PROSCIENCESPROSCIENCES
One moment, please...One moment, please...Pendahuluan: Di Indonesia, masalah gizi anak balita khususnya stunting, masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Menurut World Health Organization (WHO, 2020) mencatat 149,2 juta anak-anak di bawah 5 tahun mengalami gangguan perkembangan, dengan 94% di antaranya berada di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Indonesia masih memiliki prevalensi gangguan perkembangan anak yang cukup tinggi, yaitu 7,51% anak mengalami gangguan perkembangan dan sekitar 1-3% anak di bawah 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan. Di Desa Bitung Jaya, Tangerang, literasi gizi masyarakat masih menjadi perhatian utama, dengan hampir 40% penduduk menunjukkan kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai gizi anak. Hambatan seperti akses terbatas terhadap informasi kesehatan dan tingkat pendidikan yang rendah semakin memperburuk masalah ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang infografis edukasi gizi anak yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bitung Jaya sebagai strategi kreatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang gizi anak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian mixed methods. Data dikumpulkan dari ibu-ibu yang menghadiri Posyandu Melati melalui survei dan observasi, serta dari sumber informasi terkait Posyandu, untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, kesenjangan pengetahuan, dan konten yang sesuai untuk pengembangan infografis. Hasil: Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pemahaman yang terbatas tentang gizi anak seimbang dan pencegahan stunting. Pengembangan infografis gizi anak, yang dirancang dengan bahasa sederhana dan elemen visual, serta dipasang di papan mading Posyandu, dianggap sesuai dan mudah diakses oleh masyarakat. Desain infografis membahas topik nutrisi utama yang relevan dengan kebutuhan lokal dan dianggap sebagai media edukasi yang efektif. Kesimpulan: Infografis gizi anak yang dikembangkan dalam penelitian ini menunjukkan potensi sebagai alat edukasi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan literasi gizi masyarakat di Desa Bitung Jaya. Penggunaan media edukasi yang menarik secara visual dan relevan dengan konteks dapat mendukung kegiatan Posyandu dan berkontribusi pada upaya pencegahan masalah gizi anak, termasuk stunting, di tingkat masyarakat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi gizi masyarakat di wilayah Posyandu Melati Bitung masih rendah, meskipun sebagian besar ibu sudah menyadari pentingnya gizi untuk anak.Kurangnya media edukasi yang menarik dan mudah dipahami menjadi salah satu penyebab utama.Penggunaan infografis visual yang menarik dan interaktif terbukti mampu meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya nutrisi anak, terutama dalam pencegahan stunting.Desain infografis yang tepat, berbasis kebutuhan masyarakat lokal, berpotensi membantu mengatasi kesenjangan pengetahuan gizi serta memperkuat fungsi edukatif Posyandu sebagai pusat literasi kesehatan masyarakat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai format infografis, seperti infografis interaktif digital atau infografis berbasis video, dalam meningkatkan literasi gizi masyarakat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak penggunaan infografis dengan metode edukasi kesehatan lainnya, seperti penyuluhan langsung atau pelatihan kelompok, terhadap perubahan perilaku terkait gizi anak. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut persepsi dan pengalaman ibu-ibu dalam menggunakan infografis sebagai sumber informasi gizi, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi infografis di Posyandu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang bagaimana memaksimalkan potensi infografis sebagai alat edukasi kesehatan yang efektif dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak di Indonesia. Dengan memahami preferensi dan kebutuhan masyarakat, serta mengoptimalkan desain dan penyampaian informasi, infografis dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah literasi gizi dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.
| File size | 881.33 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Using a multiple linear regression method, the findings indicate that APBA has a negative and significant effect on the poverty rate, with a coefficientUsing a multiple linear regression method, the findings indicate that APBA has a negative and significant effect on the poverty rate, with a coefficient
PROSCIENCESPROSCIENCES Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimentation. Responden diberikan intervensi akupresur pada titikMetode penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimentation. Responden diberikan intervensi akupresur pada titik
UNUJAUNUJA Data dianalisis secara tematis dengan merujuk pada teori kepemimpinan transformasional, komunikasi digital, dan manajemen krisis. Hasil penelitian menunjukkanData dianalisis secara tematis dengan merujuk pada teori kepemimpinan transformasional, komunikasi digital, dan manajemen krisis. Hasil penelitian menunjukkan
UNUJAUNUJA Hasil ini mengindikasikan bahwa, meskipun kontribusinya tidak dominan, pengelolaan komunitas belajar dan kepemimpinan instruksional secara bersamaan dapatHasil ini mengindikasikan bahwa, meskipun kontribusinya tidak dominan, pengelolaan komunitas belajar dan kepemimpinan instruksional secara bersamaan dapat
UNUJAUNUJA Visualisasi heatmap juga mengungkap kontribusi para penulis terhadap tema-tema utama, dengan menunjukkan kecenderungan seimbang antara spesialisasi danVisualisasi heatmap juga mengungkap kontribusi para penulis terhadap tema-tema utama, dengan menunjukkan kecenderungan seimbang antara spesialisasi dan
UNSIQUNSIQ Kandungan gizi kerupuk kemudian diuji di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada. Program ini menghasilkan peningkatan keterampilan anggotaKandungan gizi kerupuk kemudian diuji di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada. Program ini menghasilkan peningkatan keterampilan anggota
MARANATHAMARANATHA Semakin tinggi waktu pajanan layar maka kemungkinan akan meningkatkan pula dampak negatif pada perkembangan anak yang akan memengaruhi kualitas sumberSemakin tinggi waktu pajanan layar maka kemungkinan akan meningkatkan pula dampak negatif pada perkembangan anak yang akan memengaruhi kualitas sumber
MARANATHAMARANATHA Disimpulkan bahwa, kombinasi teh rosela dan daun sambung nyawa mengandung senyawa antiobesitas yang berpotensi sebagai terapi untuk penderita obesitas.Disimpulkan bahwa, kombinasi teh rosela dan daun sambung nyawa mengandung senyawa antiobesitas yang berpotensi sebagai terapi untuk penderita obesitas.
Useful /
UNUJAUNUJA Dari seluruh faktor tersebut, aspek individual menjadi kategori yang paling menonjol, diikuti oleh budaya organisasi dan kepemimpinan. Temuan ini menunjukkanDari seluruh faktor tersebut, aspek individual menjadi kategori yang paling menonjol, diikuti oleh budaya organisasi dan kepemimpinan. Temuan ini menunjukkan
MARANATHAMARANATHA Melalui laporan kasus ini, kami hendak menyorot PRCA sebagai salah satu diagnosis banding yang harus dipertimbangkan apabila ditemukan anemia simtomatikMelalui laporan kasus ini, kami hendak menyorot PRCA sebagai salah satu diagnosis banding yang harus dipertimbangkan apabila ditemukan anemia simtomatik
MARANATHAMARANATHA Diet tinggi lemak (DTL) dalam rentang waktu lama telah terbukti menginduksi disfungsi metabolik dan menyebabkan inflamasi berbagai organ, termasuk retina.Diet tinggi lemak (DTL) dalam rentang waktu lama telah terbukti menginduksi disfungsi metabolik dan menyebabkan inflamasi berbagai organ, termasuk retina.
MARANATHAMARANATHA Penelitian ini menggunakan metode penelitian menggunakan telaah sistematis dengan memasukkan kata kunci pada database Google Scholar, Pubmed, ProQuestPenelitian ini menggunakan metode penelitian menggunakan telaah sistematis dengan memasukkan kata kunci pada database Google Scholar, Pubmed, ProQuest