PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN
Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti RufaidahGangguan jiwa merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan dukungan keluarga dalam proses perawatan harian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga dan kemampuan mereka dalam merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa di Puskesmas Neglasari, Kota Tangerang. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 45 responden yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur mengenai pengetahuan (skala Guttman) dan kemampuan merawat (skala Likert), lalu dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,1% keluarga memiliki pengetahuan kurang, sementara 40% dinilai tidak mampu memberikan perawatan memadai. Analisis bivariat menemukan hubungan signifikan antara pengetahuan keluarga dan kemampuan merawat (p=0,009). Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi kesehatan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan gangguan jiwa. Implementasi program psikoedukasi keluarga di fasilitas kesehatan primer menjadi penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam perawatan berbasis rumah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pelayanan kesehatan jiwa berbasis komunitas dan menjadi dasar bagi penelitian lanjutan terkait intervensi edukatif dan dukungan sosial keluarga.
Penelitian ini menemukan hubungan positif antara pengetahuan keluarga dan kemampuan merawat pasien gangguan jiwa, menegaskan pentingnya literasi kesehatan jiwa sebagai faktor kunci perawatan berbasis rumah tangga.Kontribusi penelitian ini adalah penegasan bahwa intervensi psikoedukatif keluarga efektif meningkatkan kapasitas perawatan, mencegah kekambuhan, dan memperbaiki kualitas hidup pasien serta caregiver.Untuk studi lanjutan, disarankan meneliti variabel lain seperti dukungan sosial, tingkat stres caregiver, dan kondisi ekonomi keluarga, serta melakukan studi longitudinal guna menilai dampak intervensi jangka panjang.
Berdasarkan temuan yang menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan keluarga dan kemampuan merawat pasien gangguan jiwa, serta adanya keterbatasan penelitian sebelumnya, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga area kunci. Pertama, sangat dianjurkan untuk melakukan studi longitudinal guna mengevaluasi efektivitas jangka panjang program psikoedukasi keluarga yang terstruktur. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana peningkatan pengetahuan dan keterampilan perawatan dapat dipertahankan oleh keluarga, serta dampaknya yang nyata terhadap penurunan angka kekambuhan pasien dan peningkatan kualitas hidup baik bagi pasien maupun caregiver. Fokus bisa diarahkan pada identifikasi modul psikoedukasi yang paling efektif dan adaptasinya terhadap berbagai latar belakang budaya di Indonesia. Kedua, perluasan cakupan variabel penelitian akan memberikan pemahaman yang lebih holistik. Studi lanjutan dapat menyelidiki secara mendalam bagaimana faktor-faktor seperti tingkat stres yang dialami caregiver, jenis dan sumber dukungan sosial yang mereka peroleh, serta kondisi ekonomi keluarga, secara bersamaan memengaruhi kemampuan merawat. Penting juga untuk menelaah interaksi antar variabel ini dan mengidentifikasi mana yang paling berkorelasi kuat dengan luaran perawatan yang optimal. Terakhir, mengingat latar belakang yang menyinggung masalah stigma sosial terhadap gangguan jiwa, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi secara spesifik bagaimana stigma ini memengaruhi kesediaan keluarga dalam mencari bantuan profesional dan mengaplikasikan pengetahuan yang telah didapat, serta bagaimana program intervensi dapat dirancang untuk tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memberdayakan keluarga dalam mengatasi tantangan stigma tersebut. Dengan demikian, penelitian di masa depan dapat merumuskan model intervensi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
- Peran Pengetahuan Keluarga dalam Meningkatkan Kemampuan Perawatan Pasien Gangguan Jiwa Berbasis Komunitas... doi.org/10.57214/jasira.v3i4.250Peran Pengetahuan Keluarga dalam Meningkatkan Kemampuan Perawatan Pasien Gangguan Jiwa Berbasis Komunitas doi 10 57214 jasira v3i4 250
- Stigma Masyarakat Terhadap Gangguan Jiwa: Literature Review | Prosiding Seminar Nasional Kesehatan. stigma... doi.org/10.48144/prosiding.v1i.658Stigma Masyarakat Terhadap Gangguan Jiwa Literature Review Prosiding Seminar Nasional Kesehatan stigma doi 10 48144 prosiding v1i 658
| File size | 1.01 MB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Sungai Raya Dalam, terdapat 134 balita mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan statusBerdasarkan studi pendahuluan di Puskesmas Sungai Raya Dalam, terdapat 134 balita mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan status
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Analisis bivariat menggunakan uji korelasi peringkat Spearman menunjukkan koefisien korelasi r = 0,605 dengan nilai p 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikanAnalisis bivariat menggunakan uji korelasi peringkat Spearman menunjukkan koefisien korelasi r = 0,605 dengan nilai p 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Sebanyak 10 artikel dianalisis. AI meningkatkan akurasi dan efisiensi triase (akurasi hingga 99,1% dan pemangkasan waktu tunggu sekitar 30%). Model machineSebanyak 10 artikel dianalisis. AI meningkatkan akurasi dan efisiensi triase (akurasi hingga 99,1% dan pemangkasan waktu tunggu sekitar 30%). Model machine
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Haji Medan terkait pencatatan rekam medis, dapat disimpulkan beberapa hal berikut. Pencantuman IdentitasBerdasarkan hasil penelitian di Rumah Sakit Umum Haji Medan terkait pencatatan rekam medis, dapat disimpulkan beberapa hal berikut. Pencantuman Identitas
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan populasi penderita Hipertensi di kota batam tahun 2023 dan data primer yaitu kuisioner kepatuhan minumPengumpulan data menggunakan data sekunder dengan populasi penderita Hipertensi di kota batam tahun 2023 dan data primer yaitu kuisioner kepatuhan minum
RESEARCHHUBRESEARCHHUB Asupan zat besi yang cukup sangat penting untuk mencegah anemia, dan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi sangat penting untuk mengelola dan mencegahAsupan zat besi yang cukup sangat penting untuk mencegah anemia, dan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi sangat penting untuk mengelola dan mencegah
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Dengan demikian, edukasi dan penyuluhan sangat berperan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatanDengan demikian, edukasi dan penyuluhan sangat berperan dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan
IMADIKLUSIMADIKLUS Pertumbuhan dibatasi pada perubahan struktur dan fisiologis (kejasmanian) (Kemendikbud, 2020). Untuk mengukur pertumbuhan anak usia dini orang tua atauPertumbuhan dibatasi pada perubahan struktur dan fisiologis (kejasmanian) (Kemendikbud, 2020). Untuk mengukur pertumbuhan anak usia dini orang tua atau
Useful /
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Sampel penelitian terdiri dari 60 responden berusia 13 hingga 15 tahun yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesionerSampel penelitian terdiri dari 60 responden berusia 13 hingga 15 tahun yang dipilih menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Test dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai probability (p) lebih kecil dari pada alpha (0,013 < 0,05), denganBerdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Test dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai probability (p) lebih kecil dari pada alpha (0,013 < 0,05), dengan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 95. 5% peserta terdiri dari petinggi Desa dan perangkat Desa yang ada di Kecamatan Tahunan dari respon yang disampaikanHasil kegiatan menunjukkan bahwa 95. 5% peserta terdiri dari petinggi Desa dan perangkat Desa yang ada di Kecamatan Tahunan dari respon yang disampaikan
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Wawancara menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih percaya diri dan siap menyusui secara eksklusif. Konseling dan pendampingan secara langsung terbuktiWawancara menunjukkan bahwa 90% peserta merasa lebih percaya diri dan siap menyusui secara eksklusif. Konseling dan pendampingan secara langsung terbukti