RADEN FATAHRADEN FATAH
Usroh: Jurnal Hukum Keluarga IslamUsroh: Jurnal Hukum Keluarga IslamPerubahan peran gender yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir telah menggeser dinamika sosial secara luas, termasuk dalam lingkup keluarga. Evolusi ini turut mempengaruhi tatanan hukum keluarga yang selama ini lebih cenderung mengacu pada peran tradisional gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak mendalam dari perubahan peran gender terhadap dinamika hukum keluarga dalam konteks masyarakat modern. Fokus kajian meliputi pengaruh perubahan peran gender terhadap hak asuh anak, relasi dalam pernikahan dan perceraian, serta implikasi hukum lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggabungkan berbagai metode pengumpulan data. Data primer diperoleh melalui studi literatur, analisis dokumen hukum terkait, dan studi kasus. Analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif untuk mengidentifikasi perubahan signifikan dalam hukum keluarga yang berkaitan dengan pergeseran peran gender. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan peran gender memiliki dampak signifikan terhadap hukum keluarga, terutama dalam aspek pernikahan dan perceraian. Hukum keluarga perlu menyesuaikan diri dengan dinamika sosial yang semakin menekankan prinsip kesetaraan gender, baik dalam hak dan kewajiban suami istri maupun dalam pengambilan keputusan terkait hak asuh anak. Meskipun terjadi perubahan regulasi, penerapannya masih menghadapi tantangan, termasuk bias gender dan norma sosial yang masih kuat. Oleh karena itu, diperlukan reformasi hukum yang lebih adil dan inklusif serta penelitian lebih lanjut untuk memastikan sistem hukum keluarga yang responsif terhadap perubahan sosial dan menciptakan keadilan bagi semua pihak.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan peran gender memberikan dampak signifikan terhadap hukum keluarga, baik dalam pernikahan maupun perceraian.Dalam pernikahan, meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja dan pendidikan menuntut hak dan kewajiban suami istri didasarkan pada prinsip kesetaraan, sementara dalam perceraian penetapan hak asuh anak kini mempertimbangkan kepentingan terbaik anak daripada asumsi tradisional bahwa ibu adalah pengasuh utama.Meskipun regulasi telah mengalami perubahan, implementasinya masih terhambat oleh bias gender dan norma sosial yang kuat, sehingga diperlukan reformasi hukum yang lebih adil, inklusif, serta penelitian lanjutan untuk mewujudkan sistem hukum keluarga yang responsif terhadap dinamika sosial.
Penelitian selanjutnya dapat menguji bagaimana penggunaan teknologi digital dalam pengasuhan anak memengaruhi keputusan hak asuh dalam pengadilan keluarga Indonesia, dengan mengumpulkan data kasus dan wawancara hakim. Selanjutnya, diperlukan analisis komparatif mengenai tingkat bias gender dalam penerapan hukum keluarga di berbagai provinsi, untuk mengidentifikasi faktor-faktor regional yang memperkuat atau mengurangi ketidaksetaraan. Selain itu, studi longitudinal yang melacak dampak penerapan prinsip kesetaraan gender dalam pernikahan terhadap kesejahteraan ekonomi keluarga dapat memberikan gambaran tentang manfaat jangka panjang reformasi hukum. Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang dinamika sosial‑hukuman dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih adil serta responsif terhadap perubahan peran gender.
- Fathers' involvement and children's developmental outcomes: a systematic review of longitudinal... doi.org/10.1111/j.1651-2227.2007.00572.xFathers involvement and childrens developmental outcomes a systematic review of longitudinal doi 10 1111 j 1651 2227 2007 00572 x
- Review: Violence Against Women in South Asian Communities: issues for policy and practice Edited by RAVI... journals.sagepub.com/doi/10.1177/03063968100520020902Review Violence Against Women in South Asian Communities issues for policy and practice Edited by RAVI journals sagepub doi 10 1177 03063968100520020902
- ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PENGUATAN PERAN PEREMPUAN DALAM KESETARAAN GENDER PADA PENGURUS... doi.org/10.24239/familia.v3i2.78ANALISIS HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP PENGUATAN PERAN PEREMPUAN DALAM KESETARAAN GENDER PADA PENGURUS doi 10 24239 familia v3i2 78
- PERAN GENDER ORANG TUA-REMAJA DALAM FUNGSI KELUARGA DAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF REMAJA | Jurnal Ilmu... doi.org/10.24156/jikk.2021.14.3.255PERAN GENDER ORANG TUA REMAJA DALAM FUNGSI KELUARGA DAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF REMAJA Jurnal Ilmu doi 10 24156 jikk 2021 14 3 255
| File size | 274.8 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Implikasinya, film berpotensi menjadi alat edukasi untuk mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan dalam masyarakat. Film Losmen Bu BrotoImplikasinya, film berpotensi menjadi alat edukasi untuk mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan dalam masyarakat. Film Losmen Bu Broto
LIFESCIFILIFESCIFI Penelitian ini menemukan bahwa risiko pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko perusahaan, menunjukkan bahwa perusahaan cenderung mengadopsiPenelitian ini menemukan bahwa risiko pajak berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko perusahaan, menunjukkan bahwa perusahaan cenderung mengadopsi
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Putra Darul Ulum Waddahwah, dengan sampel adalah santri putra yang ada di pondok. Jumlah sampel pada penelitainPenelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Putra Darul Ulum Waddahwah, dengan sampel adalah santri putra yang ada di pondok. Jumlah sampel pada penelitain
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil Penelitian: Secara keseluruhan pada literature review ini, dari 13 sumber menjelaskan bahwa walking exercise dapat menurunkan tekanan darah padaHasil Penelitian: Secara keseluruhan pada literature review ini, dari 13 sumber menjelaskan bahwa walking exercise dapat menurunkan tekanan darah pada
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Perilaku makan pada usia pertengahan remaja merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan. Makanan yang dikonsumsi seharusnya mengandung berbagai zat gizi,Perilaku makan pada usia pertengahan remaja merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan. Makanan yang dikonsumsi seharusnya mengandung berbagai zat gizi,
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak dan unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Masa lima tahun adalah periode penting dimanaStatus gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak dan unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Masa lima tahun adalah periode penting dimana
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Kesimpulan penelitian ini adalah PNF dan MWD dengan Core Stability dan MWD memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri pada penderitaKesimpulan penelitian ini adalah PNF dan MWD dengan Core Stability dan MWD memiliki perbedaan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan nyeri pada penderita
ITEKES BALIITEKES BALI Sampel diambil terpisah dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 64 responden remaja laki-laki dan 64 responden remaja perempuan.Sampel diambil terpisah dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 64 responden remaja laki-laki dan 64 responden remaja perempuan.
Useful /
IRPIIRPI Bogor memiliki destinasi ekowisata unggulan di Indonesia yang menawarkan keasrian alam dan kemudahan akses dari Jakarta. Namun, peningkatan jumlah wisatawanBogor memiliki destinasi ekowisata unggulan di Indonesia yang menawarkan keasrian alam dan kemudahan akses dari Jakarta. Namun, peningkatan jumlah wisatawan
IRPIIRPI Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi sistem tersebut menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dengan kebaruan pada penerapan evaluasiPenelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi sistem tersebut menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dengan kebaruan pada penerapan evaluasi
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Pneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, ditandai dengan tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuanPneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, ditandai dengan tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Diare atau mencret didefinisikan sebagai buang air besar dengan feses tidak berbentuk atau cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. FesesDiare atau mencret didefinisikan sebagai buang air besar dengan feses tidak berbentuk atau cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Feses