MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian, mengingat air tanah merupakan sumber air bersih penting bagi masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar TPA. Air sumur, yang merupakan sumber air tanah dangkal, paling rentan tercemar apabila terjadi rembesan lindi. Hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di sekitar TPA sampah. Metode yang digunakan yaitu systematic literature review bersumber dari Google Scholar.

Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian, dapat disimpulkan bahwa kualitas air tanah di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) dipengaruhi oleh kondisi TPA, jarak sumber air dari TPA, proses pengelolaan lindi, dan aspek geologis tanah di sekitarnya.TPA yang dikelola sesuai standar, menggunakan teknologi sanitary landfill, dan diawasi secara berkala tidak menimbulkan pencemaran yang signifikan pada air tanah.Hal ini terjadi karena proses perembesan lindi dapat dibatasi dan kualitas air masih memenuhi baku mutu yang ditetapkan.Sebaliknya, apabila TPA dikelola secara kurang memenuhi standar, terjadi perembesan lindi, pH turun, dan kadar bakteri, BOD, COD, dan logam dapat melampaui baku mutu, sehingga kualitas air tanah tercemar dan dapat menjadi masalah bagi masyarakat.Pengelolaan TPA yang memenuhi aspek regulasi, pencegahan, seperti penggunaan liner, instalasi pengumpul dan pengolahan lindi, dan pengawasan berkala, dapat menjaga kualitas air tanah dan melindungi kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan.Hal ini penting demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih dan menjaga kualitas hidup secara jangka panjang.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif yang menyelidiki dampak pengelolaan TPA yang berbeda terhadap kualitas air tanah di sekitarnya. Studi ini dapat membandingkan TPA yang menggunakan teknologi sanitary landfill dengan TPA yang tidak, serta menganalisis faktor-faktor lain seperti jarak sumur dari TPA, kondisi geologis, dan proses pengelolaan lindi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan teknologi pengolahan lindi yang lebih efektif dan ramah lingkungan, serta mengeksplorasi potensi fitoremediasi untuk mengurangi pencemaran air tanah. Terakhir, studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kualitas air tanah di sekitar TPA dalam jangka panjang, dan menganalisis dampak pengelolaan TPA terhadap kesehatan masyarakat.

Read online
File size218.22 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test