UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini meneliti penerapan metode debat aktif untuk membangun sikap demokratis siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMAN 2 Boyolali. Penelitian dua siklus ini melibatkan siswa kelas XI-7 dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumen, yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian membuktikan keefektifan metode debat aktif. Rata-rata sikap demokratis siswa meningkat signifikan dari 50% pada pra-siklus menjadi 62,5% pada siklus pertama lalu 87,5% pada siklus 2, dengan indikator toleransi terhadap perbedaan mencapai 100%. Partisipasi siswa juga naik dari 68,75% menjadi 93,75%. Peningkatan ini didukung oleh pendekatan terstruktur, pengalaman belajar nyata, dan peran guru sebagai fasilitator. Tantangan seperti ketimpangan partisipasi dan manajemen waktu berhasil diatasi melalui pelatihan debat, pembagian peran, dan evaluasi berbasis umpan balik. Kesimpulannya, debat aktif efektif membentuk sikap demokratis ketika didukung perencanaan matang, topik kontekstual, dan lingkungan inklusif. Implikasinya, guru disarankan mengadopsi metode interaktif ini untuk menciptakan pembelajaran yang partisipatif. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan modul debat berbasis isu lokal agar pendidikan demokrasi tidak hanya teoritis tetapi juga melatih keterampilan sosial siswa sebagai warga negara.

Penelitian ini membuktikan bahwa metode pembelajaran debat aktif secara signifikan mampu membangun sikap demokratis siswa kelas XI-7 SMAN 2 Boyolali dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi Praktik Demokrasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sikap demokratis yang dramatis dari rata-rata 50% menjadi 87,5%, dengan capaian sempurna 100% pada indikator toleransi terhadap perbedaan.Keberhasilan ini didukung oleh peningkatan kualitas penerapan metode oleh guru dan partisipasi aktif siswa.Pendekatan berbasis pengalaman langsung melalui simulasi konflik dan topik kontekstual terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai demokrasi.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, perlu dikembangkan modul debat yang berfokus pada isu-isu lokal yang relevan dengan kehidupan siswa, sehingga pembelajaran demokrasi tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga mampu melatih keterampilan sosial mereka sebagai warga negara. Kedua, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas debat aktif dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau blended learning, mengingat perubahan lanskap pendidikan di era digital. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana metode debat aktif dapat diadaptasi untuk siswa dengan kebutuhan khusus atau gaya belajar yang berbeda, guna memastikan inklusivitas dan efektivitas pembelajaran bagi seluruh siswa.

Read online
File size397.22 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test