IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN
Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi wayang kulit sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 3 Banyumas. Berdasarkan hasil observasi awal, penggunaan wayang kulit dalam pembelajaran PAI di sekolah tersebut pada kenyataannya belum pernah diterapkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi wayang kulit sebagai media pembelajaran PAI masih dalam tahap uji coba dan belum terlaksana secara optimal. Faktor pendukung implementasi meliputi ada potensi kearifan lokal Banyumas, minat siswa terhadap seni dan kreativitas, dukungan guru seni dan guru PAI, serta ketersediaan fasilitas pendukung. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan pengalaman guru PAI dalam memanfaatkan media wayang, keterbatasan waktu perencanaan, kendala manajemen sarana, keterfokusan media pada siswa tertentu, serta keterbatasan sarana prasarana pada sekolah umum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media berbasis budaya lokal seperti wayang kulit memiliki potensi besar, sebagai inovasi media pembelajaran PAI sekaligus melestarikan budaya, namun diperlukanya strategi perencanaan yang matang, pelatihan guru, dan dukungan fasilitas yang memadai.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan wayang kulit dalam pembelajaran PAI di SMK Negeri 3 Banyumas belum pernah diterapkan secara langsung, meskipun memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran yang kontekstual dan melestarikan budaya lokal.Terdapat faktor pendukung seperti kearifan lokal dan minat siswa, namun juga hambatan seperti kurangnya pengalaman guru dan keterbatasan sarana.Integrasi wayang kulit dalam pembelajaran PAI dapat memperkuat pendidikan karakter dan relevansi pembelajaran.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dilakukan penelitian mendalam mengenai pengembangan modul pembelajaran PAI berbasis wayang kulit yang terintegrasi dengan kurikulum dan materi ajar yang ada. Kedua, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan wayang kulit sebagai media pembelajaran PAI terhadap peningkatan pemahaman materi, minat belajar, dan karakter religius siswa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan guru PAI dalam memanfaatkan wayang kulit sebagai media pembelajaran yang inovatif dan kreatif, termasuk strategi adaptasi media bagi siswa dengan minat dan kemampuan yang beragam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di sekolah kejuruan, sekaligus melestarikan warisan budaya lokal.
| File size | 271.53 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UVAYABJMUVAYABJM Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembaruan kurikulum memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran siswa. Sebuah pembaruan yang idealKesimpulan dari penelitian ini adalah pembaruan kurikulum memiliki dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran siswa. Sebuah pembaruan yang ideal
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pemanfaatan aplikasi web MySaku sebagai media pencatatanKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pemanfaatan aplikasi web MySaku sebagai media pencatatan
UNIMEDUNIMED Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPPenelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengan tingkat pemahaman siswa terhadap materiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengan tingkat pemahaman siswa terhadap materi
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Selain memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kreatif, PjBL juga berkontribusi pada pembentukan nilai karakter Islami seperti kerja sama, tanggung jawab,Selain memperkuat kemampuan berpikir kritis dan kreatif, PjBL juga berkontribusi pada pembentukan nilai karakter Islami seperti kerja sama, tanggung jawab,
UNIMEDUNIMED Pendekatan ini diharapkan mampu membantu siswa memahami masalah secara lebih mendalam. Guru disarankan agar menggunakan metode pembelajaran berbasis simulasiPendekatan ini diharapkan mampu membantu siswa memahami masalah secara lebih mendalam. Guru disarankan agar menggunakan metode pembelajaran berbasis simulasi
UNWAHAUNWAHA Penerapan pendekatan Pedagogi Multiliterasi (Multiliteracies Pedagogy) yang digagas pertama kali oleh New London Group (1996) melalui film The Secret LifePenerapan pendekatan Pedagogi Multiliterasi (Multiliteracies Pedagogy) yang digagas pertama kali oleh New London Group (1996) melalui film The Secret Life
WESTSCIENCESWESTSCIENCES populasi observasi seluruh peserta didik di SMA Negeri 2 Palembang, sampel yang digunakan pada observasi ini yaitu kelas X5 dan kelas IX IPA 5. Teknikpopulasi observasi seluruh peserta didik di SMA Negeri 2 Palembang, sampel yang digunakan pada observasi ini yaitu kelas X5 dan kelas IX IPA 5. Teknik
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Faktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas sekolah, kompetensi guru, dan antusiasme siswa. Faktor penghambat meliputi kendala teknis seperti koneksiFaktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas sekolah, kompetensi guru, dan antusiasme siswa. Faktor penghambat meliputi kendala teknis seperti koneksi
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Hasil ini dicapai melalui program pengembangan agama yang terstruktur dan berkelanjutan. Program ini diimplementasikan secara bertingkat, mulai dari aktivitasHasil ini dicapai melalui program pengembangan agama yang terstruktur dan berkelanjutan. Program ini diimplementasikan secara bertingkat, mulai dari aktivitas
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Teacher professionalism contributes to students recitation accuracy, memorization ability, mastery of tajwid, and mental resilience in studying the Quran.Teacher professionalism contributes to students recitation accuracy, memorization ability, mastery of tajwid, and mental resilience in studying the Quran.
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH The existing LKPD on religious moderation is still conventional and less interactive, causing students understanding to be limited to theory. Therefore,The existing LKPD on religious moderation is still conventional and less interactive, causing students understanding to be limited to theory. Therefore,