UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Baby blues adalah gangguan suasana hati yang umum dialami ibu pasca melahirkan, ditandai dengan rasa sedih, cemas, mudah marah, dan perubahan emosional yang berpotensi mengganggu ikatan ibu-anak. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh faktor fisik seperti kelelahan maupun faktor psikologis seperti ketegangan emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kelelahan dan ketegangan emosional terhadap kejadian baby blues pada ibu pasca melahirkan di Klinik Pratama Annisa Medika 1. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 45 ibu nifas yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kelelahan, kuesioner ketegangan emosional, dan kuesioner baby blues, kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kelelahan dengan kejadian baby blues (p=0,019) serta antara ketegangan emosional dengan kejadian baby blues (p=0,000). Temuan ini mengindikasikan bahwa kelelahan dan ketegangan emosional berperan penting dalam munculnya baby blues. Kesimpulannya, penanganan faktor psikologis perlu menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan baby blues pada ibu pasca melahirkan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan dan ketegangan emosional pada ibu pasca melahirkan memiliki hubungan signifikan dengan kejadian baby blues.Semakin tinggi tingkat kelelahan dan ketegangan emosional, semakin besar risiko ibu mengalami gejala baby blues.Oleh karena itu, penting dilakukan upaya pencegahan melalui manajemen kelelahan, dukungan emosional, dan pendampingan psikologis bagi ibu nifas.Tenaga kesehatan, terutama bidan, perlu lebih memperhatikan kondisi emosional ibu postpartum serta memberikan edukasi tentang manajemen stres dan dukungan psikologis.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggunakan sampel yang lebih besar dan mempertimbangkan variabel tambahan seperti dukungan sosial dan riwayat psikologis guna memperoleh hasil yang lebih menyeluruh. Selain itu, penting untuk mendorong penelitian terapan terkait kesehatan mental ibu untuk meningkatkan kualitas pelayanan maternal. Strategi pencegahan dan penanganan baby blues dapat dikembangkan dengan fokus pada manajemen stres, edukasi mental kesehatan ibu, dan peningkatan dukungan keluarga. Dengan demikian, upaya pencegahan dan penanganan baby blues dapat lebih efektif dan menyeluruh.

  1. Hubungan Kelelahan dan Ketegangan Emosional dengan Baby Blues pada Ibu Postpartum | Jurnal Kesehatan... doi.org/10.57214/jka.v9i2.962Hubungan Kelelahan dan Ketegangan Emosional dengan Baby Blues pada Ibu Postpartum Jurnal Kesehatan doi 10 57214 jka v9i2 962
Read online
File size405.75 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test