ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanArtikel ini membahas kebutuhan akan model pembelajaran kolaboratif berbasis mindfulness guna meningkatkan keterampilan sosial siswa SMP di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi harapan dan kebutuhan siswa serta guru terhadap pendekatan pembelajaran yang mampu mengintegrasikan kolaborasi dan kesadaran diri (mindfulness) dalam proses belajar. Penelitian dilakukan dengan metode Research and Development (R&D) yang melibatkan 30 siswa dan 6 guru sebagai sampel, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data mencakup penyebaran kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi kegiatan pembelajaran kolaboratif. Data dianalisis secara kualitatif (tematik) untuk hasil wawancara dan observasi, serta kuantitatif deskriptif untuk data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya minat yang kuat terhadap model pembelajaran yang tidak hanya mendorong kerja sama, tetapi juga membantu siswa lebih sadar terhadap diri sendiri dan lingkungan sosialnya. Temuan ini memperkuat bahwa model pembelajaran kolaboratif berbasis mindfulness dapat secara efektif meningkatkan kemampuan sosial siswa, seperti komunikasi, empati, kerja sama, dan pengelolaan konflik.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa baik siswa maupun guru di SMP Kabupaten Pemalang memiliki kebutuhan dan harapan terhadap model pembelajaran kolaboratif yang mengintegrasikan mindfulness.Model ini dianggap mampu menciptakan suasana belajar yang mendukung pengembangan keterampilan sosial, seperti komunikasi, kerja sama, empati, dan pengelolaan konflik.Siswa dan guru berharap pembelajaran yang lebih interaktif dan penuh kesadaran dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial serta fokus belajar.Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran kolaboratif berbasis mindfulness terbukti efektif dan sesuai untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa di SMP tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat melibatkan sampel yang lebih luas dan memperpanjang durasi penerapan model untuk melihat dampak jangka panjang pada keterampilan sosial siswa. Selain itu, pengembangan panduan dan pelatihan untuk guru perlu dilakukan agar penerapan mindfulness dalam pembelajaran kolaboratif dapat berjalan dengan lebih efektif sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana faktor-faktor kontekstual, seperti budaya sekolah dan dukungan orang tua, memengaruhi efektivitas model pembelajaran ini. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas model pembelajaran kolaboratif berbasis mindfulness dengan metode pembelajaran lain dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa.
| File size | 407.35 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum Kebebasan Belajar telah mengadopsi beberapa ide Freire, khususnya nilai kebebasan yang memungkinkan siswa mencariHasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum Kebebasan Belajar telah mengadopsi beberapa ide Freire, khususnya nilai kebebasan yang memungkinkan siswa mencari
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Jumlah sampel sebanyak 61 siswa, terbagi menjadi 30 siswa kelompok intervensi dan 31 siswa kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji Wilcoxon, menunjukkan bahwaJumlah sampel sebanyak 61 siswa, terbagi menjadi 30 siswa kelompok intervensi dan 31 siswa kelompok kontrol. Hasil: Hasil uji Wilcoxon, menunjukkan bahwa
STISIPOLP12STISIPOLP12 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kebijakan sistem zonasi diimplementasikan dan bagaimana pengaruhnya terhadap Penerimaan Siswa Baru (PPDB)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kebijakan sistem zonasi diimplementasikan dan bagaimana pengaruhnya terhadap Penerimaan Siswa Baru (PPDB)
STIKMKSSTIKMKS Tujuan: Untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa SMP Negeri 2 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakanTujuan: Untuk menganalisis hubungan literasi kesehatan digital dengan personal hygiene siswa SMP Negeri 2 Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh indikator pemahaman masalah siswa 50%, perencanaan penyelesaian 70%, pelaksanaan rencana penyelesaian 40%,Berdasarkan penelitian yang dilakukan diperoleh indikator pemahaman masalah siswa 50%, perencanaan penyelesaian 70%, pelaksanaan rencana penyelesaian 40%,
PENERBITPENERBIT Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa implikasi dari penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikulturalBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat beberapa implikasi dari penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural
STKIP JBSTKIP JB Subjek penelitian ini adalah 3 siswa SMP BUDI UTOMO PERAK kelas VIII-B yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Metode pengumpulanSubjek penelitian ini adalah 3 siswa SMP BUDI UTOMO PERAK kelas VIII-B yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Metode pengumpulan
UNIBAUNIBA Faktor yang paling berpengaruh terhadap self efficacy dalam kegiatan pembelajaran adalah persuasi verbal. Sebagian besar siswa memiliki self efficacy padaFaktor yang paling berpengaruh terhadap self efficacy dalam kegiatan pembelajaran adalah persuasi verbal. Sebagian besar siswa memiliki self efficacy pada
Useful /
UNISLAUNISLA Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa budaya kualitas yang berkelanjutan dicapai tidak hanya melalui sistem jaminan kualitas formal, tetapi jugaSelain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa budaya kualitas yang berkelanjutan dicapai tidak hanya melalui sistem jaminan kualitas formal, tetapi juga
STIKES BHSTIKES BH Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden kurang dari setengah (18,5%) mendapatkan gaya kepemimpinan transformasional yang kurangBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa responden kurang dari setengah (18,5%) mendapatkan gaya kepemimpinan transformasional yang kurang
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk mencegah hal ini, diperlukan pelatihan bagi guru, penerapan kode etik yang konsisten, dan pengawasan lebih ketat terhadap kualifikasi guru. InsidenUntuk mencegah hal ini, diperlukan pelatihan bagi guru, penerapan kode etik yang konsisten, dan pengawasan lebih ketat terhadap kualifikasi guru. Insiden
ABULYATAMAABULYATAMA Sampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara purposif sampling. Intrumen Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tesSampel penelitian ini terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara purposif sampling. Intrumen Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes