BALELITERASIBALELITERASI
Journal of Educational StudiesJournal of Educational StudiesKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran lingkungan, dan minat siswa terhadap tanaman obat melalui pengembangan kebun tanaman obat di SDN 2 Kelayu Utara. Kegiatan ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan siswa sekolah dasar sebagai peserta. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, dokumentasi aktivitas, dan wawancara informal yang dilakukan selama proses implementasi. Tahapan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat meliputi observasi awal lingkungan sekolah, pengadaan dan penataan tanaman obat yang sesuai dengan usia siswa, pengenalan manfaat dan kegunaan tanaman obat, serta pembiasaan aktivitas penanaman dan perawatan tanaman secara harian. Temuan menunjukkan perubahan positif pada sikap dan perilaku siswa, tercermin dalam peningkatan semangat menanam dan merawat tanaman obat, pemahaman yang lebih baik tentang manfaatnya, serta munculnya kebiasaan seperti berbagi pengetahuan tentang tanaman obat dengan teman sebaya. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada atmosfer belajar yang lebih menarik, menyenangkan, dan berbasis lingkungan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi kebun tanaman obat dalam kegiatan sekolah merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan budaya perawatan lingkungan, meningkatkan pembelajaran kontekstual, serta memperkuat kesadaran siswa tentang tanaman obat pada tingkat sekolah dasar.
Pendirian kebun tanaman obat di SDN 2 Kelayu Utara melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berhasil meningkatkan minat, pengetahuan, dan keterampilan siswa terkait tanaman obat dan perawatan lingkungan.Siswa menjadi lebih aktif terlibat dalam menanam dan merawat tanaman obat, dan kebun berfungsi sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis pengalaman dengan dukungan kolaborasi antara guru dan siswa.Program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesadaran lingkungan dan keterampilan praktis, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, inovatif, dan berbasis pengalaman yang mendukung pengembangan karakter sejak dini.Meskipun memiliki hasil positif, program ini memiliki beberapa keterbatasan.Pertama, aktivitas hanya dilaksanakan di satu sekolah dasar, yang membatasi generalisasi temuan.Kedua, durasi implementasi dan observasi relatif singkat, sehingga sulit menilai dampak jangka panjang pada perilaku lingkungan siswa.Ketiga, studi ini terutama mengandalkan observasi kualitatif dan wawancara tanpa pengukuran kuantitatif untuk mengevaluasi perubahan perilaku secara lebih objektif.Temuan studi ini memiliki implikasi penting bagi praktik dan kebijakan pendidikan.Kebun tanaman obat berbasis sekolah dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar sebagai strategi pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman untuk mendukung pendidikan lingkungan, pembangunan karakter, dan literasi kesehatan.Sekolah dan otoritas pendidikan lokal dianjurkan untuk mendukung program serupa dengan menyediakan fasilitas yang memadai, mengintegrasikan pembelajaran lingkungan ke dalam kebijakan sekolah, serta menawarkan pelatihan guru untuk memperkuat keberlanjutan aktivitas pembelajaran berbasis lingkungan.Studi di masa depan direkomendasikan untuk melibatkan lebih banyak sekolah dan beragam pengaturan pendidikan untuk meningkatkan generalisasi temuan.Para peneliti juga dapat menerapkan pendekatan metode campuran dengan menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur efek jangka panjang pada kesadaran dan perilaku lingkungan siswa.Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi integrasi program kebun tanaman obat dengan mata pelajaran pembelajaran lainnya atau kurikulum berbasis kebijaksanaan lokal untuk memaksimalkan dampak pendidikannya.
Untuk meningkatkan dampak program, disarankan agar sekolah-sekolah dasar mengintegrasikan kebun tanaman obat ke dalam kurikulum mereka sebagai strategi pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman. Hal ini dapat dilakukan dengan menyediakan fasilitas yang memadai, seperti lahan yang cukup untuk menanam berbagai jenis tanaman obat, serta peralatan dan sumber daya yang diperlukan untuk perawatan dan pemeliharaan tanaman. Selain itu, sekolah dapat bekerja sama dengan ahli botani atau ahli tanaman obat untuk memberikan pelatihan dan bimbingan kepada guru dan siswa dalam menanam dan merawat tanaman obat. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar tentang manfaat tanaman obat, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis dan kesadaran lingkungan yang lebih dalam. Selain itu, sekolah dapat mengundang ahli atau praktisi kesehatan tradisional untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman lebih lanjut tentang manfaat tanaman obat dalam pengobatan dan perawatan kesehatan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kaya dan bermakna bagi siswa, serta memperkuat kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan secara alami. Selain itu, disarankan agar sekolah-sekolah dasar bekerja sama dengan komunitas lokal dan keluarga siswa dalam mengembangkan program kebun tanaman obat. Dengan melibatkan berbagai pihak, program ini dapat memiliki dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Sekolah dapat mengadakan lokakarya atau pelatihan bagi orang tua dan anggota komunitas untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan mereka dalam menanam dan merawat tanaman obat. Dengan demikian, pengetahuan dan praktik tanaman obat dapat ditularkan secara luas di masyarakat, dan siswa dapat belajar dari pengalaman langsung orang tua dan anggota komunitas dalam merawat tanaman obat. Melalui kolaborasi ini, sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan bermakna, serta memperkuat hubungan antara sekolah, keluarga, dan komunitas dalam upaya menjaga kesehatan dan lingkungan secara bersama-sama.
| File size | 433.92 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UIJUIJ Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pembelajaran berbasis game edukatif Wordwall dalam materi flora dan fauna langka di IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan media pembelajaran berbasis game edukatif Wordwall dalam materi flora dan fauna langka di Indonesia
CAHAYA ICCAHAYA IC Penelitian ini juga merekomendasikan agar tindak lanjut berkelanjutan terhadap kepatuhan mengonsumsi tablet besi sangat penting untuk memastikan bahwaPenelitian ini juga merekomendasikan agar tindak lanjut berkelanjutan terhadap kepatuhan mengonsumsi tablet besi sangat penting untuk memastikan bahwa
DAARULHUDADAARULHUDA Pertanggungjawaban administratif dan etik diproses melalui mekanisme internal profesi yang melibatkan MKDKI dan MKEK. Sanksi yang dapat dikenakan bervariasi,Pertanggungjawaban administratif dan etik diproses melalui mekanisme internal profesi yang melibatkan MKDKI dan MKEK. Sanksi yang dapat dikenakan bervariasi,
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi budaya diperkenalkan secara tidak konsisten di sekolah, bahwa dongeng-dongeng Cirebon seperti Azan Pitu, KlentengHasil penelitian menunjukkan bahwa literasi budaya diperkenalkan secara tidak konsisten di sekolah, bahwa dongeng-dongeng Cirebon seperti Azan Pitu, Klenteng
MANDALANURSAMANDALANURSA Kurikulum ini dirancang untuk meningkatkan hasil belajar dengan memprioritaskan minat, bakat, dan pengembangan potensi holistik siswa melalui metode pembelajaranKurikulum ini dirancang untuk meningkatkan hasil belajar dengan memprioritaskan minat, bakat, dan pengembangan potensi holistik siswa melalui metode pembelajaran
ILININSTITUTEILININSTITUTE Hasil menunjukkan tingkat pengetahuan peserta. Sebelum kegiatan, hanya 15,91 persen peserta berada dalam kategori baik, meningkat menjadi 38,64 persenHasil menunjukkan tingkat pengetahuan peserta. Sebelum kegiatan, hanya 15,91 persen peserta berada dalam kategori baik, meningkat menjadi 38,64 persen
UMKUMK Sistem ini dirancang untuk membantu siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UNBK melalui simulasi yang interaktif dan mudah diakses. Pengembangan sistemSistem ini dirancang untuk membantu siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi UNBK melalui simulasi yang interaktif dan mudah diakses. Pengembangan sistem
UPIUPI Sebanyak 265 siswa (48,3% perempuan, usia rata-rata 13,6 tahun) dari kelas 7 hingga 8 di empat sekolah secara anonim mengisi tes pemahaman membaca EFL.Sebanyak 265 siswa (48,3% perempuan, usia rata-rata 13,6 tahun) dari kelas 7 hingga 8 di empat sekolah secara anonim mengisi tes pemahaman membaca EFL.
Useful /
ALMEERAEDUCATIONALMEERAEDUCATION Faktor-faktor penyebab termasuk metode pengajaran yang monoton, tekanan dari guru dan lingkungan sekolah, serta pengalaman belajar yang tidak menyenangkan.Faktor-faktor penyebab termasuk metode pengajaran yang monoton, tekanan dari guru dan lingkungan sekolah, serta pengalaman belajar yang tidak menyenangkan.
ARIMBIARIMBI Secara simultan, hasil Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitungSecara simultan, hasil Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini menyimpulkan bahwa hijab tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pakaian, melainkan juga sebagai ekspresi spiritualitas dan identitas keislaman.Penelitian ini menyimpulkan bahwa hijab tidak hanya berfungsi sebagai bentuk pakaian, melainkan juga sebagai ekspresi spiritualitas dan identitas keislaman.
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan Nabi Ibrahim dalam membimbing Ismail mencerminkan keterlibatan ayah yang ideal: komunikasi dialogis, kehadiranHasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan Nabi Ibrahim dalam membimbing Ismail mencerminkan keterlibatan ayah yang ideal: komunikasi dialogis, kehadiran