MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasKebutuhan akan air bersih adalah hak setiap makhluk hidup, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi standar kualitas air yang tersedia dan memahami tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah tersebut. Metode pengumpulan data meliputi observasi langsung dan analisis baku mutu air. Hasil awal menunjukkan bahwa kualitas air dari sumur gali masih menjadi perhatian utama, dengan potensi risiko terhadap kesehatan masyarakat. Tujuan penelitian adalah diketahui efektivitas metode filtrasi dengan waktu pengambilan sampel air pada menit 1, menit ke 5 dan menit ke 10 dalam menurunkan kadar besi (Fe) air tanah. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian berupa pretes-postest with control group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh air sumur yang terdapat di Gampong Anoi Itam Kota Sabang. Berdasarkan uji statistik diketahui bahwa nilai p-value < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh sesudah di diberikan perlakuan filtrasi dalam menurunkan kadar besi (Fe) air sumur gali. Diharapkan metode aerasi dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pengolahan air untuk menurunkan kadar besi (Fe).
Ampas Kayu, Sabut Kelapa, Ijuk, ketiga media ini menunjukkan efektivitas yang sangat baik dalam mengurangi kadar Fe dalam air.Penurunan konsentrasi Fe yang signifikan seiring dengan peningkatan waktu filtrasi.Pada waktu filtrasi 10 menit (P1 M10), kadar Fe turun dari 0,388 mg/l (P0) menjadi 0,009 mg/l, menunjukkan penurunan sebesar 89.Sabut Kelapa, Sabut kelapa juga menunjukkan kemampuan untuk mengurangi kadar Fe, meskipun tidak seefektif ampas kayu.Pada waktu filtrasi 5 menit (P2 M5), kadar Fe turun menjadi 0,037 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 83.Ijuk, Ijuk menunjukkan penurunan konsentrasi Fe yang stabil dan konsisten, meskipun tidak sebesar ampas kayu.Pada waktu filtrasi 10 menit (P3 M10), kadar Fe turun menjadi 0,018 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 81.Kombinasi Ketiga Media (Ampas Kayu, Sabut Kelapa, Ijuk), Penggunaan kombinasi filtrasi menghasilkan penurunan kadar Fe yang paling efektif.Pada waktu filtrasi 10 menit (P4 M10), kadar Fe turun menjadi 0,005 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 90.Efektivitas Media Filtrasi, Ampas kayu secara khusus menunjukkan efektivitas yang tinggi dalam mengurangi konsentrasi Fe dalam air.Perbedaan dalam Waktu Filtrasi, Waktu filtrasi yang lebih lama memberikan penurunan konsentrasi Fe yang lebih signifikan untuk setiap media filtrasi.Kombinasi Media Filtrasi, Kombinasi dari ampas kayu, sabut kelapa, dan ijuk menunjukkan hasil yang paling baik dalam mengurangi konsentrasi Fe secara keseluruhan.
Untuk meningkatkan efektivitas pengurangan kadar besi dalam air sumur gali, penelitian selanjutnya dapat fokus pada optimisasi jenis dan komposisi media filtrasi. Variasi ukuran partikel, konsentrasi media filtrasi, dan metode penggunaannya dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam mengurangi kadar besi. Selain itu, menganalisis titik optimal waktu filtrasi untuk setiap jenis media filtrasi akan membantu dalam memperkirakan efisiensi relatif dan mempertimbangkan aspek praktis penggunaan media tersebut. Mendalami mekanisme fisikokimia di balik penurunan kadar besi oleh filtrasi juga dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang interaksi antara zat-zat dalam media filtrasi dengan besi dalam air.
| File size | 232.78 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Saran diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai input dan menjadi informasi yang berguna, khususnya untuk Rumah Sakit Bhayangkara, Palu danSaran diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai input dan menjadi informasi yang berguna, khususnya untuk Rumah Sakit Bhayangkara, Palu dan
IPBIPB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik lindi, air permukaan, dan air tanah di sekitar lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik lindi, air permukaan, dan air tanah di sekitar lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Galuga, Kabupaten
UNPUNP Setiap kategori hanya dibandingkan dengan satu tempat tinggal. Ketika digunakan untuk pemanasan dan pendinginan, sistem GSHP berkinerja jauh lebih baikSetiap kategori hanya dibandingkan dengan satu tempat tinggal. Ketika digunakan untuk pemanasan dan pendinginan, sistem GSHP berkinerja jauh lebih baik
ATMAJAYAATMAJAYA 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan PP No. 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga sudah dapat17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air dan PP No. 81 tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga sudah dapat
RIVERSTUDIESRIVERSTUDIES Pendekatan pemberdayaan komunitas terbukti efektif dalam melibatkan warga lokal dalam proses filtrasi dan adsorpsi, serta pemetaan kualitas tanah membantuPendekatan pemberdayaan komunitas terbukti efektif dalam melibatkan warga lokal dalam proses filtrasi dan adsorpsi, serta pemetaan kualitas tanah membantu
UNISAPUNISAP Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengamatan secara langsung di lapangan dan pengukuran di laboratorium diketahui parameter yang telah melampauiHasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengamatan secara langsung di lapangan dan pengukuran di laboratorium diketahui parameter yang telah melampaui
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Rendahnya jumlah bakteri dan vibrio sistem RAS disebabkan oleh penggunaan UV-sterilizer dengan panjang gelombang 254 nm. Sistem RAS mampu menjaga stabilitasRendahnya jumlah bakteri dan vibrio sistem RAS disebabkan oleh penggunaan UV-sterilizer dengan panjang gelombang 254 nm. Sistem RAS mampu menjaga stabilitas
ESDMESDM Eksploitasi air tanah harus dibatasi dan dikendalikan untuk menjaga keberlanjutan air tanah di daerah yang diteliti. Dua belas titik pengukuran VES dilakukanEksploitasi air tanah harus dibatasi dan dikendalikan untuk menjaga keberlanjutan air tanah di daerah yang diteliti. Dua belas titik pengukuran VES dilakukan
Useful /
MALAHAYATIMALAHAYATI implementasi sistem keselamatan di Gedung Abulyatama Aceh belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan,implementasi sistem keselamatan di Gedung Abulyatama Aceh belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan yang berlaku. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan,
MALAHAYATIMALAHAYATI Metode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan statusMetode Deteksi Stunting secara Otomatis pada Balita 0 24 Bulan dengan Menggunakan Metode Antropometri Berbasis Arduino. Stunting merupakan keadaan status
IPBIPB Hal ini memicu perkembangan permukiman yang tidak terkendali dan peningkatan kebutuhan lahan, padahal ketersediaan lahan terbatas. Penelitian ini bertujuanHal ini memicu perkembangan permukiman yang tidak terkendali dan peningkatan kebutuhan lahan, padahal ketersediaan lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan
IPBIPB Kuat tarik dan sifat fisiknya memenuhi standar kertas komersial, sehingga potensial digunakan sebagai alternatif bahan baku kertas. Pemanfaatan limbahKuat tarik dan sifat fisiknya memenuhi standar kertas komersial, sehingga potensial digunakan sebagai alternatif bahan baku kertas. Pemanfaatan limbah