IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Penelitian ini mengkaji pembiasaan mukhadharah sebagai sarana pembinaan potensi dan akhlakul karimah siswa di MTs Maarif Kaligowong. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui proses pelaksanaan pembinaan potensi dan akhlakul karimah melalui pembiasaan mukhadharah, (2) mengetahui hasil pembinaan potensi dan akhlakul karimah melalui pembiasaan mukhadharah, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala madrasah, pembina mukhadharah, guru, dan peserta didik MTs Maarif Kaligowong. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mukhadharah menjadi media efektif dalam menumbuhkan kepercayaan diri, keterampilan berbicara di depan umum, kedisiplinan, dan akhlakul karimah siswa. Faktor pendukung meliputi dukungan madrasah, keterlibatan guru, serta motivasi siswa, sedangkan hambatan berupa kurangnya rasa percaya diri dan keterlibatan guru yang belum merata. Dengan strategi pendampingan dan variasi kegiatan, hambatan tersebut dapat diatasi. Oleh karena itu, pembiasaan mukhadharah berperan penting dalam membentuk karakter religius dan sosial siswa secara berkelanjutan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan mukhadharah telah terintegrasi dalam kurikulum madrasah sejak tahun 2008 dan dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pagi.Mukhadharah berkontribusi signifikan dalam mengembangkan potensi siswa, khususnya dalam keberanian berbicara di depan umum, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.Kegiatan ini juga efektif dalam membentuk akhlakul karimah siswa, dengan nilai-nilai seperti sopan santun, kedisiplinan, dan tanggung jawab terinternalisasi melalui pembiasaan yang konsisten.Keberhasilan program ini ditopang oleh dukungan kepala madrasah, konsistensi guru, dan antusiasme siswa.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas berbagai variasi kegiatan mukhadharah, seperti debat, drama Islami, atau lomba pidato, dalam meningkatkan motivasi dan keterampilan siswa. Kedua, perlu dilakukan studi mendalam mengenai peran keluarga dalam mendukung pembiasaan mukhadharah di rumah, serta bagaimana sinergi antara sekolah dan keluarga dapat memperkuat pembentukan karakter siswa. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model mukhadharah yang inklusif, yang mempertimbangkan perbedaan karakteristik dan kebutuhan siswa, termasuk siswa dengan kemampuan berbicara yang terbatas atau siswa yang berasal dari latar belakang budaya yang beragam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembinaan karakter yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Read online
File size289.76 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test