MAHADEWAMAHADEWA

Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan SainsEmasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Denpasar tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan non equivalent posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah 9 kelas siswa kelas VII (364 siswa) di SMP Negeri 6 Denpasar, dengan sampel 2 kelas yang diambil menggunakan teknik multistage random sampling. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan skor tes matematika, yang dianalisis menggunakan MANOVA dengan SPSS 22.0 for Windows. Hasil uji hipotesis menunjukkan: (1) ada pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap apresiasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Denpasar tahun ajaran 2017/2018, dengan nilai 0,000 < 0,05, (2) ada pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap literasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Denpasar tahun ajaran 2017/2018, dengan nilai 0,000 < 0,05, dan (3) ada pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap apresiasi dan literasi matematika siswa kelas VII SMP Negeri 6 Denpasar tahun ajaran 2017/2018, dengan nilai 0,000 < 0,05.

Berdasarkan hasil analisis hipotesis, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap apresiasi matematika dan literasi matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 6 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018.Penerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dalam proses pembelajaran menjadikan suasana belajar di dalam kelas menjadi lebih aktif.Selama proses diskusi, peserta didik bergilir mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.Peserta didik yang aktif akan diberikan nilai tambahan selama proses pembelajaran, sehingga mendorong peserta didik yang kurang aktif agar lebih aktif dalam proses pembelajaran.Hal ini didukung oleh penelitian Wardono (2013) yang menunjukkan bahwa model pembelajaran inovatif, salah satunya yaitu model pembelajaran Means Ends Anlysis (MEA), dapat meningkatkan literasi pemecahan masalah matematika.Tidak heran jika literasi matematika peserta didik model pembelajaran Means Ends Anlysis (MEA) lebih baik dibandingkan dengan literasi matematika peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional.Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Means Ends Anlysis (MEA) terhadap apresiasi matematika dan literasi matematika peserta didik kelas VII SMP Negeri 6 Denpasar tahun pelajaran 2017/2018.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: . . 1. Mengembangkan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dengan mengintegrasikan teknologi digital, seperti penggunaan aplikasi atau platform online, untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi antar peserta didik dalam proses pembelajaran matematika. . . 2. Melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada dampak jangka panjang model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap prestasi akademik dan keterampilan pemecahan masalah matematika peserta didik. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengikuti perkembangan peserta didik selama beberapa tahun setelah penerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA). . . 3. Meneliti efektivitas model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) dalam meningkatkan literasi matematika peserta didik dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti motivasi belajar, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengukur perubahan sikap dan perilaku peserta didik terhadap matematika sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA).

Read online
File size415.18 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test