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan teknik analisis deskriptif-komparatif. Data primer diperoleh dari teks tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab dan tafsir Fathul Qadhir karya Asy-Syaukani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Misbah menafsirkan ayat tersebut secara kontekstual dengan menekankan prinsip keadilan dan kesalingan dalam relasi gender, sedangkan Fathul Qadhir lebih menekankan pendekatan tekstual yang mencerminkan norma sosial patriarkal masyarakat Arab klasik. Meskipun berbeda pendekatan, keduanya sepakat bahwa suami berperan sebagai pemimpin dan pencari nafkah, sedangkan istri berperan dalam menjaga kehormatan dan ketaatan dalam rumah tangga. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual seperti yang digunakan dalam Al-Misbah lebih relevan dalam menjawab dinamika relasi gender dalam keluarga modern tanpa mengabaikan prinsip-prinsip syariat Islam.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tafsir al-Misbah dan Tafsir Fathul Qadhir sama-sama mengakui hak dan kewajiban suami istri dalam Surah An-Nisa ayat 34, dengan suami sebagai pemimpin dan penanggung nafkah, serta istri berperan dalam menjaga keharmonisan dan ketaatan.Tafsir al-Misbah menawarkan perspektif kontekstual dan fleksibel yang menekankan keadilan dan kasih sayang, sedangkan Tafsir Fathul Qadhir mempertahankan pendekatan literal dan tradisional yang berakar pada norma patriarkal.Dengan demikian, pendekatan kontekstual seperti yang diusung Al-Misbah lebih relevan untuk menjawab tantangan keluarga Muslim modern tanpa mengabaikan prinsip syariat Islam, sekaligus mendorong tafsir yang responsif demi mewujudkan hukum keluarga yang adil dan harmonis.
Melihat signifikansi perbedaan pendekatan antara Tafsir Al-Misbah yang kontekstual dan Tafsir Fathul Qadhir yang literal dalam membentuk pemahaman relasi gender, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa arah krusial. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi empiris yang mendalam mengenai bagaimana berbagai interpretasi Surah An-Nisa ayat 34 ini benar-benar diterapkan dan memengaruhi dinamika kekuasaan serta pembagian peran dalam keluarga Muslim modern di berbagai komunitas. Studi ini dapat mengidentifikasi apakah pemahaman kontekstual Al-Misbah secara nyata berkorelasi dengan peningkatan keadilan gender dan penurunan kasus kekerasan dalam rumah tangga, dibandingkan dengan komunitas yang lebih didominasi oleh interpretasi literal. Kedua, diperlukan penelitian pengembangan kurikulum atau modul edukasi yang mengintegrasikan pendekatan kontekstual dan maqāṣid al-syarīah dari Tafsir Al-Misbah ke dalam pendidikan Islam, baik di pesantren, perguruan tinggi, maupun program penyuluhan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kerangka ilmiah yang tidak hanya valid secara tekstual tetapi juga adil secara sosial, sehingga nilai-nilai Islam dapat berfungsi sebagai kekuatan pembebas, bukan pembelenggu. Terakhir, investigasi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis resistensi dan penerimaan terhadap reinterpretasi progresif ayat-ayat hukum keluarga di kalangan ulama tradisional dan masyarakat konservatif. Penelitian ini penting untuk memahami faktor-faktor sosial dan teologis yang memengaruhi adopsi interpretasi yang lebih inklusif dan responsif terhadap tantangan kontemporer, sekaligus merumuskan strategi dakwah dan advokasi yang efektif untuk mewujudkan hukum keluarga Islam yang seimbang dan berkeadilan.
| File size | 362.64 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALSJOURNALS Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat IslamPermasalahan utama yang diidentifikasi adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan kader terkait tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penerapan metode demonstrasi terbukti membantu meningkatkan prestasi belajar siswa, baik pada aspek kognitif (pengetahuan tentang rukun dan syarat wudhu),Penerapan metode demonstrasi terbukti membantu meningkatkan prestasi belajar siswa, baik pada aspek kognitif (pengetahuan tentang rukun dan syarat wudhu),
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya mengajarkan pengetahuan keislaman, tetapi juga membentuk akhlak, sikap, dan kesadaran moral siswa berdasarkanPendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya mengajarkan pengetahuan keislaman, tetapi juga membentuk akhlak, sikap, dan kesadaran moral siswa berdasarkan
STEBIS IGMSTEBIS IGM Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi investasi syariah di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa ekonomi syariah, agar mereka tidakTemuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi investasi syariah di kalangan generasi muda, khususnya mahasiswa ekonomi syariah, agar mereka tidak
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Diperlukan reformasi regulasi yang responsif terhadap teknologi, penguatan kelembagaan pengawas, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi,Diperlukan reformasi regulasi yang responsif terhadap teknologi, penguatan kelembagaan pengawas, dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi,
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif untuk memperkuat infrastruktur, regulasi, dan kerja sama antar lembaga. Kerjasama yang erat antara pemerintah,Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif untuk memperkuat infrastruktur, regulasi, dan kerja sama antar lembaga. Kerjasama yang erat antara pemerintah,
RUMAHJURNALRUMAHJURNAL Penelitian ini membahas efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran merek dagang di Indonesia dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan perkembanganPenelitian ini membahas efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran merek dagang di Indonesia dalam menghadapi tantangan era globalisasi dan perkembangan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Kedua hal ini terus berkembang sejak awal berdirinya hingga saat ini bahkan banyak ditiru oleh pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanKedua hal ini terus berkembang sejak awal berdirinya hingga saat ini bahkan banyak ditiru oleh pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
Useful /
USIUSI Penataan sempadan jalan di kawasan Universitas Simalungun masih menghadapi tantangan berupa ketidakteraturan jalur pedestrian, penggunaan ruang oleh PKL,Penataan sempadan jalan di kawasan Universitas Simalungun masih menghadapi tantangan berupa ketidakteraturan jalur pedestrian, penggunaan ruang oleh PKL,
USIUSI Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi: rehabilitasi vegetasi bantaran sungai dengan tanaman lokal, penguatan regulasi dan penegakan hukum, pemberdayaanStrategi pengembangan yang diusulkan meliputi: rehabilitasi vegetasi bantaran sungai dengan tanaman lokal, penguatan regulasi dan penegakan hukum, pemberdayaan
STEBIS IGMSTEBIS IGM Hal ini menunjukkan variabel persepsi harga, kualitas produk, dan gaya hidup dapat dijelaskan dalam penelitian ini sebesar 48. 5% dapat dijelaskan olehHal ini menunjukkan variabel persepsi harga, kualitas produk, dan gaya hidup dapat dijelaskan dalam penelitian ini sebesar 48. 5% dapat dijelaskan oleh
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Artinya disini, para tokoh agama yang ada di Bengkulu Utara memakai pola tradisional, walaupun dalam satu sisi ada berprinsip rasional atau Mutazilah.Artinya disini, para tokoh agama yang ada di Bengkulu Utara memakai pola tradisional, walaupun dalam satu sisi ada berprinsip rasional atau Mutazilah.