IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN

Tarbi: Jurnal Ilmiah MahasiswaTarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen entrepreneur dalam meningkatkan kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Desa Bandung, Kecamatan Kebumen. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kewirausahaan di pesantren dilakukan secara matang melalui penentuan jenis usaha, penjadwalan kegiatan, perencanaan keuangan, serta pembagian tugas yang disesuaikan dengan potensi dan kondisi santri. Pelaksanaan usaha, seperti produksi peci dan tempe, mampu berjalan berkelanjutan dengan integrasi antara pendidikan agama dan praktik kewirausahaan. Faktor pendukung berasal dari dukungan masyarakat dan ketersediaan sumber daya internal pesantren, sedangkan hambatan meliputi persaingan harga, keterbatasan tenaga saat pesanan meningkat, serta pengaruh budaya luar terhadap santri. Secara keseluruhan, penerapan manajemen entrepreneur di Pondok Pesantren Nurul Hidayah terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi santri untuk menghadapi kehidupan bermasyarakat.

Perencanaan entrepreneurship di Pondok Pesantren Nurul Hidayah dilaksanakan melalui proses yang matang dengan melibatkan pengasuh, masayikh, dan pengurus pesantren.Perencanaan mencakup penentuan jenis usaha yang relevan dengan potensi pesantren, penjadwalan kegiatan yang tidak mengganggu jadwal mengaji santri, rekrutmen petugas berdasarkan karakter, keterampilan, dan kedisiplinan, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.Selain itu, perencanaan keuangan didasarkan pada modal internal pesantren tanpa ketergantungan pada bantuan pemerintah, sehingga keberlangsungan usaha dapat terjaga.Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pengembangan kewirausahaan di pesantren sangat dipengaruhi oleh perencanaan strategis yang selaras dengan visi lembaga dan nilai-nilai keislaman.Pelaksanaan entrepreneurship di Pondok Pesantren Nurul Hidayah dilakukan secara terstruktur melalui pembagian tugas yang jelas, penegakan disiplin waktu, dan pengawasan mutu produk.Unit usaha yang dikelola santri, seperti produksi tempe dan peci, telah berjalan secara berkelanjutan dengan sistem operasional yang disesuaikan dengan kemampuan dan jadwal santri.Pelaksanaan usaha menunjukkan adanya integrasi yang harmonis antara kegiatan ekonomi dan pendidikan agama, sehingga santri tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter kerja yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab.Hambatan yang dihadapi meliputi persaingan harga dengan produsen luar, keterbatasan tenaga kerja saat pesanan meningkat, serta potensi pengaruh budaya luar terhadap fokus santri.Adapun solusi yang diterapkan meliputi kerja sama dengan pihak luar, termasuk pemerintah, dalam penyediaan peralatan produksi, penataan jadwal kerja yang seimbang antara kegiatan belajar dan produksi, serta pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kapasitas santri.Strategi ini telah membantu meminimalkan hambatan dan mendukung keberlanjutan usaha sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model bisnis yang lebih inovatif dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal dan teknologi digital. 2. Menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk pesantren di pasar lokal dan regional. 3. Melakukan penelitian lebih mendalam tentang dampak sosial dan ekonomi dari penerapan manajemen entrepreneur di pesantren, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan keterlibatan dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan wirausaha pesantren.

Read online
File size300.09 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test