UMSUMS

Jurnal KesehatanJurnal Kesehatan

Diabetes merupakan penyakit kronis yang sering berujung pada komplikasi vaskular. Komplikasi mikrovaskular pada area distal paling sering terjadi ditandai dengan diabetic foot. Insidensi dan morbiditas komplikasi kaki diabetes dapat dicegah dengan deteksi dini. Upaya pemeriksaan kaki yang efektif perlu dilakukan oleh pasien secara mandiri disertai dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan dukungan keluarga untuk membantu pasien diabetes melakukan pencegahan komplikasi kaki. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen, single group pre-post test design. Intervensi yang diberikan berupa edukasi dengan pendekatan video. Video diadaptasi dari pop up book diabetic foot screening meliputi 12 langkah pemeriksaan tanda dan gejala komplikasi kaki, interpretasi total skor, rekomendasi tindak lanjut, dan perawatan kaki mandiri. Total sampel terdiri dari 40 pasang pasien DM dan anggota keluarga yang bersedia menjadi responden penelitian. Berdasarkan hasil uji analisis statistik wilcoxon test, nilai p=0.009 (p<0,05) dengan median total skor dukungan keluarga sebelum intervensi 77 dan setelah intervensi 81,6. Penelitian ini menyimpulkan edukasi berbasis video dengan konten pemeriksaan kaki untuk mencegah komplikasi kaki diabetes efektif untuk meningkatkan dukungan keluarga.

Edukasi berbasis video terbukti efektif dalam meningkatkan dukungan keluarga terhadap pencegahan komplikasi kaki diabetes.Distribusi media video perlu memperhatikan aspek teknis seperti ukuran data, bandwidth, dan kualitas sinyal internet.Penelitian selanjutnya disarankan untuk menyempurnakan instrumen pemeriksaan, mengadaptasi konten edukasi, serta mengembangkan pendekatan yang memungkinkan interaksi langsung antara pengguna dan tenaga kesehatan.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk menguji efektivitas media edukasi video interaktif yang terintegrasi dengan fitur konsultasi langsung secara daring antara keluarga pasien dan tenaga kesehatan, agar dapat memberikan umpan balik real-time dalam pemeriksaan kaki diabetes. Kedua, sebaiknya dilakukan studi untuk menyesuaikan konten video edukasi berdasarkan tingkat literasi kesehatan dan latar belakang sosial budaya keluarga, guna memastikan kebermaknaan dan keterpahaman pesan pencegahan komplikasi kaki diabetes. Ketiga, perlu dikaji penerapan pendekatan hybrid, yaitu kombinasi video edukasi dengan pelatihan langsung secara berkala, untuk menilai dampaknya terhadap keterampilan praktik pemeriksaan kaki dan kemandirian pasien dalam jangka panjang, terutama pada keluarga dengan keterbatasan akses teknologi dan internet.

  1. Pengaruh Program Edukasi Perawatan Kaki Berbasis Keluarga terhadap Perilaku Perawatan Kaki pada Pasien... jkp.fkep.unpad.ac.id/index.php/jkp/article/view/293Pengaruh Program Edukasi Perawatan Kaki Berbasis Keluarga terhadap Perilaku Perawatan Kaki pada Pasien jkp fkep unpad ac index php jkp article view 293
Read online
File size347.67 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test