JURNALSAINSJURNALSAINS

Sapphire: Journal of Early Childhood EducationSapphire: Journal of Early Childhood Education

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui sejauh mana anak dapat menjaga lingkungan dengan adanya di TK Al-Hidayah. (2) Untuk mengetahui sejauh mana guru lebih kreatif dalam pengelolaan daur ulang sampah ini dapat menarik minat anak untuk melakukan pembelajaran. (3) Untuk mengetahui perkembangan kreatifitas anak dalam menciptakan karya yang dapat menarik dan bermanfaat. Metode penelitian ini menggunakan teknik yang jenis metode deskriptif kualitatif yaitu suatu teknik yang menggambarkan dan menginterpretasikan arti data-data yang terkumpul dengan memberikan perhatian dan merekam sebanyak mungkin aspek situasi yang diteliti pada saat itu, sehingga memperoleh gambaran secara umum dan menyeluruh tentang keadaan sebenarnya. Pemerolehan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara yang difokuskan pada . Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Pemanfaatan Water Bottle Recycling dapat dijadikan sebagai Media pembelajaran yang dibuat dengan menggunakan botol air minum bekas yang didaur ulang dan dimanfaatkan menjadi media pembelajaran atau alat permainan edukatif (APE). Dalam penggunaan media hasil dari Pemanfaatan Water Bottle Recycling peneliti menemukan bahwa penggunaan media ini dapat mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak di TK Al- Hidayah seperti pada aspek nilai agama dan moral, kognitif, fisik motorik, seni, sosial emosional dan seni. Sedangkan pada aspek perkembangan belajar anak usia dini di TK Al-Hidayah pada media hasil Water Bottle Recycling seperti Media Pot Tanaman, Media Pesawat Mainan dan Media Hiasan Jendela, menunjukan bahwa perkembangan anak usia dini di TK Al-Hidayah lebih banyak berada pada penilaian Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB).

Penelitian ini membuktikan bahwa pemanfaatan botol air minum bekas (water bottle recycling) dapat dijadikan media pembelajaran atau alat permainan edukatif yang efektif untuk anak usia dini.Penggunaan media ini terbukti dapat mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk nilai agama dan moral, kognitif, fisik motorik, seni, serta sosial emosional.Hasil penilaian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengalami perkembangan yang sesuai harapan atau sangat baik, yang mengindikasikan keberhasilan metode ini dalam merangsang tumbuh kembang anak.

Penelitian selanjutnya bisa mengembangkan temuan ini dengan mengeksplorasi lebih dalam. Misalnya, dengan meneliti apakah ada jenis mainan daur ulang dari botol plastik, seperti mobil-mobilan atau pot bunga, yang lebih bagus untuk melatih kemampuan tertentu pada anak, seperti motorik atau kreativitas. Selain itu, penting juga untuk mengetahui dampak jangka panjang dari kegiatan ini. Apakah anak yang diajarkan cinta lingkungan sejak dini akan terus menjaga kebersihan saat mereka besar nanti? Penelitian ini bisa dilakukan dengan mengikuti perkembangan anak selama beberapa tahun. Terakhir, peran guru sangat krusial, sehingga sebuah studi bisa fokus pada bagaimana cara terbaik melatih guru agar lebih kreatif dan efektif dalam menggunakan barang bekas sebagai media belajar. Dengan demikian, program serupa tidak hanya berhasil di satu sekolah, tetapi juga bisa diterapkan dengan sukses di banyak tempat lain, dan kita bisa memahami cara paling efektif untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini kepada anak-anak.

  1. #sosial emosional anak#sosial emosional anak
  2. #kembang anak#kembang anak
Read online
File size308.44 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1Zq
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test