POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan MakassarMedia Kesehatan Politeknik Kesehatan MakassarPneumonia pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, ditandai dengan tingginya angka morbiditas dan mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian pneumonia pada anak balita di Puskesmas Lapadde Kota Parepare. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional menggunakan sampel sebanyak 13 balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya ada satu faktor risiko yang signifikan, yaitu adanya anggota keluarga yang merokok di dalam rumah. Faktor-faktor lain seperti tingkat pengetahuan ibu, status gizi, riwayat ASI eksklusif, dan kelengkapan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pneumonia pada balita. Kegiatan edukasi tentang peningkatan pemberian ASI eksklusif dan nutrisi kepada orang tua balita perlu ditingkatkan untuk pencegahan pneumonia.
Berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pneumonia pada balita, pendidikan ibu, jenis kelamin balita, tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia, keberadaan anggota keluarga yang merokok, status gizi, riwayat pemberian ASI eksklusif, dan kelengkapan imunisasi secara bersama-sama berperan dalam kejadian pneumonia pada balita di Puskesmas Lapadde Kota Parepare.Penelitian ini mengidentifikasi adanya anggota keluarga yang merokok sebagai faktor risiko signifikan.Peningkatan edukasi dan kesadaran mengenai faktor risiko pneumonia penting untuk dilakukan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam mengenai dampak paparan asap rokok terhadap fungsi paru-paru dan sistem kekebalan tubuh pada balita untuk memahami mekanisme bagaimana paparan tersebut meningkatkan risiko pneumonia. Kedua, penelitian dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan balita dari usia dini dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang muncul seiring waktu, serta menilai efektivitas intervensi yang ditujukan untuk mengurangi risiko pneumonia. Ketiga, mengingat peran penting pengetahuan ibu dalam pencegahan pneumonia, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi program edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu terkait dengan praktik perawatan anak yang aman dan sehat, termasuk pentingnya nutrisi yang baik, pemberian ASI eksklusif, serta menghindari paparan asap rokok dan polusi udara. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan akurat untuk merumuskan strategi pencegahan pneumonia yang lebih efektif dan berkelanjutan.
| File size | 105 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMDUMD Responden dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 50 orang. Metode pengumpulan data - data dengan menggunakan wawancara, kusioner danResponden dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumlah 50 orang. Metode pengumpulan data - data dengan menggunakan wawancara, kusioner dan
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Populasinya 244 responden (4 responden untuk pemahaman bahasa, 30 responden uji validitas dan reliabilitas dan 210 responden uji akhir instrument). HasilPopulasinya 244 responden (4 responden untuk pemahaman bahasa, 30 responden uji validitas dan reliabilitas dan 210 responden uji akhir instrument). Hasil
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Latar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit kutu yang dapat terowongan di dalam kulit. Akibatnya, hal itu dapat menyebabkanLatar Belakang: Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit kutu yang dapat terowongan di dalam kulit. Akibatnya, hal itu dapat menyebabkan
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Perilaku makan pada usia pertengahan remaja merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan. Makanan yang dikonsumsi seharusnya mengandung berbagai zat gizi,Perilaku makan pada usia pertengahan remaja merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan. Makanan yang dikonsumsi seharusnya mengandung berbagai zat gizi,
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Sampel adalah mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar yang berjumlah 71 orang dan dipilih secara random sampling. Data pengetahuan giziSampel adalah mahasiswa Jurusan Fisioterapi Poltekkes Kemenkes Makassar yang berjumlah 71 orang dan dipilih secara random sampling. Data pengetahuan gizi
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran efektifitas terapi musik dan guided imagery dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dengan preeklamsia.Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran efektifitas terapi musik dan guided imagery dalam menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dengan preeklamsia.
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Lokasi penelitian untuk pengambilan sampel adalah Puskesmas Rijali Ambon dan lokasi untuk pemeriksaan sampel adalah balai laboratorium kesehatan provinsiLokasi penelitian untuk pengambilan sampel adalah Puskesmas Rijali Ambon dan lokasi untuk pemeriksaan sampel adalah balai laboratorium kesehatan provinsi
UISUUISU Terdapat faktor dari Low Back Pain yaitu lamanya waktu bermain game dan banyaknya pekerjaan. Terdapat hubungan antara lama bermain game dengan low backTerdapat faktor dari Low Back Pain yaitu lamanya waktu bermain game dan banyaknya pekerjaan. Terdapat hubungan antara lama bermain game dengan low back
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Simpulan penelitian menunjukan simulasi gempa bumi dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi kepadaSimpulan penelitian menunjukan simulasi gempa bumi dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi kepada
UISUUISU Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) mempengaruhi kesejahteraan psikologis karena kesejahteraan psikologis adalah kemampuan individu untuk sejahteraSpiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) mempengaruhi kesejahteraan psikologis karena kesejahteraan psikologis adalah kemampuan individu untuk sejahtera
UISUUISU Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa responden pada kelompok kasus sebagian besar berusia 36-46 tahun, dengan jenis kelamin perempuan dan berpendidikanBerdasarkan hasil analisis diketahui bahwa responden pada kelompok kasus sebagian besar berusia 36-46 tahun, dengan jenis kelamin perempuan dan berpendidikan
UISUUISU Pengujian data menggunakan analisis bivariat yang digunakan untuk data kategorik tidak berpasangan yaitu uji somersd. Dari pengujian uji somers d menunjukkanPengujian data menggunakan analisis bivariat yang digunakan untuk data kategorik tidak berpasangan yaitu uji somersd. Dari pengujian uji somers d menunjukkan