STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL
Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah KependidikanTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data empiris mengenai . Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Peneliti mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan hubungan kausal fenomena yang diteliti. Data primer penelitian ini berupa dokumen wawancara pada guru-guru SD di Bandar Lampung untuk memperoleh data persepsi guru mengenai implementasi nilai pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS di kelas V. Sumber data lain adalah dokumen interview yang dilakukan terhadap guru-guru SD di Bandar Lampung. Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan sumbangan pemikiran dalam pembelajaran IPS terkait kesesuaian buku teks dengan kurikulum yang diwujudkan dalam buku ajar.
Implementasi nilai-nilai pendidikan karakter di SDN 4 Kotakarang mencakup dua tahap yaitu perencanaan dan pelaksanaan.Perencanaan merupakan dalam melaksanakan tahap pendidikan karakter meliputi kegiatan sosialisasi kurikulum, perangkat perencanaan tata tertib sekolah dan siswa, serta pegarahan dari bagian kurikulum mengenai perencanaan nilai karakter melalui pembuatan Silabus dan RPP pada proses pembelajaran di kelas.Pelaksanaan nilai karakter diwujudkan melalui proses pembelajaran di kelas, pengondisian sekolah, kebiasaan dan budaya karakter untuk menanamkan nilai karakter positif pada siswa.
Penelitian selanjutnya dapat membandingkan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS pada sejumlah sekolah dasar di berbagai wilayah untuk mengidentifikasi variasi praktik dan faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan, sehingga hasilnya dapat digeneralisasikan secara lebih luas. Selain itu, sebuah studi longitudinal yang mengikuti perkembangan perilaku dan prestasi akademik siswa selama beberapa tahun setelah penerapan nilai karakter dalam IPS dapat memberikan bukti empiris tentang dampak jangka panjang intervensi tersebut. Terakhir, dilakukan percobaan intervensi berbasis modul IPS yang secara eksplisit mengintegrasikan nilai karakter tertentu, misalnya kejujuran atau toleransi, dengan mengukur perubahan sikap dan perilaku siswa melalui instrumen yang terstandarisasi, sehingga dapat dievaluasi efektivitas metode pembelajaran yang lebih terstruktur.
| File size | 469.5 KB |
| Pages | 10 |
| Short Link | https://juris.id/p-1XT |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Rekomendasi ini sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pendidikan karakter dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan pengabdianRekomendasi ini sejalan dengan kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pendidikan karakter dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan pengabdian
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Hasil pembahasan memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut. (1) bahan materi ajar yang relevan dengan pendidikan karakter berbasis Agama Islam, meliputiHasil pembahasan memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut. (1) bahan materi ajar yang relevan dengan pendidikan karakter berbasis Agama Islam, meliputi
STAINUPASTAINUPA Pendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Kurikulum Merdeka hadir sebagai jawaban atas tantanganPendidikan karakter merupakan aspek fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Kurikulum Merdeka hadir sebagai jawaban atas tantangan
STAINUPASTAINUPA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti dalam penanaman karakter siswa di SDN 2Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti dalam penanaman karakter siswa di SDN 2
NASIONALNASIONAL Temuan ini menegaskan pentingnya seni dan budaya lokal sebagai sarana pembelajaran yang mampu membentuk karakter serta kreativitas anak secara holistikTemuan ini menegaskan pentingnya seni dan budaya lokal sebagai sarana pembelajaran yang mampu membentuk karakter serta kreativitas anak secara holistik
NASIONALNASIONAL Kegiatan ini juga memperkuat kohesi sosial melalui pembentukan kelompok tani dan partisipasi perempuan.meski menghadapi tantangan ketergantungan awal danKegiatan ini juga memperkuat kohesi sosial melalui pembentukan kelompok tani dan partisipasi perempuan.meski menghadapi tantangan ketergantungan awal dan
INTELEKTUALINTELEKTUAL Target penelitian ini adalah 30 guru, 525 siswa, dan 98 siswa disabilitas dari sembilan sekolah dasar di Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini berfokusTarget penelitian ini adalah 30 guru, 525 siswa, dan 98 siswa disabilitas dari sembilan sekolah dasar di Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini berfokus
UISUUISU Meskipun masih muda, dorongan keberaniannya mendorongnya untuk menerima tugas resmi menyelesaikan musuh negaranya, Shamad. Melalui metode deskriptif kualitatif,Meskipun masih muda, dorongan keberaniannya mendorongnya untuk menerima tugas resmi menyelesaikan musuh negaranya, Shamad. Melalui metode deskriptif kualitatif,
Useful /
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Pembentukan sikap dan adab dalam interaksi sosial sangat penting ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi individu berbudi pekerti. Meskipun penanamanPembentukan sikap dan adab dalam interaksi sosial sangat penting ditanamkan sejak dini agar anak tumbuh menjadi individu berbudi pekerti. Meskipun penanaman
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Penguasaan kompetensi profesional guru mata diklat produktif bidang administrasi perkantoran di SMK Kabupaten Pringsewu pada indikator penguasaan materiPenguasaan kompetensi profesional guru mata diklat produktif bidang administrasi perkantoran di SMK Kabupaten Pringsewu pada indikator penguasaan materi
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Fokus penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh SMA Negeri Bangun Jaya, X1 sebagai kelompok eksperimen dan X3 sebagai kelompok kontrol. Sampel dipilihFokus penelitian ini adalah siswa kelas sepuluh SMA Negeri Bangun Jaya, X1 sebagai kelompok eksperimen dan X3 sebagai kelompok kontrol. Sampel dipilih
UISUUISU Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi pengaruh gaya hidup mewah, perzinahan, dan hasrat yang tidak terpuaskan terhadap ketidakseimbangan pernikahan.Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi pengaruh gaya hidup mewah, perzinahan, dan hasrat yang tidak terpuaskan terhadap ketidakseimbangan pernikahan.