UNIMUNIM

Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and ManagementBisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management

Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan salah satu bentuk pelayanan publik berbasis relawan yang berperan penting dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kinerja relawan sebagai pelaksana operasional di lapangan. Namun, pengelolaan relawan masih menghadapi berbagai kendala, seperti pembagian tugas yang kurang proporsional, tingginya beban kerja, penjadwalan waktu kerja yang belum optimal, serta dinamika regulasi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kesesuaian tugas, beban kerja, penjadwalan waktu kerja, dan regulasi pemerintah terhadap kinerja relawan SPPG di Pugung Raharjo, Lampung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yaitu analisis kuantitatif yang dilanjutkan dengan pendalaman kualitatif. Populasi penelitian adalah seluruh relawan aktif SPPG sebanyak 49 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan uji parsial (t-test), uji simultan (F-test), serta analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian tugas dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja relawan, sedangkan penjadwalan waktu kerja dan regulasi pemerintah tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja relawan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 85,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan relawan yang efektif terutama terkait pembagian tugas dan pengaturan beban kerja menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja relawan SPPG. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan sistem manajemen relawan, khususnya dalam pengaturan rasio kerja, sistem shift, serta dukungan operasional guna meningkatkan keberlanjutan pelayanan gizi masyarakat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesesuaian tugas dan beban kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja relawan SPPG, sementara penjadwalan waktu kerja dan regulasi pemerintah tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial.Secara keseluruhan, keempat variabel tersebut secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja relawan.Oleh karena itu, pengelolaan relawan perlu difokuskan pada penyesuaian tugas dengan kompetensi relawan dan pengaturan beban kerja yang proporsional untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan program SPPG.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh faktor motivasi dan kepemimpinan terhadap kinerja relawan SPPG, mengingat faktor-faktor tersebut dapat berperan penting dalam meningkatkan komitmen dan produktivitas relawan. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak lokasi studi kasus di berbagai daerah dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda untuk meningkatkan generalisasi temuan. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai dampak regulasi pemerintah terhadap operasional SPPG, termasuk identifikasi regulasi yang mendukung dan menghambat kinerja relawan, serta rekomendasi perbaikan kebijakan yang lebih efektif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan strategi pengelolaan relawan yang berkelanjutan dan efektif dalam mendukung program pelayanan gizi masyarakat.

  1. Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai | Nabawi | Maneggio:... jurnal.umsu.ac.id/index.php/MANEGGIO/article/view/3667Pengaruh Lingkungan Kerja Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Nabawi Maneggio jurnal umsu ac index php MANEGGIO article view 3667
Read online
File size712.81 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test