UnwahasUnwahas

Jurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi KlinikJurnal Ilmu Farmasi dan Farmasi Klinik

Kasus anak-anak yang mengalami Bronkopneumonia, angka resistensi antibiotik meningkat akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik intravena pada pasien pneumonia anak. Penelitian berlangsung secara retrospektif dengan analisis metode Anatomical Therapeutic Chemical/Daily Defined Dose dan Gyssens. Pengumpulan data berlangsung di di Rumah Sakit Primaya Kota Semarang. Subyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yang menjalani rawat inap dan memperoleh peresepan antibiotik intravena pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik Seftriakson diresepkan pada 28 pasien (68,3%) dan Sefotaksim pada 13 pasien (31,7%). Peresepan Seftriakson memiliki nilai DDD tertinggi 25,54 DDD/100 hari sedangkan sefotaksim memiliki nilai terendah 5,15 DDD/100 hari. Puncak peresepan terjadi pada November 2022, Seftriakson termasuk dibagian segmen DU 90% dan Sefotaksim pada segmen DU 10%. Hasil evaluasi dengan metode Gyssens menunjukkan 16 pasien (39%) yang masuk dalam kategori rasional dan sebanyak 25 pasien (61%) masuk dalam kategori pemberian terlalu singkat.

Penelitian ini menemukan bahwa ceftriaxone merupakan antibiotik dengan penggunaan tertinggi, dengan nilai DDD 25,54 per 100 hari, diikuti oleh cefotaxime dengan nilai DDD 5,15 per 100 hari, di mana keduanya termasuk dalam segmen DU 90% dan 10%.Evaluasi menggunakan metode Gyssens mengungkapkan bahwa 39% pasien dalam kategori rasional, sedangkan 61% dalam kategori pemberian terlalu singkat.Penelitian lanjutan disarankan untuk melibatkan lebih banyak jenis antibiotik, menggabungkan data dari beberapa tahun, dan mengevaluasi aspek biaya pengobatan.

Untuk memperluas wawasan tentang penggunaan antibiotik pada anak dengan pneumonia, penelitian lanjutan bisa dilakukan untuk memeriksa bagaimana perbandingan data dari beberapa rumah sakit di Indonesia dapat mengungkap pola penggunaan antibiotik yang berbeda di berbagai daerah. Selain itu, studi longitudinal selama lima tahun bisa menjadi ide penelitian baru untuk mengamati perubahan tren resistensi antibiotik seiring waktu dan dampaknya pada pengobatan anak. Terakhir, penelitian yang mengeksplorasi biaya-manfaat penggunaan antibiotik generik versus merek dalam penanganan pneumonia anak di rumah sakit dapat membantu memahami apakah pilihan obat ini mempengaruhi efektivitas pengobatan dan beban ekonomi bagi keluarga pasien.

  1. media farmasi. relationship knowledge behavior levels antibiotic usage pharmacy patients districts puguh... journal.uad.ac.id/index.php/Media-Farmasi/article/view/25497media farmasi relationship knowledge behavior levels antibiotic usage pharmacy patients districts puguh journal uad ac index php Media Farmasi article view 25497
  2. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Manap Jambi Menggunakan... doi.org/10.36418/jii.v1i7.213Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Pneumonia Di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Manap Jambi Menggunakan doi 10 36418 jii v1i7 213
  3. Adverse Event Sindroma Metabolik Kombinasi Terapi Risperidon dan Klozapin pada Pasien Skizofrenia di... doi.org/10.15416/ijcp.2021.10.3.159Adverse Event Sindroma Metabolik Kombinasi Terapi Risperidon dan Klozapin pada Pasien Skizofrenia di doi 10 15416 ijcp 2021 10 3 159
  4. Antibiotic use in South Korea from 2007 to 2014: A health insurance database-generated time series analysis... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0177435Antibiotic use in South Korea from 2007 to 2014 A health insurance database generated time series analysis journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0177435
  1. #sectio caesarea#sectio caesarea
  2. #gangguan jiwa#gangguan jiwa
Read online
File size856.6 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-1fb
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test