JOURNALMPCIJOURNALMPCI
Journal of Health and Nutrition ResearchJournal of Health and Nutrition ResearchKehamilan pada ibu dengan risiko tinggi seringkali terkait dengan peningkatan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan komplikasi obstetrik dan mengganggu perkembangan janin. Malondialdehida (MDA), produk sampingan dari peroksidasi lipid, adalah biomarker umum yang digunakan untuk menilai tingkat stres oksidatif. Intervensi nutrisi berbasis antioksidan alami semakin mendapat perhatian sebagai strategi untuk mengurangi stres oksidatif selama kehamilan. Rose cider (Rosa damascena) mengandung senyawa fenolik dan flavonoid dengan sifat antioksidan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efek suplemen rose cider terhadap tingkat MDA pada wanita hamil dengan risiko tinggi. Desain quasi-eksperimental dengan pengukuran pretest-posttest dilakukan melibatkan 60 wanita hamil dengan risiko tinggi yang secara acak dibagi menjadi dua kelompok: kelompok intervensi menerima 250 ml rose cider sehari selama 30 hari, sedangkan kelompok kontrol menerima placebo. Tingkat MDA diukur sebelum dan setelah intervensi menggunakan metode spektrofotometri thiobarbiturat (TBA). Hasil menunjukkan penurunan signifikan dalam tingkat MDA pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,01). Tingkat MDA kelompok intervensi menurun sebesar 1,87 ± 0,45 μmol/L, sedangkan penurunan kelompok kontrol hanya 0,42 ± 0,31 μmol/L. Temuan ini menunjukkan efektivitas senyawa antioksidan dalam rose cider dalam menurunkan stres oksidatif pada wanita hamil dengan risiko tinggi. Hal ini mendukung potensi suplemen berbasis herbal sebagai langkah pencegahan dalam manajemen kehamilan berisiko tinggi. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi efek jangka panjang dan mekanisme molekuler yang mendasari suplemen ini.
Hasil studi ini menunjukkan bahwa suplemen rose cider secara signifikan menurunkan tingkat Malondialdehida (MDA), biomarker utama stres oksidatif, pada wanita hamil dengan risiko tinggi.Efek ini dianggap berasal dari kandungan flavonoid, polifenol, dan vitamin C dalam rose cider yang bertindak sebagai antioksidan alami, mampu menetralkan radikal bebas, dan menghambat peroksidasi lipid.Temuan ini memberikan dasar ilmiah bahwa rose cider memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengurangi stres oksidatif selama kehamilan, terutama pada wanita hamil dengan risiko tinggi.Namun, untuk mendukung aplikasi klinis luas, diperlukan penelitian lanjutan dengan desain jangka panjang, melibatkan biomarker antioksidan endogen lainnya, serta mempertimbangkan dosis optimal dan keamanan jangka panjang bagi ibu dan janin.
Untuk mengekspansi penelitian ini, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan. Pertama, penelitian jangka panjang diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan rose cider pada kesehatan ibu dan janin, termasuk potensi efek samping atau interaksi dengan obat-obatan lain. Kedua, penelitian lebih lanjut harus fokus pada mekanisme molekuler spesifik dari senyawa antioksidan dalam rose cider, seperti efeknya terhadap ekspresi gen antioksidan atau aktivitas enzim seperti superoksida dismutase (SOD) dan glutathione peroksida (GPx). Ketiga, penelitian klinis besar dengan desain acak terkontrol (RCT) diperlukan untuk menentukan dosis optimal dan frekuensi konsumsi rose cider yang paling efektif dan aman, terutama dalam konteks kehamilan berisiko tinggi. Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian lanjutan dapat memberikan dasar ilmiah yang lebih kuat untuk integrasi rose cider dalam protokol perawatan kehamilan modern.
| File size | 449.63 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-3e4 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Sembilan studi termasuk dan dianalisis secara tematik. Dari 2. 987 artikel, 9 memenuhi kriteria inklusi. Risiko RIS berkisar antara 4,3–23,4%, denganSembilan studi termasuk dan dianalisis secara tematik. Dari 2. 987 artikel, 9 memenuhi kriteria inklusi. Risiko RIS berkisar antara 4,3–23,4%, dengan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Dibandingkan dengan pre-test, kelompok K3, K4, dan K5 menunjukkan perubahan rata-rata kadar CRP pada post-test: -1,30±0,08 mg/L, -1,39±0,04 mg/L, danDibandingkan dengan pre-test, kelompok K3, K4, dan K5 menunjukkan perubahan rata-rata kadar CRP pada post-test: -1,30±0,08 mg/L, -1,39±0,04 mg/L, dan
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Sekitar 60% penerima menunjukkan ketidakpuasan terhadap layanan konseling kontrasepsi, yang berdampak pada penurunan penggunaan kontrasepsi modern sebesarSekitar 60% penerima menunjukkan ketidakpuasan terhadap layanan konseling kontrasepsi, yang berdampak pada penurunan penggunaan kontrasepsi modern sebesar
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Selain itu, responden dengan riwayat diabetes melitus lebih cenderung berada dalam kategori risiko sedang hingga tinggi. Analisis multivariat mengidentifikasiSelain itu, responden dengan riwayat diabetes melitus lebih cenderung berada dalam kategori risiko sedang hingga tinggi. Analisis multivariat mengidentifikasi
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Kemampuan Enterobacter dalam menyebabkan infeksi serius, seperti infeksi saluran kemih, meningitis, dan sepsis, serta resistensi terhadap antibiotik, menuntutKemampuan Enterobacter dalam menyebabkan infeksi serius, seperti infeksi saluran kemih, meningitis, dan sepsis, serta resistensi terhadap antibiotik, menuntut
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Demikian pula, perilaku perawatan diri yang baik berkontribusi positif dengan memungkinkan pasien untuk mengelola gejala, mencegah komplikasi, dan mempertahankanDemikian pula, perilaku perawatan diri yang baik berkontribusi positif dengan memungkinkan pasien untuk mengelola gejala, mencegah komplikasi, dan mempertahankan
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perawatan keperawatan pada lansia dengan demensia, mulai dari asesmen hingga evaluasi. PerawatanTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perawatan keperawatan pada lansia dengan demensia, mulai dari asesmen hingga evaluasi. Perawatan
WDHWDH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitikTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja perawat. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik
Useful /
JOURNALMPCIJOURNALMPCI The research analyzes Quranic verses, hadiths, Islamic jurisprudence, and scholarly interpretations to understand the Islamic stance on blood, its useThe research analyzes Quranic verses, hadiths, Islamic jurisprudence, and scholarly interpretations to understand the Islamic stance on blood, its use
JOURNALMPCIJOURNALMPCI 2 ml/200gBW dose, indicating a dose-dependent effect. Further research is needed to explore the long-term effects and underlying molecular mechanisms of2 ml/200gBW dose, indicating a dose-dependent effect. Further research is needed to explore the long-term effects and underlying molecular mechanisms of
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Physically, it contributes to better bodily function by reducing fatigue, lowering blood pressure, and decreasing systemic inflammation commonly associatedPhysically, it contributes to better bodily function by reducing fatigue, lowering blood pressure, and decreasing systemic inflammation commonly associated
STKIPAHSINGARAJASTKIPAHSINGARAJA Integrasi ChatGPT memberikan pengaruh signifikan pada inovasi pedagogis peserta, mendorong kreativitas dan metodologi pengajaran yang beragam. Namun, ketergantunganIntegrasi ChatGPT memberikan pengaruh signifikan pada inovasi pedagogis peserta, mendorong kreativitas dan metodologi pengajaran yang beragam. Namun, ketergantungan