IIM JAMBIIIM JAMBI
Al-Ashlah: Journal of Islamic StudiesAl-Ashlah: Journal of Islamic StudiesKomposisi fungsi merupakan salah satu materi matematika yang harus dikuasai dengan baik oleh siswa SMA/MA. Namun kenyataannya, siswa masih kurang menguasai materi ini karena kesulitan memahamikonsepnya. Kesulitan ini dipengaruhi oleh faktor seperti kurangnya pemahaman dan penguasaan siswa mengenai konsep dasar dalam menyelesaikan komposisi fungsi, dan lemahnya penguasaan siswa mengenai aljabar. Mengatasi masalah tersebut, peneliti menerapkan strategi pembelajaran peer-tutor sebagai alternatif penyelesaian dengan menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa pada materi komposisi fungsi. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswi kelas XI MIA MAS Bhakti Kerapatan Kabupaten Kerinciyang terlaksana sebanyak tiga siklus. Sebelum dilaksanakan siklus I siswa diberi pre-test, dan setelah dilaksanakannya seluruh siklus, siswa diberi posttest. Pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 38,46%, siklus II sebesar 53,85% dan siklus III sebesar 88,46% yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM ≥ 78) dengan persentase klasikal sebesar 80%. Ketuntasan tersebut didukung oleh data aktivitas siswa dan aktivitas guru selama pembelajaran, serta catatan reflektif. Aktivitas siswa meningkat di setiap siklus dengan terpenuhinya waktu ideal oleh kategori aktivitas siswa walaupun pada siklus III masih ada dua kategori yang belum memenuhi waktu ideal. Namun demikian, menurut observer interaksi aktif siswa pada siklus III sudah meningkat dibanding pada siklus I dan II. Aktivitas guru mengalami peningkatan dengan rincian: pada siklus I mempunyai total rata-rata 2,65 (cukup baik), siklus II dengan total rata-rata 3,53 (baik), dan siklus III dengan total rata-rata 3,88 (baik). Hasil analisis catatan reflektif siswa jika dirata-ratakan dari keseluruhan siklus, jumlah tanggapan positif lebih dominan dibanding tanggapan negatif. Berdasarkan hal tersebut, strategi pembelajaran peer-tutor dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi komposisi fungsi dengan ketuntasan hasil belajar siswa memenuhi secara individual (≥ 78) dan klasikal mencapai 88,46%.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran peer‑tutor pada materi komposisi fungsi meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI, terbukti dari kenaikan persentase ketuntasan dari 38,46 % pada siklus I menjadi 88,46 % pada siklus III.Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh perbaikan aktivitas siswa, aktivitas guru, dan refleksi siswa selama tiga siklus.Dengan demikian, strategi peer‑tutor efektif meningkatkan pencapaian KKM individu (≥78) dan klasikal (≥80 %).
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji (1) bagaimana integrasi strategi pembelajaran peer‑tutor dengan platform pembelajaran digital memengaruhi pemahaman konsep komposisi fungsi pada siswa kelas XI, dengan menguji efektivitas penggunaan media interaktif serta bimbingan sesama teman; (2) efek jangka panjang penerapan peer‑tutor selama beberapa semester terhadap peningkatan motivasi belajar dan rasa percaya diri matematis siswa, melalui survei longitudinal dan analisis perubahan nilai KKM individu; (3) perbandingan antara peer‑tutor dan model pembelajaran kooperatif lain seperti Think‑Pair‑Share pada materi matematika yang beragam, misalnya trigonometri, untuk menentukan strategi mana yang memberikan kontribusi terbesar terhadap peningkatan hasil belajar dan kepuasan siswa; (4) peran faktor konteks sekolah, seperti ukuran kelas dan tingkat kompetensi guru, dalam memediasi keberhasilan peer‑tutor, sehingga dapat disusun pedoman implementasi yang adaptif; (5) pengembangan modul pelatihan tutor sebaya yang menekankan teknik umpan balik efektif, guna memperkuat kualitas interaksi tutor‑tutor dan meningkatkan transfer pengetahuan; (6) analisis biaya‑manfaat penerapan peer‑tutor dibandingkan dengan metode konvensional, untuk memberikan bukti ekonomis bagi kebijakan pendidikan; dan (7) eksplorasi dampak peer‑tutor terhadap kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis melalui tes kognitif terstandarisasi, yang dapat memperluas pemahaman tentang kontribusi strategi ini dalam mengembangkan kompetensi abad ke-21 siswa.
| File size | 321.36 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIMSIARIMSI Dekomposisi dengan menuliskan apa yang diketahui dan mencari apa yang dibutuhkan dalam soal. Pengenalan pola dengan memahami apa yang diketahui dan ditanyaDekomposisi dengan menuliskan apa yang diketahui dan mencari apa yang dibutuhkan dalam soal. Pengenalan pola dengan memahami apa yang diketahui dan ditanya
IAIDUKANDANGANIAIDUKANDANGAN Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), adapun pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitianJenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), adapun pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitian
IFRELIFREL This study aims to identify and develop a relevant and applicable model of curriculum and PAI learning innovation in SMA Batam City. The research methodThis study aims to identify and develop a relevant and applicable model of curriculum and PAI learning innovation in SMA Batam City. The research method
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu pada siswa SMA Negeri 1 Tondano pada siswa kelas XI semester ganjil tahun ajaran 2022-2023.Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu pada siswa SMA Negeri 1 Tondano pada siswa kelas XI semester ganjil tahun ajaran 2022-2023.
GMPIONLINEGMPIONLINE Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada skor praptalah, siklus I, dan siklus II, serta peningkatan aktivitas siswa yang aktif dalam pembelajaran.Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada skor praptalah, siklus I, dan siklus II, serta peningkatan aktivitas siswa yang aktif dalam pembelajaran.
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di Kelas XI Pemasaran SMKN 8 Pontianak. Rancangan penelitianMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di Kelas XI Pemasaran SMKN 8 Pontianak. Rancangan penelitian
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Pembelajaran bahasa Arab dapat dikategorikan sebagai pembelajaran humanistik karena secara erat melibatkan pelaku pembelajar. Teori humanistik Carl Rogers,Pembelajaran bahasa Arab dapat dikategorikan sebagai pembelajaran humanistik karena secara erat melibatkan pelaku pembelajar. Teori humanistik Carl Rogers,
UNSIQUNSIQ Metode pengumpulan data penelitian menggunakan: Observasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model pembelajaran permainan cublak-cublak suweng ini diantarkanMetode pengumpulan data penelitian menggunakan: Observasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model pembelajaran permainan cublak-cublak suweng ini diantarkan
Useful /
ARIMSIARIMSI Berdasarkan hasil tes, dipilih 5 siswa berdasarkan kesalahan yang berbeda untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 soal yang diberikan,Berdasarkan hasil tes, dipilih 5 siswa berdasarkan kesalahan yang berbeda untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 3 soal yang diberikan,
ARIMSIARIMSI Secara umum, kelemahan siswa tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep permutasi dan kombinasi, tetapi juga dengan ketidakmampuan menerapkan langkahSecara umum, kelemahan siswa tidak hanya berkaitan dengan pemahaman konsep permutasi dan kombinasi, tetapi juga dengan ketidakmampuan menerapkan langkah
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Epistemologi Burhani dapat didefinisikan sebagai kegiatan untuk merealisasikan kebenaran suatu proposisi (qadhiyah) melalui pendekatan deduktif yang dikembangkanEpistemologi Burhani dapat didefinisikan sebagai kegiatan untuk merealisasikan kebenaran suatu proposisi (qadhiyah) melalui pendekatan deduktif yang dikembangkan
STITUWJOMBANGSTITUWJOMBANG Teknik distribusi melibatkan pengumpulan data sasaran sekolah, pengambilan izin, dan penyebaran stiker kepada santri dan warga sekolah. Sebelum melaksanakanTeknik distribusi melibatkan pengumpulan data sasaran sekolah, pengambilan izin, dan penyebaran stiker kepada santri dan warga sekolah. Sebelum melaksanakan