UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianAgrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu PertanianTanaman dapat memanfaatkan nutrisi dengan efisien berkat interaksi dengan berbagai faktor lingkungan. Pemberian unsur hara makro yang berimbang sangat diperlukan guna menunjang pertumbuhan tanaman dengan optimal. Percobaan ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif pupuk anorganik NPK (16-16-16) dalam mendukung pertumbuhan dan hasil panen tanaman kubis, serta menilai efisiensi agronomis dan kelayakan ekonomis dari kegiatan budidayanya. Perlakuan disusun dalam 7 taraf pemupukan yaitu: tanpa pemupukan anorganik yang diuji (P0), pemupukan anorganik pembanding (P1), 0,5 dosis (117 kg/ha) pupuk uji (P2), 0,75 dosis (176 kg/ha) pupuk uji (P3), 1,00 dosis (235 kg/ha) pupuk uji (P4), 1,25 dosis (293 kg/ha) pupuk uji (P5), 1,5 dosis (352 kg/ha) pupuk uji (P6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk anorganik NPK (16-16-16) secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman (tinggi dan jumlah daun) serta hasil panen kubis (hasil per tanaman, per petak, dan per hektar) dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk (kontrol). Meskipun tidak terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan NPK, penggunaan setengah dosis pupuk NPK (16-16-16) terbukti memberikan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Dosis pupuk yang direkomendasikan untuk tanaman kubis adalah 110 kg/ha, yang diberikan dalam dua tahap: 50% pada satu minggu setelah tanam (MST) dan sisanya pada minggu keempat (4 MST).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk anorganik NPK (16-16-16) secara signifikan meningkatkan pertumbuhan tanaman (tinggi dan jumlah daun) serta hasil panen kubis (hasil per tanaman, per petak, dan per hektar) dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk (kontrol).Meskipun tidak terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan NPK, penggunaan setengah dosis pupuk NPK (16-16-16) terbukti memberikan keuntungan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.Dosis pupuk yang direkomendasikan untuk tanaman kubis adalah 110 kg/ha, yang diberikan dalam dua tahap.50% pada satu minggu setelah tanam (MST) dan sisanya pada minggu keempat (4 MST).
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman dan efisiensi budidaya tanaman kubis. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh interaksi antara pupuk anorganik NPK dengan pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang, terhadap pertumbuhan dan hasil panen kubis. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi pupuk dapat memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan penggunaan pupuk tunggal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada studi mengenai pengaruh aplikasi pupuk NPK pada berbagai varietas kubis yang berbeda. Dengan demikian, dapat diketahui varietas kubis mana yang paling responsif terhadap pupuk NPK, sehingga dapat direkomendasikan varietas yang tepat untuk meningkatkan produktivitas. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh aplikasi pupuk NPK pada efisiensi penggunaan air pada tanaman kubis. Hal ini penting untuk dilakukan mengingat ketersediaan air yang semakin terbatas, sehingga dapat ditemukan strategi pemupukan yang dapat mengoptimalkan penggunaan air dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan. Ketiga saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik budidaya tanaman kubis yang lebih efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan iklim.
| File size | 319.56 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIP FARMINGSTIP FARMING Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis pupuk anorganik NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman timun (Cucumis sativus L. ) dan tomatPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis pupuk anorganik NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman timun (Cucumis sativus L. ) dan tomat
UNITAS PDGUNITAS PDG Multi Maju yang berlokasi di Lubuk Minturun, Kec. Koto Tangah, Kab. Kota Padang, Prov. Sumatera Barat. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)Multi Maju yang berlokasi di Lubuk Minturun, Kec. Koto Tangah, Kab. Kota Padang, Prov. Sumatera Barat. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
UNITAS PDGUNITAS PDG Berdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa pemberian beberapa konsentrasi pupuk cair FABA batubara dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawitBerdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa pemberian beberapa konsentrasi pupuk cair FABA batubara dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit
POLIWANGIPOLIWANGI Cacat tersebut dipengaruhi oleh faktor proses seperti waktu penggumpalan dan pencetakan yang tidak terstandarisasi, kurangnya ketelitian tenaga kerja,Cacat tersebut dipengaruhi oleh faktor proses seperti waktu penggumpalan dan pencetakan yang tidak terstandarisasi, kurangnya ketelitian tenaga kerja,
UNTAG SMDUNTAG SMD Faktor anak petak yaitu: (b1) S:10-30g, (b2) M:30-60g dan (b3) L: 60-90g. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk oraganik dan ukuran bibit hanyaFaktor anak petak yaitu: (b1) S:10-30g, (b2) M:30-60g dan (b3) L: 60-90g. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk oraganik dan ukuran bibit hanya
UBTUBT Diseminasi pemupukan spesifik lokasi dengan aplikasi pemupukan terpadu kepada petani di wilayah kerja penyuluh pertanian dapat memperbaiki lahan-lahanDiseminasi pemupukan spesifik lokasi dengan aplikasi pemupukan terpadu kepada petani di wilayah kerja penyuluh pertanian dapat memperbaiki lahan-lahan
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Rancangan eksperimen menggunakan desain acak lengkap (CRD) dengan dua faktor. Faktor utama adalah jenis varietas padi yang terdiri dari 2 tingkat, yaituRancangan eksperimen menggunakan desain acak lengkap (CRD) dengan dua faktor. Faktor utama adalah jenis varietas padi yang terdiri dari 2 tingkat, yaitu
UNIPASUNIPAS Percobaan ini diulang 3 kali dengan tiap-tiap perlakuan terdapat 5 tanaman sampel, sehingga diperoleh 75 perlakuan. Adapun parameter yang diamati antaraPercobaan ini diulang 3 kali dengan tiap-tiap perlakuan terdapat 5 tanaman sampel, sehingga diperoleh 75 perlakuan. Adapun parameter yang diamati antara
Useful /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu tanpa POC (100% NPK), sertaPenelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2025 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu tanpa POC (100% NPK), serta
MADANIPUBLISHERINDONESIAMADANIPUBLISHERINDONESIA Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mental lexicon terorganisir secara hierarkis untuk pengambilan leksikal yang efektif saat orang menggunakan bahasa.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mental lexicon terorganisir secara hierarkis untuk pengambilan leksikal yang efektif saat orang menggunakan bahasa.
MADANIPUBLISHERINDONESIAMADANIPUBLISHERINDONESIA The study investigated Grices Maxims violations in an online academic writing class, revealing their impact on student-lecturer interactions. FindingsThe study investigated Grices Maxims violations in an online academic writing class, revealing their impact on student-lecturer interactions. Findings
UNDARUNDAR Semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, semakin tinggi pula body imajenya. Hasil ini sejalan dengan teori eksistensi media sosial yang memengaruhiSemakin tinggi intensitas penggunaan Instagram, semakin tinggi pula body imajenya. Hasil ini sejalan dengan teori eksistensi media sosial yang memengaruhi