UMMAUMMA
Jurnal BinomialJurnal BinomialPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model SIRI (Stimulation, Investigation, Review, and Inference) dan GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar peserta didik materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasy eksperimental) dengan non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 40 peserta didik yang dibagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen 1 (XI C) dan kelas eksperimen 2 (XI D). Instrumen penelitian berupa 30 butir soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor hasil belajar 88,30 pada kelas eksperimen 1 dan 72,05 pada kelas eksperimen 2. Analisis statistik inferensial menunjukkan perbedaan signifikan antara model pembelajaran SIRI dan GI terhadap hasil belajar peserta didik materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto.
Penggunaan model SIRI dan GI terbukti memberikan perbedaan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan kelas XI SMA Negeri 2 Jeneponto.Hal ini terlihat dari perolehan rata-rata nilai kelas eksperimen 1 (XI C) yang diajar menggunakan model SIRI sebesar 88,30 sedangkan pada kelas eksperimen 2 (XI D) yang diajar dengan menggunakan model GI sebesar 72,05.Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan dalam penggunaan model SIRI dan GI terhadap hasil belajar peserta didik.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas model SIRI dan GI terhadap pemahaman konsep yang lebih kompleks dalam materi biologi, dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan materi dan karakteristik peserta didik yang berbeda. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi kombinasi model SIRI dan GI dalam satu pembelajaran, dengan tujuan untuk menggabungkan keunggulan masing-masing model dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Ketiga, penelitian lanjutan dapat meneliti pengaruh penerapan model SIRI dan GI terhadap keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, dengan menggunakan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan melibatkan tugas-tugas yang menantang.
| File size | 334.79 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Berdasarkan analisis data siswa diperoleh nilai rata-rata dengan pretetst adalah 44, sedangkan rata-rata nilai posttest adalah 74. Hal tersebut ditunjukkanBerdasarkan analisis data siswa diperoleh nilai rata-rata dengan pretetst adalah 44, sedangkan rata-rata nilai posttest adalah 74. Hal tersebut ditunjukkan
ABULYATAMAABULYATAMA Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-test Post-test Control Grup Design. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilihDesain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-test Post-test Control Grup Design. Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilih
IAIKHOZINIAIKHOZIN Secara literal, seorang penafsir akan memahami ayat ini sebagai bentuk totalitas siapa pun yang pernah berzina, ia diharamkan menikah dengan seorang mukmin.Secara literal, seorang penafsir akan memahami ayat ini sebagai bentuk totalitas siapa pun yang pernah berzina, ia diharamkan menikah dengan seorang mukmin.
IAIKHOZINIAIKHOZIN Rasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yangRasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yang
UNISSULAUNISSULA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa padaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada
STKIP JBSTKIP JB Sehingga siswa dapat menemukan suatu konsep secara mandiri sehingga memudahkan siswa dalam pemahaman materi pembelajaran yang diajarkan. Tujuan penelitianSehingga siswa dapat menemukan suatu konsep secara mandiri sehingga memudahkan siswa dalam pemahaman materi pembelajaran yang diajarkan. Tujuan penelitian
UADUAD Oleh karena itu, penggunaan teka-teki silang memengaruhi peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris di antara siswa kelas tujuh SMP Muhammadiyah 2Oleh karena itu, penggunaan teka-teki silang memengaruhi peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris di antara siswa kelas tujuh SMP Muhammadiyah 2
UNIDAUNIDA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan teknik flashcard untuk penguasaan kosakata bahasa Arab siswa MTs Al-MuchtariBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan teknik flashcard untuk penguasaan kosakata bahasa Arab siswa MTs Al-Muchtari
Useful /
STIKES BHSTIKES BH Dalam menjalankan tugas, peran dan fungsinya perawat di rumah sakit sering kali mengalami burnout, untuk itu diperlukan adanya pemimpin yang mempunyaiDalam menjalankan tugas, peran dan fungsinya perawat di rumah sakit sering kali mengalami burnout, untuk itu diperlukan adanya pemimpin yang mempunyai
STIKES BHSTIKES BH Ketiga artikel didapatkan bahwa ada pengaruh edukasi video animasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat terhadap pengetahuan dan sikap. Hal ini dikarenakanKetiga artikel didapatkan bahwa ada pengaruh edukasi video animasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat terhadap pengetahuan dan sikap. Hal ini dikarenakan
ABULYATAMAABULYATAMA Artikel ini membahas kebutuhan akan model pembelajaran kolaboratif berbasis mindfulness guna meningkatkan keterampilan sosial siswa SMP di Kabupaten Pemalang.Artikel ini membahas kebutuhan akan model pembelajaran kolaboratif berbasis mindfulness guna meningkatkan keterampilan sosial siswa SMP di Kabupaten Pemalang.
IAIKHOZINIAIKHOZIN Sehingga mereka bisa merancang, melaksanakan, mengontrol, dan mengevaluasi tentang pengembangan kurikulum tersebut, karena gurulah yang sebagai pelaksanaSehingga mereka bisa merancang, melaksanakan, mengontrol, dan mengevaluasi tentang pengembangan kurikulum tersebut, karena gurulah yang sebagai pelaksana