UNSIQUNSIQ
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQJurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQPenelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Model Pembelajaran Permainan Cublak-Cublak Suweng untuk Pengembangan Kecakapan Sosial Anak Kelompok B di Kecamatan Ngaliyan Semarang, Mengetahui Pelaksanaan Model Pembelajaran Permainan Cublak-Cublak Suweng yang dapat Mengembangan Kecakapan Sosial Anak Kelompok B di Kecamatan Ngaliyan Semarang, Mengetahui efektifitas Model pembelajaran Permainan Cublak-Cublak Suweng untuk Pengembangan Kecakapan Sosial Anak Kelompok B di Kecamatan Ngaliyan Semarang.. Jenis penelitian adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian adalah anak kelompok B di kecamatan ngaliyan. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan: Observasi.. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model pembelajaran permainan cublak-cublak suweng ini diantarkan dengan adanya cerita dengan bantuan poster, menyanyi bersama, tanya jawab, menebak letak suweng. (2) Pelaksanaan Model Pembelajaran Permainan Cublak-Cublak Suweng yang dapat Mengembangkan Kecakapan Sosial Anak Kelompok B di Kec. Ngaliyan dilakukan sebanyak dua kali pertemuan, setiap pertemuan ada empat macam kegiatan yang dilakukan sesuai dengan RKH, hasil rata-rata skor indikator kecakapan sosial anak mengalami peningkatan hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest; rata-rata sikap toleran 2,51 (kurang baik) menjadi 2,87 (baik), sikap gigih skor rata-rata diperoleh 2,49 (kurang baik) menjadi 2,95 (baik), kerjasama skor rata-rata diperoleh 2,55 (baik) menjadi 2,85 (baik), interaksi dan komunikasi diperoleh skor rata-rata 2,64 (baik) menjadi 2,91 (baik). (3) Keefektifan model pembelajaran kecakapan sosial anak menggunakan permainan cublak-cublak suweng berbantuan poster pada anak kelompok B di kecamatan ngaliyan efektif, ditunjukkan dengan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 dan didukung oleh hasil perhitungan t tes.
Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran permainan Cublak-Cublak Suweng yang diantarkan melalui cerita, poster, nyanyian, tanya jawab, dan kegiatan menebak, serta dilaksanakan dalam dua pertemuan dengan empat kegiatan setiap pertemuan.Pelaksanaan model tersebut menunjukkan peningkatan kecakapan sosial anak, seperti toleransi, kegigihan, kerjasama, dan interaksi komunikasi, yang dibuktikan melalui hasil pretest dan posttest.Uji t menunjukkan model ini efektif dalam mengembangkan kecakapan sosial anak kelompok B di Kecamatan Ngaliyan Semarang.
Sebagai saran untuk penelitian selanjutnya, pertama-tama dapat dirancang studi evaluasi jangka panjang yang mengukur keberlanjutan dan konsistensi peningkatan kecakapan sosial anak setelah mengikuti model permainan Cublak-Cublak Suweng, dengan pengumpulan data dilakukan beberapa bulan hingga satu tahun setelah intervensi untuk melihat seberapa lama anak mempertahankan sikap toleransi, kerjasama, dan komunikasi. Kedua, dapat dilakukan penelitian komparatif yang membandingkan efektivitas media tradisional poster dengan media digital interaktif, misalnya video animasi atau aplikasi sederhana, dalam menyajikan model pembelajaran Cublak-Cublak Suweng pada kelompok anak usia dini, sehingga dapat diketahui media mana yang lebih meningkatkan minat belajar serta keterampilan sosial anak. Ketiga, penelitian lain bisa mengeksplorasi pengembangan model yang mengintegrasikan elemen kognitif dan bahasa, seperti penambahan kosakata baru atau permainan berhitung sederhana dalam kegiatan Cublak-Cublak Suweng, untuk menilai apakah perpaduan tersebut mampu mendorong perkembangan akademik selain kecakapan sosial pada anak PAUD. Penelitian juga bisa menggunakan teknik observasi, wawancara, dan skala penilaian guru dan orangtua agar data lebih komprehensif.
| File size | 303.64 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-1bx |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit negatif 51,25% dan sangat puas 62,5%. Hasil uji korelasi chi-square diperolehHasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki persepsi penyakit negatif 51,25% dan sangat puas 62,5%. Hasil uji korelasi chi-square diperoleh
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen terhadap siswa kelompok B di SD Baugenvil Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data menggunakanMetode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen terhadap siswa kelompok B di SD Baugenvil Kabupaten Kuningan. Teknik pengumpulan data menggunakan
UIGMUIGM Setya Wardana, Sp. OG dengan materi Risiko Stunting Periode Kehamilan dan dr. Magdalena Rusady Goey, MRes, Sp. A dengan materi Deteksi Gangguan TumbuhSetya Wardana, Sp. OG dengan materi Risiko Stunting Periode Kehamilan dan dr. Magdalena Rusady Goey, MRes, Sp. A dengan materi Deteksi Gangguan Tumbuh
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Prevalensi gangguan defisit perhatian dan hiperaktif pada anak-anak meningkat akhir-akhir ini. Program terapi Back in Control dan program IEP berperanPrevalensi gangguan defisit perhatian dan hiperaktif pada anak-anak meningkat akhir-akhir ini. Program terapi Back in Control dan program IEP berperan
MARANATHAMARANATHA Kondisi ini banyak terjadi terutama pada masa pandemi Covid-19. Semakin tinggi waktu pajanan layar maka kemungkinan akan meningkatkan pula dampak negatifKondisi ini banyak terjadi terutama pada masa pandemi Covid-19. Semakin tinggi waktu pajanan layar maka kemungkinan akan meningkatkan pula dampak negatif
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Siswa yang mendapat pola asuh otoriter 13.243 kali beresiko memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikanSiswa yang mendapat pola asuh otoriter 13.243 kali beresiko memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan
STAI ALHIDAYAHSTAI ALHIDAYAH Artikel ini memuat tentang. Permasalahan yang ditemui yaitu anak usia dini mengalami kesulitan dalam mengenal simbol-simbol huruf. Anak usia dini belumArtikel ini memuat tentang. Permasalahan yang ditemui yaitu anak usia dini mengalami kesulitan dalam mengenal simbol-simbol huruf. Anak usia dini belum
CERICCERIC Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen pre post test with control group. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling.Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen pre post test with control group. Responden dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling.
Useful /
UnwahasUnwahas Pengumpulan data berlangsung di di Rumah Sakit Primaya Kota Semarang. Subyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yangPengumpulan data berlangsung di di Rumah Sakit Primaya Kota Semarang. Subyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yang
MARANATHAMARANATHA Karena kelangkaannya dan gejala klinis yang tidak spesifik, kesadaran serta kecurigaan klinisi sangat penting dalam diagnosis dini penyakit, terutama padaKarena kelangkaannya dan gejala klinis yang tidak spesifik, kesadaran serta kecurigaan klinisi sangat penting dalam diagnosis dini penyakit, terutama pada
MARANATHAMARANATHA 972 jurnal. Setelah dilakukan inklusi dan eksklusi didapatkan lima jurnal yang relevan untuk studi ini. Dari lima jurnal tersebut didapatkan bahwa kekuatan972 jurnal. Setelah dilakukan inklusi dan eksklusi didapatkan lima jurnal yang relevan untuk studi ini. Dari lima jurnal tersebut didapatkan bahwa kekuatan
MARANATHAMARANATHA Deteksi dan pemeriksaan dini diperlukan sehingga diagnosis dapat ditegakkan dengan baik. Tuberkulosis kulit merupakan bentuk tuberkulosis ekstra paru yangDeteksi dan pemeriksaan dini diperlukan sehingga diagnosis dapat ditegakkan dengan baik. Tuberkulosis kulit merupakan bentuk tuberkulosis ekstra paru yang