UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA

Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian

Nanas (Ananas comosus) termasuk dalam kelompok buah tropis karena nanas bukanlah buah musiman, harganya konsisten dan terjangkau. Industri nanas di Malaysia merupakan antara industri di bawah sektor agropangan yang berperan penting dalam mendukung kemajuan pembangunan negara, termasuk sosio ekonomi pengusaha tani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya, penerimaan penjualan, keuntungan, serta melakukan analisis terhadap Break Even Point (BEP), Revenue Cost Ratio (R/C), dan Benefit Cost Ratio (B/C) pada usaha produksi nanas beku di MARDI, Serdang Selangor, Malaysia. Lokasi dalam penelitian ini adalah di Institut Penyelidikan dan Kemajuan Pertanian Malaysia (MARDI) Serdang. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi pada produk nanas beku di MARDI Serdang Malaysia. Dalam penelitian ini, data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan total pendapatan sebesar Rp. 79.200.000 dan total biaya produksi sebesar Rp. 57.686.544, usaha bisnis buah nanas beku memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp. 21.513.456. Ini menunjukkan potensi bisnis yang signifikan dan R/C sebesar 1,37 menunjukkan setiap pengeluaran biaya produksi sebesar Rp. 1 menghasilkan pendapatan sebesar Rp. 1,37. Nilai B/C ratio sebesar 0,37, ini menandakan bahwa bisnis buah nanas beku di MARDI Serdang cukup efisien dan menguntungkan, sehingga layak untuk dilanjutkan.

Berdasarkan hasil penelitian terkait analisis kelayakan usaha produk nanas beku (Ananas comosus) yang dilakukan di MARDI Serdang, Selangor, Malaysia, maka dapat diperoleh kesimpulan yaitu keuntungan sebesar Rp.456/bulan sementara biaya produksi nanas beku adalah sebesar Rp.544/bulan, terdiri dari biaya tetap sebesar Rp.344/bulan meliputi penyusutan alat, gaji kayawan, sewa ruang pendingin dan biaya variabel sebesar Rp.200/bulan yang mencakup, biaya bahan baku, kemasan, listrik, transportasi dan air.Berlandaskan data, diperoleh nilai Break Even Point (BEP) untuk jumlah produksi sebanyak 820 unit, sedangkan BEP dalam bentuk harga tercatat adalah sebesar Rp 32.Hal ini menunjukkan bahwa pada skala produksi dan harga yang ditetapkan tersebut, usaha tidak mengalami kerugian maupun keuntungan, dan setelah melewati titik ini, setiap tambahan penjualan akan menghasilkan keuntungan.Revenue Cost Ratio (R/C) sebesar 1,37 menunjukkan bahwa usaha tersebut berada dalam kondisi layak dan menguntunkan.Nilai Benefit Cost Ratio tercatat sebesar 0,37 mengidentifikasi bahwa keuntungan bersih yang diperoleh (B/C) dibandingkan dengan biaya investasi masih tergolong rendah.Meskipun demikian secara keseluruhan, usaha nanas beku di MARDI tetap menunjukkan potensi yang baik, terutama jika dilakukan upaya efisiensi biaya dan peningkatan volume produksi.Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha produk nanas beku di MARDI Serdang, Selangor, Malaysia menguntungkan dan bisnis ini dinilai layak untuk dijalankan dan menunjukkan potensi positif untuk pengembangan di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis efisiensi energi dalam proses produksi nanas beku di MARDI, dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi hemat energi dan sumber energi terbarukan untuk mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan. Kedua, penelitian dapat mengkaji potensi pengembangan produk olahan nanas beku dengan nilai tambah yang lebih tinggi, seperti inovasi rasa, kemasan menarik, atau kombinasi dengan bahan baku lokal lainnya untuk meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun internasional. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan produk nanas beku, seperti pemanfaatan platform e-commerce, kerjasama dengan jaringan distribusi yang luas, atau pengembangan branding yang kuat untuk meningkatkan citra merek dan loyalitas konsumen. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, diversifikasi produk, dan memperluas jangkauan pasar, sehingga usaha nanas beku di MARDI dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal.

  1. Study of Storage Time on The Organoleptic Characteristics of Pineapple Drink Powder: Kajian Waktu Penyimpanan... doi.org/10.21070/jtfat.v5i02.1630Study of Storage Time on The Organoleptic Characteristics of Pineapple Drink Powder Kajian Waktu Penyimpanan doi 10 21070 jtfat v5i02 1630
  2. AN ANALYSIS OF THE BUSINESS FEASIBILITY OF FROZEN PINEAPPLE PRODUCTS (Ananas comosus) IN MARDI SERDANG... doi.org/10.32585/ags.v9i2.6468AN ANALYSIS OF THE BUSINESS FEASIBILITY OF FROZEN PINEAPPLE PRODUCTS Ananas comosus IN MARDI SERDANG doi 10 32585 ags v9i2 6468
Read online
File size333.29 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test