JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthPijat oksitosin merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kurangnya ASI. Jumlah rata-rata pemberian ASI eksklusif di dunia berkisar 38%, meskipun sebagian besar perempuan di Indonesia menyusui anak mereka. Hanya 42% dari bayi yang berusia di bawah 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif, sehingga perlu bagi tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi mengenai pijat oksitosin sebagai salah satu solusi mengatasi masalah ASI, terutama bagi ibu postpartum. Desain penelitian menggunakan pre-experimental dengan rancangan one group pretest–posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner tentang pijat oksitosin yang telah diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai koefisien Cronbachs alpha pada kuesioner pengetahuan sebesar 0,889. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media Google Meeting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan nilai p-value 0,00 < α = 0,05. Media edukasi Google Meeting dapat meningkatkan pengetahuan responden tentang edukasi pijat oksitosin, khususnya terhadap pengetahuan ibu postpartum.
Terdapat pengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan ibu postpartum sebelum dan sesudah diberikan edukasi mengenai pijat oksitosin dengan nilai p-value 0,026 < 0,05.Edukasi melalui media Google Meeting terbukti mampu meningkatkan pengetahuan ibu postpartum mengenai pijat oksitosin.Dengan demikian, intervensi edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu mengenai teknik stimulasi produksi ASI melalui pijat oksitosin.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana efektivitas edukasi pijat oksitosin melalui platform digital lainnya seperti aplikasi mobile atau pesan instan, mengingat keterbatasan akses dan kecakapan teknologi di wilayah terpencil. Kedua, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari edukasi ini terhadap praktik pemberian ASI eksklusif, bukan hanya peningkatan pengetahuan semata, untuk memastikan bahwa pengetahuan tersebut berubah menjadi perilaku menyusui yang berkelanjutan. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efektivitas edukasi daring dengan metode tatap muka secara langsung, guna mengetahui pendekatan mana yang lebih optimal dalam konteks sosial, budaya, dan infrastruktur kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah seperti Kabupaten Bogor.
| File size | 319.13 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Teknik pengambilan data dengan menggunakan total sampling. Didapatkan hasil dengan tingkat signifikan 95% atau nilai α 5% (0,05) diperoleh p value (0,00)Teknik pengambilan data dengan menggunakan total sampling. Didapatkan hasil dengan tingkat signifikan 95% atau nilai α 5% (0,05) diperoleh p value (0,00)
JQWHJQWH Sebagian besar kejadian ILO SC di RS Harapan Jayakarta 2019 terjadi pada pasien yang tidak diberikan antibiotic profilaksis 24 orang (80%). Hasil peneilitianSebagian besar kejadian ILO SC di RS Harapan Jayakarta 2019 terjadi pada pasien yang tidak diberikan antibiotic profilaksis 24 orang (80%). Hasil peneilitian
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,3% anak memiliki perkembangan bahasa normal, 61,3% menerima stimulasi tinggi, 78,7% memiliki pola asuh positif, danHasil penelitian menunjukkan bahwa 81,3% anak memiliki perkembangan bahasa normal, 61,3% menerima stimulasi tinggi, 78,7% memiliki pola asuh positif, dan
JQWHJQWH Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang kesehatan reproduksi remaja yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisisInstrumen penelitian berupa kuesioner tentang kesehatan reproduksi remaja yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis
JQWHJQWH Penelitian lebih lanjut sebaiknya menggunakan metode lain yang dapat mengukur pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun, hendaknyaPenelitian lebih lanjut sebaiknya menggunakan metode lain yang dapat mengukur pengetahuan ibu dalam deteksi dini tumbuh kembang anak usia 0-2 tahun, hendaknya
JQWHJQWH Disarankan untuk tenaga kesehatan sebaiknya lebih meningkatkan peran dalam melakukan penyuluhan tentang faktor yang dapat memengaruhi pengeluaran ASI danDisarankan untuk tenaga kesehatan sebaiknya lebih meningkatkan peran dalam melakukan penyuluhan tentang faktor yang dapat memengaruhi pengeluaran ASI dan
JQWHJQWH Ketika peran ibu positif maka akan membuat remaja putri cenderung bersikap positif pula ketika menghadapi menarche. Penelitian Nuraini dkk (2020), JuwitaKetika peran ibu positif maka akan membuat remaja putri cenderung bersikap positif pula ketika menghadapi menarche. Penelitian Nuraini dkk (2020), Juwita
JQWHJQWH Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian semua ibu yang melahirkan bayi di RSUD. Dr. SoerotoJenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian semua ibu yang melahirkan bayi di RSUD. Dr. Soeroto
Useful /
ALMAATAALMAATA Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tervalidasi untuk mengukur pengetahuan gizi, penerapan OFD, kuesioner Food Choice Questionnaire (FCQ), dan Semi-QuantitativeInstrumen yang digunakan adalah kuesioner tervalidasi untuk mengukur pengetahuan gizi, penerapan OFD, kuesioner Food Choice Questionnaire (FCQ), dan Semi-Quantitative
RISETPRESSRISETPRESS Penelitian ini bertujuan untuk: 1) memberikan gambaran penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan kemampuan berpikir anakPenelitian ini bertujuan untuk: 1) memberikan gambaran penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran sains untuk meningkatkan kemampuan berpikir anak
DOKICTIDOKICTI 2) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan terapi CBT Islami untuk kalangan yang berada di bangku sekolah seperti anak SMP atau SMA.2) Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan terapi CBT Islami untuk kalangan yang berada di bangku sekolah seperti anak SMP atau SMA.
JQWHJQWH Desain penelitian ini adalah observasional dengan kasus kontrol. Data umum yang diamati adalah umur, pekerjaan dan pendidikan. Data khusus tersebut adalahDesain penelitian ini adalah observasional dengan kasus kontrol. Data umum yang diamati adalah umur, pekerjaan dan pendidikan. Data khusus tersebut adalah