UPI YAIUPI YAI

IKRAITH-EKONOMIKAIKRAITH-EKONOMIKA

Latar belakang penelitian ini adalah adanya stereotip gender yang membatasi ruang kepemimpinan perempuan, khususnya dalam lingkungan yang maskulin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi ketangguhan kepemimpinan transformasional Bu Broto dan kaitannya dengan prinsip SDG 5. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis wacana kritis dan semiotika terhadap film Losmen Bu Broto. Hasil penelitian menunjukkan Bu Broto direpresentasikan sebagai pemimpin transformasional yang tangguh melalui empat dimensinya, mampu menghadapi tantangan patriarki dengan memadukan ketegasan dan empati. Temuan ini memperkaya wacana kepemimpinan perempuan dan media studies dengan menawarkan model representasi alternatif yang memberdayakan. Implikasinya, film berpotensi menjadi alat edukasi untuk mendorong kesetaraan gender dan kepemimpinan perempuan dalam masyarakat.

Film Losmen Bu Broto merepresentasikan ketangguhan kepemimpinan transformasional perempuan di tengah lingkungan yang diwarnai nilai-nilai maskulin dan patriarki.Bentuk-bentuk ketangguhan kepemimpinan Bu Broto direpresentasikan secara komprehensif melalui keempat dimensi kepemimpinan transformasional.Karakter Bu Broto merupakan simbol dari perempuan Indonesia yang mampu memimpin, mengambil keputusan penting, dan menjaga keharmonisan sosial tanpa terbelenggu oleh konstruksi gender yang membatasi.

Penelitian selanjutnya dapat mendalami bagaimana representasi kepemimpinan perempuan dalam film dapat mempengaruhi persepsi dan sikap penonton terhadap kesetaraan gender. Studi kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak film Losmen Bu Broto terhadap perubahan sikap penonton terkait stereotip gender dan aspirasi kepemimpinan perempuan. Selain itu, penelitian komparatif dapat membandingkan representasi kepemimpinan perempuan dalam film Indonesia dengan film dari negara lain, untuk mengidentifikasi perbedaan budaya dan nilai-nilai yang mempengaruhi konstruksi peran gender dalam media. Penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana media, khususnya film, dapat digunakan sebagai alat untuk mempromosikan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan dalam berbagai bidang.

Read online
File size1019.75 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-29j
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test