IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa kelas V SDN 2 Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya berupa redukasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa pada kelas V yaitu Guru sebagai pendidik, Guru sebagai pembimbing, Guru sebagai suri tauladan, Guru sebagai penasehat dan Guru sebagai evaluator. Bentuk-bentuk dari kenakalan siswa ada 3 golongan yaitu kenakalan ringan, kenakalan sedang dan kenakalan berat. Faktor-faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa yaitu faktor keluarga, faktor sosial masyarakat, faktor keagamaan, faktor sekolah dan faktor mental siswa.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam di SDN 2 Kebulusan yaitu.(1) Guru PAI sebagai Pendidik, (2) Guru PAI sebagai Pembimbing, (3) Guru Sebagai Suri Tauladan, (4) Guru PAI sebagai Penasehat, (5) Guru sebagai Evaluator.Bentuk-bentuk kenakalan siswa di SDN 2 Kebulusan dibagi menjadi golongan, yaitu kenakalan ringan, kenakalan sedang dan kenakalan berat.Faktor-faktor yang membuat siswa SDN 2 Kebulusan melakukan kenakalan yaitu faktor keluarga, faktor sosial masyarakat, faktor keagamaan, faktor sekolah dan faktor mental.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas program bimbingan konseling agama dalam mengurangi kenakalan siswa, dengan fokus pada pendekatan yang melibatkan orang tua dan masyarakat sekitar. Kedua, perlu dilakukan penelitian komparatif antara sekolah yang menerapkan pendekatan religius dalam mengatasi kenakalan siswa dengan sekolah yang tidak, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan program. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara lebih mendalam perspektif siswa tentang penyebab kenakalan mereka dan bagaimana mereka memaknai peran guru PAI dalam membantu mereka mengatasi masalah tersebut. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana meningkatkan peran guru PAI dalam mengatasi kenakalan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan kondusif.
| File size | 304.91 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIMUNIM Kegiatan kesiswaan di MTs Al Ikhlas diawali dengan perencanaan oleh guru agama, dibahas dalam rapat bulanan, dan ditetapkan sebagai program sekolah yangKegiatan kesiswaan di MTs Al Ikhlas diawali dengan perencanaan oleh guru agama, dibahas dalam rapat bulanan, dan ditetapkan sebagai program sekolah yang
UNIMUNIM Temuan ini memvalidasi bahwa dalam lembaga keuangan mikro Islam di mana karyawan memiliki orientasi agama yang kuat dan mengharapkan praktik organisasiTemuan ini memvalidasi bahwa dalam lembaga keuangan mikro Islam di mana karyawan memiliki orientasi agama yang kuat dan mengharapkan praktik organisasi
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara pendidikan agama Islam yang diberikan oleh orang tua dalam lingkungan keluargaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara pendidikan agama Islam yang diberikan oleh orang tua dalam lingkungan keluarga
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,653 menunjukkan bahwa kompetensi dosen mampu menjelaskan 65,3% variasi kepuasan mahasiswa, sedangkan 34,7%Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,653 menunjukkan bahwa kompetensi dosen mampu menjelaskan 65,3% variasi kepuasan mahasiswa, sedangkan 34,7%
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus, pengasuh,Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengurus, pengasuh,
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor pendukung seperti fasilitas memadai, kompetensi guru, dan kebijakan sekolah memberikan landasan kuat bagi keberhasilan penerapan TIK. Namun, kendalaFaktor pendukung seperti fasilitas memadai, kompetensi guru, dan kebijakan sekolah memberikan landasan kuat bagi keberhasilan penerapan TIK. Namun, kendala
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Pengumpulan data berupa hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diambil dari kepala sekolah, guru PAI, waka kurikulum, dan peserta didik SMK BatikPengumpulan data berupa hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diambil dari kepala sekolah, guru PAI, waka kurikulum, dan peserta didik SMK Batik
Useful /
UNIMUNIM Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kesesuaian tugas, beban kerja, penjadwalan waktu kerja, dan regulasi pemerintah terhadap kinerja relawanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kesesuaian tugas, beban kerja, penjadwalan waktu kerja, dan regulasi pemerintah terhadap kinerja relawan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Guru memberikan ilmu tentang bagaimana cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, metode pembelajaran yang digunakanGuru memberikan ilmu tentang bagaimana cara membaca Al-Quran dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, metode pembelajaran yang digunakan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Guru Pendidikan Agama Islam bertindak sebagai panutan sekaligus pendidik yang menyampaikan nilai-nilai toleransi kepada peserta didik. Implementasi nilai-nilaiGuru Pendidikan Agama Islam bertindak sebagai panutan sekaligus pendidik yang menyampaikan nilai-nilai toleransi kepada peserta didik. Implementasi nilai-nilai
UNISMAUNISMA The test results show that the mean absolute percentage error (MAPE) for the input sensor is below 5%. Furthermore, the buck-boost converter output voltageThe test results show that the mean absolute percentage error (MAPE) for the input sensor is below 5%. Furthermore, the buck-boost converter output voltage