IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tipe gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengan tingkat pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam di kelas XI SMK Negeri 1 Kebumen. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI yang berjumlah 504 orang, dengan pengambilan sampel dilakukan melalui teknik simple random sampling. Mengacu pada pendapat Arikunto, apabila jumlah populasi kurang dari 100, maka sebaiknya semua dijadikan sampel. Namun jika populasi cukup besar, maka pengambilan sampel dapat berkisar antara 10% hingga lebih dari 50%, tergantung pada kemampuan peneliti dan kondisi lapangan. Dalam studi ini, peneliti memilih sampel sebanyak 20% dari populasi, yaitu sejumlah 108 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang memuat indikator gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik (VAK), serta instrumen untuk mengukur pemahaman terhadap materi PAI yang dirancang berdasarkan karakteristik masing-masing gaya belajar. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan berbagai uji statistik, seperti uji validitas dan reliabilitas instrumen, serta uji prasyarat yang meliputi normalitas, linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat antara gaya belajar dan pemahaman materi, dengan kontribusi masing-masing: gaya belajar visual sebesar 20,5%, auditori 23,1%, dan kinestetik 21,3%.

Terdapat korelasi antara gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengan pemahaman materi Pendidikan Agama Islam pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Kebumen.Gaya belajar auditori memberikan kontribusi paling besar terhadap pemahaman materi, yaitu sebesar 23,1%, diikuti gaya kinestetik sebesar 21,3% dan visual sebesar 20,8%.Gaya belajar tersebut saling melengkapi, sehingga diperlukan strategi pembelajaran multisensori untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Pertama, perlu diteliti efektivitas model pembelajaran multisensori yang menggabungkan elemen visual, auditori, dan kinestetik secara terintegrasi dalam satu kelas PAI, untuk melihat apakah pendekatan ini lebih meningkatkan pemahaman dibandingkan pendekatan yang berfokus pada satu gaya belajar. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana guru PAI memahami dan menerapkan pendekatan berbasis gaya belajar dalam keseharian mereka, serta faktor-faktor apa saja yang menghambat atau mendukung implementasinya di sekolah vokasi. Ketiga, diperlukan penelitian lanjutan yang mengeksplorasi pengaruh perbedaan gaya belajar terhadap penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari siswa, tidak hanya dari sisi kognitif tetapi juga aspek afektif dan psikomotorik, agar pembelajaran PAI benar-benar berdampak pada pembentukan karakter.

  1. INTRODUCTION AND AIM OF THE STUDY - 1982 - Acta Paediatrica - Wiley Online Library. introduction aim... doi.org/10.1111/j.1651-2227.1982.tb08455.xINTRODUCTION AND AIM OF THE STUDY 1982 Acta Paediatrica Wiley Online Library introduction aim doi 10 1111 j 1651 2227 1982 tb08455 x
  2. EMANFAATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM MULTISTAKEHOLDER PENDIDIKAN | Cakrawala : Jurnal... doi.org/10.33507/cakrawala.v1i1.49EMANFAATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM MULTISTAKEHOLDER PENDIDIKAN Cakrawala Jurnal doi 10 33507 cakrawala v1i1 49
  3. Gaya Belajar Visual, Auditori, Kinestetik terhadap Hasil Belajar Siswa | Journal on Education. gaya belajar... doi.org/10.31004/joe.v5i3.1487Gaya Belajar Visual Auditori Kinestetik terhadap Hasil Belajar Siswa Journal on Education gaya belajar doi 10 31004 joe v5i3 1487
Read online
File size540.22 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test