LAKASPIALAKASPIA

Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru Madrasah

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai tasawuf dalam pendidikan akhlak serta menganalisis peluang implementasinya dalam konteks pendidikan modern. Latar belakang kajian ini didorong oleh semakin nyatanya krisis moral di tengah arus globalisasi dan modernisasi, di mana pendidikan cenderung berfokus pada aspek kognitif dan keterampilan teknis, sementara dimensi spiritual dan moral kerap terabaikan. Tasawuf, dengan orientasi pada penyucian jiwa (tazkiyatun nafs) dan pembentukan akhlak mulia, dipandang sebagai alternatif konseptual yang mampu menguatkan kembali fungsi pendidikan dalam membentuk insan kamil yang berilmu, berkarakter, dan berkepribadian utuh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah karya-karya primer tokoh sufi seperti al-Ghazali, al-Qusyairi, dan Ibnu Athaillah, serta literatur sekunder berupa buku, jurnal, dan artikel ilmiah terkait pendidikan akhlak dan modernisasi pendidikan Islam. Data dianalisis secara deskriptif-analitis, yakni menggambarkan, mengkritisi, dan mensintesis gagasan yang terkandung dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak berbasis tasawuf sangat relevan untuk menjawab tantangan krisis moral kontemporer. Implementasinya dapat diwujudkan melalui kurikulum berbasis nilai, keteladanan guru, pembiasaan spiritual, serta penciptaan budaya sekolah yang menekankan kasih sayang, toleransi, dan kedamaian. Dengan demikian, tasawuf tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga aplikatif sebagai landasan pendidikan modern.

Pendidikan akhlak berbasis tasawuf penting untuk menyeimbangkan aspek kognitif dan moral dalam pendidikan modern melalui penyucian jiwa dan pembentukan akhlak mulia.Implementasinya dapat dilakukan melalui kurikulum berbasis nilai, pembiasaan spiritual, keteladanan guru, dan pembelajaran kontekstual dalam lingkungan sekolah yang kondusif.Meskipun menghadapi tantangan seperti persepsi negatif dan keterbatasan kurikulum, pendekatan adaptif seperti sosialisasi, pengembangan modul, dan pelatihan guru dapat mendukung integrasi yang efektif.

Pertama, perlu penelitian lanjutan tentang efektivitas modul pendidikan akhlak berbasis tasawuf dalam berbagai jenis sekolah, baik negeri maupun swasta, untuk melihat sejauh mana nilai-nilai seperti sabr, ikhlas, dan tawadhu dapat diinternalisasi peserta didik dalam konteks yang berbeda. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana pelatihan guru berbasis tasawuf dapat dirancang secara sistematis agar guru tidak hanya memahami konsep tasawuf secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam keseharian pembelajaran dan interaksi dengan siswa. Ketiga, diperlukan kajian mendalam tentang adaptasi nilai-nilai tasawuf ke dalam mata pelajaran lintas disiplin seperti sains, seni, dan teknologi, untuk mengetahui bagaimana pendekatan spiritual dapat memperkaya pengalaman belajar tanpa mengganggu muatan akademik utama. Penelitian-penelitian ini akan membantu menjembatani kesenjangan antara tradisi spiritual dan tuntutan pendidikan kontemporer, sekaligus memberikan panduan konkret bagi sekolah dalam membangun sistem pendidikan yang lebih holistik dan berkepribadian.

  1. Portal Jurnal LP2M SASBABEL. portal jurnal lp2m sasbabel akses artikel silahkan kunjungi web disini ilmiah... jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/tar/article/view/1206Portal Jurnal LP2M SASBABEL portal jurnal lp2m sasbabel akses artikel silahkan kunjungi web disini ilmiah jurnal lp2msasbabel ac index php tar article view 1206
  2. edukasi islami: jurnal pendidikan islam. integrasi tasawuf pendidikan islam dii pondok pesantren edukasi... jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/2917edukasi islami jurnal pendidikan islam integrasi tasawuf pendidikan islam dii pondok pesantren edukasi jurnal staialhidayahbogor ac index php ei article view 2917
  3. Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar | Jurnal Basicedu. potret kurikulum... doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431Potret Kurikulum Merdeka Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Jurnal Basicedu potret kurikulum doi 10 31004 basicedu v6i4 3431
  4. KONTRIBUSI IMAM AL-GHAZALI TERHADAP EKSISTENSI TASAWUF | Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman.... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/al-banjari/article/view/3818KONTRIBUSI IMAM AL GHAZALI TERHADAP EKSISTENSI TASAWUF Al Banjari Jurnal Ilmiah Ilmu Ilmu Keislaman jurnal uin antasari ac index php al banjari article view 3818
Read online
File size367.55 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test